Tour de Singkarak 2019 Digelar di Dua Provinsi

Tour de Singkarak 2019 Digelar di Dua Provinsi
Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Arief Yahya saat peluncuran Tour de Singkarak di Balairung Soesilo Soedarman, Kementerian Pariwisata Jakarta, Rabu, 14 Agustsu 2019. ( Foto: istimewa )
Chairul Fikri / CAH Kamis, 15 Agustus 2019 | 12:21 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Event olahraga berskala internasional bertajuk Tour de Singkarak (TdS) 2019 segera akan digelar pada 2-10 November 2019 mendatang. Di penyelenggaraan ke-11 ini, akan digelar di dua provinsi yakni di provinsi Sumatera Barat dan Jambi.

Bagi Kementerian Pariwisata (Kempar), event olahraga bersepeda berskala internasional ini diharapkan akan mampu mendongkrak jumlah kunjungan wisata di dua provinsi itu. Pasalnya ajang ini akan melewati 16 kabupaten/kota di Sumatera Barat (Sumbar) dan 2 kabupaten di Jambi. 

"TdS merupakan event sport tourism yang sangat efektif untuk mempromosikan pariwisata. TdS 2019 tahun ini untuk mempromosikan pariwisata Sumbar dan Jambi. Diharapkan dengan media value yang kuat sebelum event-nya berlangsung akan mampu mempromosikan potensi pariwisata yang ada di Sumbar dan Jambi khususnya wilayah yang di lewati etape do TdS itu," ungkap Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Arief Yahya di Balairung Soesilo Soedarman, Kementerian Pariwisata Jakarta, Rabu (14/8/2019).

Senada, Gubernur provinsi Sumatera Barat, H. Irwan Prayitno menyatakan bahwa Sumbar sebagai provinsi yang memiliki keindahan alam dan budaya serta kulinernya, akan bisa berkembang sebagai daerah wisata yang potensial untuk mendatangkan wisatawan dan devisa bagi negara. Oleh sebab itu, Pemprov Sumbar pun kini tengah giat mengembangkan pariwisatanya dengan akan menyelenggarakan 49 event pariwisata dan tiga diantaranya masuk dalam Calender of Event (CoE) Kempar yakni Pasa Harau Art And Cultural Festival, Tour de Singkarak (TdS), dan Festival Budaya Miangkabau.

"TdS 2019 merupakan event unggulan Sumbar, disamping 2 event lain yang masuk CoE 100 event Kementerian Pariwisata. Selain itu, masih ada puluhan lagi event pariwisata, budaya, sport dan kuliner yang diharapkan akan mampu mendongkrak pariwisata di Sumbar. Untuk tahun ini kami mentargetkan 58.447 wisatawan mancanegara (wisman) dan 8,4 juta pergerakan wisatawan nusantara (wisnus)," ujar Iwan Prayitno.

Selain akan menggelar 49 event pariwisata, Pemprov Sumbar juga akan berupaya mengenalkan potensi budaya dan kuliner dengan akan menggelar Harau Performing Art, Harau Adventure Run (Harau Berjejaring), Pacu Jawi, serta Jelajah Harau/Mengejar Embun Lembah Harau. Dan untuk tahun ini, ada pula prosesi Makan Bajamba sebagai upaya mengenalkan kuliner khas Sumbar selain Rendang, dan Pemecahan Rekor MURI untuk Pagelaran Telepong Pacik Terbanyak.



Sumber: BeritaSatu.com