Mabes TNI ke Babak Kedua Livoli

Mabes TNI ke Babak Kedua Livoli
Tim voli Mabes TNI yang tampil di Livoli 2019 di Pacitan, Jawa Timur. ( Foto: istimewa )
Bernadus Wijayaka / BW Senin, 23 September 2019 | 23:12 WIB

Pacitan, Beritasatu.com – Tim voli putri Mabes TNI melangkah ke babak kedua Kejuaraan Nasional Antarklub Livoli Divisi I.

Pada pertandingan yang berlangsung di GOR Pacitan, Jawa Timur, tersebut, Mabes TNI mengalahkan Bahana Bank BJB Pakuan 3-1 (27-29, 25-20, 25-17, 25-15). Sebelumnya, mereka menundukkan Yuso dengan skor 3-1.

Kini, setelah dua laga, Mabes menduduki peringkat pertama Grup Q dengan nilai 6, sedangkan Bahana di urutan kedua dengan nilai 3. Yuso di peringkat ketiga dengan poin 2, sedangkan Vobgard menjadi juru kunci dengan nilai 1. Dua kemenangan tersebut membuat Mabes TNI melenggang ke babak kedua.

Sementara itu, Yuso membuka peluang ke babak kedua setelah mengalahkan Vobgard 3-2 (25-19, 25-19, 24-26, 24-26, 15-6).

Yuso, klub legendaris asal Yogyakarta ini langsung unggul di dua set awal. Bahkan, di set ketiga mereka telah memimpin 10-2. Namun, sayangnya, Vobgard tampil tenang dan mampu memberi perlawanan.

“Seharusnya kami bisa menang 3-0. Sayang, saat sudah unggul jauh, anak-anak justru melakukan kesalahan sendiri. Mereka drop, saat lawan menyamakan kedudukan dan menang. Saat sudah drop, permainan menjadi tidak bagus. Tidak lagi kompak. Ini memang ciri anak-anak muda. Saya cuma punya satu pemain senior,” kata Manajer Yuso, Agung Budi.

Agung berharap, timnya dapat mengalahkan Bahana Bank BJB Pakuan di pertandingan terakhir, sehingga lolos ke babak kedua. “Untuk pastinya, kita harus menang. Kalau kalah, tentu sangat berat, apalagi jika Vobgard mengalahkan Mabes,” ujarnya.

Di Grup R, Vini Vidi Vici (VVV) menundukkan Jenggolo 3-2 (19-25, 25-21, 25-19, 21-25, 15-13).

Di bagian putra, SGS Kabupaten Bekasi masih terlalu Tangguh bagi Bimantara Klungkung. SGS menang 3-0 (25-18, 25-21, 25-23).

Tim dari Sidoarjo, Jenggolo harus mengakui klub asal Bandung, Pasundan 1-3 (25-18, 15-25, 18-25, 19-25).



Sumber: Suara Pembaruan