Kabut Asap Ganggu Pelajar di Kota Palangkaraya

Kabut Asap Ganggu Pelajar di Kota Palangkaraya
Kabut asap akibat kebakaran lahan mulai menyelimuti Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, dan mengganggu aktifitas warga. ( Foto: Beritasatu TV )
Aichi Halik / AHL Kamis, 18 Juli 2019 | 17:01 WIB

Palangkaraya, Beritasatu.com - Kabut asap akibat kebakaran lahan mulai menyelimuti Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, dan mengganggu aktifitas warga.

Kabut asap itu juga mengganggu para siswa dan guru di SDN 7 Panarung, Kota Palangkaraya.

Seluruh siswa terpaksa memakai masker guna mengantisipasi polusi dan sesak nafas akibat kabut asap tersebut.

"Pihak sekolah mengimbau semua anak-anak untuk memakai masker agar terlindung dari kabut asap," kata Kepala SDN Panarung 7, Budi, di Palangkaraya, Kamis (18/7/2019).

Menurut Budi, kabut asap yang menyelimuti sekolah mereka berdampak pada sejumlah siswa yang terserang batuk.

Kondisi ini, juga dikeluhkan beberapa warga Palangkaraya yang mengalami batuk, flu, radang tenggorokkan, karena terserang infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) akibat udara dicemari kabut asap yang berasal dari kebakaran lahan.

Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Tengah, Mofit Saptono Subagio, mengatakan, pihaknya terus melakukan upaya pemadaman kebakaran lahan yang terjadi di Palangkaraya dan Kabupaten se Kalteng dalam musim kemarau ini.



Sumber: BeritaSatu TV