Bima Arya Larang Pemakaian Kantong Plastik untuk Daging Kurban

Bima Arya Larang Pemakaian Kantong Plastik untuk Daging Kurban
CEO Astra Credit Companies Jodjana Jody didampingi Deputy CEO ACC Siswadi dan CFO ACC Samuel Manasseh menyerahkan secara simbolis hewan qurban kepada Sekretaris Camat Jagakarsa Mundari, di kantor pusat ACC di Jakarta, Senin (28/8/2017). Astra Credit Companies (ACC) dalam Idul Adha 1438 H, menyerahkan hewan Qurban sebanyak 32 ekor sapi, 7 ekor kambing, 12.000 paket superkurban yang disalurkan kepada warga masyarakat sekitar kantor pusat ACC.BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal ( Foto: BeritaSatu Photo / mohammad defrizal )
Vento Saudale / EAS Jumat, 9 Agustus 2019 | 14:40 WIB

Bogor, Beritasatu.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengimbau seluruh masyarakat tidak menggunakan kantong plastik saat mendistribusikan hewan kurban, pada Hari Raya Idul Adha, Minggu (11/8/2019).

Imbauan tersebut tertuang dalam surat nomor 658.1/1866-DLH, perilah Himbauan Kurban Tanpa Kantong Plastik, yang ditanda tangani Wali Kota Bogor Bima Arya.

Dalam surat, Bima meminta seluruh panitia pelaksanaan kurban menjaga dan mengendalikan kebersihan lingkungan di tempat penampungan, penjualan, dan pemotongan hewan kurban.

Disarankan juga pendistribusian daging kurban menggunakan alternatif pembungkus daging ramah lingkungan, atau membawa wadah sendiri yang terbuat dari bahan ramah lingkungan. Terakhir, masyarakat diminta mengelola limbah pascapelaksanaan kurban.

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim juga menyampaikan imbauan tersebut kepada panitia penyelenggara kurban. 

"Berkaitan dengan program Bogor Tanpa Kantong Plastik, Idul Adha ini kami imbau kepada semua pihak terkait menggunakan alternatif pembungkus lainnya selain kantong plastik. Misalnya pakai daun pisang, besek (anyaman dari bambu), atau membawa wadah sendiri,” ujar Dedie.

Dedie menuturkan, Pemkot Bogor sejak 1 Desember 2018 menerapkan Perwali Nomor 61 Tahun 2018 tentang pengurangan kantong plastik di pusat perbelanjaan dan toko ritel modern.

"Sekarang masih dalam proses. Sama halnya seperti kemarin yang kita fokuskan tidak memakai kantong plastik di swalayan, sekarang momennya pas, maka kita pakai untuk sosialisasi," katanya.



Sumber: BeritaSatu.com