One Pride Pro Never Quit Gelar Perebutan 2 Sabuk Juara

One Pride Pro Never Quit Gelar Perebutan 2 Sabuk Juara
Salah satu pertarungan di One Pride Pro Never Quit. ( Foto: istimewa )
Bernadus Wijayaka / BW Rabu, 14 Agustus 2019 | 15:13 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - One Pride Pro Never Quit, Promotor MMA terbesar di Indonesia kembali ke Tennis Indoor Senayan pada 24 Agustus 2019 dengan perebutan 2 sabuk juara nasional MMA One Pride, yaitu kelas terbang dan kelas bulu.

Partai utama merupakan laga perebutan sabuk juara nasional MMA kelas terbang antara Suwardi kontra Jeremia Siregar.

"Becak Lawu" Suwardi kembali untuk pertarungan gelarnya yang kelima di One Pride Pro Never Quit. Juara kelas terbang ini dikenal sebagai petarung yang sukses membawa keahlian bela diri Pencak Silat Setia Hati Terate (PSHT) dan Brazilian Jiu Jitsu ke Arena One Pride.

Fighter asal Magetan, Jawa Timur ini berhasil menghentikan ketujuh lawannya di One Pride dengan kuncian. Keberhasilan itu menjadikan dirinya sebagai grappler unggulan di One Pride, bahkan berhasil menyelesaikan Erpin Syah dengan kuncian baru yang dinamakan oleh pendukungnya “Wardicana”.

Dalam keterangan yang diterima Beritasatu.com, Suwardi akan kembali turun dalam pertarungan pertahanan gelar melawan Jeremia Siregar.

Setelah takluk di debut One Pride-nya, pegulat Jeremia Siregar tampak tak terbendung dengan empat kemenangan berturut-turut. Jeremia sukses mengakhiri perlawanan semua lawannya sebelum bel terakhir berbunyi, termasuk kemenangan melawan Sutrisno yang juga pernah menantang gelar juara kelas terbang.

Pada partai perebutan gelar kedua, Hafid Nur Maradi ditantang Novian Hartanto, demi mempertahankan sabuk juara nasional MMA kelas bulu di One Pride untuk kedua kalinya.

Jalan Hafid menjadi juara kelas bulu penuh lika-liku sejak musim pertama One Pride MMA, dan dia baru memperoleh sabuk juara ini setelah 3 pertarungan gelar. Hafid juga terkenal sebagai submission wrestler yang andal di mana semua kemenangannya juga hasil dari kuncian sendi atau cekikan.

Kali ini kemampuan submission wrestling “The Avatar” akan diuji ketika ia berhadapan dengan ahli kuncian tertangguh yang akan dia hadapi selama karir MMAnya, yaitu Novian Hartanto.



Sumber: Suara Pembaruan