Logo BeritaSatu

Zelensky Tolak Perundingan dengan Putin Jika Wilayah Ukraina Dicaplok

Kamis, 29 September 2022 | 10:20 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Kyiv, Beritasatu.com- Presiden Volodymyr Zelensky menolak berunding dengan Presiden Rusia Vladimir Putin jika wilayah Ukraina dicaplok. Seperti dilaporkan AP, Rabu (28/9/2022), Zelensky memperingatkan bahwa Rusia baru saja menyimpulkan referendum palsu dan menyerukan "isolasi penuh" Rusia dan sanksi global baru yang keras.

Berbicara kepada Dewan Keamanan PBB melalui tautan video atas keberatan Rusia, Volodymyr Zelensky mendesak tambahan militer dan dukungan keuangan untuk membela Ukraina "sehingga agresor akan kalah," dan "jaminan keamanan kolektif yang jelas dan mengikat secara hukum" untuk negaranya sebagai tanggapan terhadap Rusia ambil terbaru untuk wilayah Ukraina.

Referendum, yang dikecam oleh Kyiv dan sekutu Baratnya sebagai kecurangan, berlangsung di wilayah Luhansk dan Kherson yang dikuasai Rusia, dan di wilayah yang diduduki di wilayah Donetsk dan Zaporizhzhia. Secara luas, referendum dipandang sebagai dalih untuk pengumuman bahwa Rusia mencaplok wilayah tersebut, seperti halnya mencaplok Krimea pada tahun 2014.

Pejabat pro-Moskwa mengatakan Selasa malam bahwa penduduk di keempat wilayah yang diduduki Ukraina memilih untuk bergabung dengan Rusia, kemungkinan awal aneksasi yang mungkin dalam beberapa hari yang akan mengatur panggung untuk fase baru dan berpotensi lebih berbahaya dalam perang tujuh bulan setelah Rusia 24 Februari invasi tetangganya yang lebih kecil.

Ukraina mengadakan pertemuan darurat Dewan Keamanan untuk menanggapi referendum, dan pengumuman aneksasi yang diharapkan dari Rusia.

“Setiap pencaplokan di dunia modern adalah kejahatan, kejahatan terhadap semua negara yang menganggap perbatasan yang tidak dapat diganggu gugat menjadi vital bagi diri mereka sendiri,” kata Zelensky.

Zelensky menuduh Rusia menghancurkan “badan utama hukum internasional,” dan menanggapi “setiap proposal untuk pembicaraan dengan kebrutalan baru di medan perang, dengan krisis dan ancaman yang lebih besar ke Ukraina dan dunia.”

“Pengakuan Rusia terhadap referendum palsu ini sebagai hal yang normal, implementasi dari apa yang disebut skenario Krimea dan upaya lain untuk mencaplok wilayah Ukraina, akan berarti bahwa tidak ada yang perlu dibicarakan dengan presiden Rusia ini. Aneksasi adalah jenis langkah yang menempatkan dia sendirian melawan seluruh umat manusia,” kata Zelensky.

Banyak anggota Dewan Keamanan mencela referendum dan menekankan bahwa setiap pencaplokan wilayah tidak akan pernah diakui.

Kepala politik PBB Rosemary DiCarlo mengatakan pemungutan suara pada referendum berlangsung di pusat-pusat pemungutan suara dan “otoritas de facto disertai oleh tentara juga pergi dari pintu ke pintu dengan kotak suara.”

“Mereka tidak bisa disebut sebagai ekspresi asli dari keinginan rakyat. Tindakan sepihak yang bertujuan untuk memberikan lapisan legitimasi atas upaya pengambilalihan secara paksa oleh satu negara atas wilayah negara lain, sementara mengklaim mewakili kehendak rakyat, tidak dapat dianggap sah menurut hukum internasional,” katanya kepada dewan.

Wakil duta besar Inggris, James Kariuki, menyebut referendum itu “ilegal dan tidak sah” dan merupakan pelanggaran terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Ukraina serta prinsip-prinsip Piagam PBB.

Duta Besar Albania Ferit Hoxha mengatakan referendum adalah replay dari skrip yang digunakan Rusia di Krimea, bertentangan dengan konstitusi Ukraina dan tidak ada hubungannya dengan demokrasi, tidak ada hubungannya dengan kehendak bebas Ukraina.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Aremania Tuntut Keadilan soal Tragedi Kanjuruhan, Malang Lumpuh

Aremania menggelar aksi demonstrasi menuntut keadilan terkait tragedi Kanjuruhan dengan menutup 30 titik jalan. Akibatnya, Malang lumpuh total.

NEWS | 27 November 2022

Catat! Ini Dampak Negatif Menggunakan Earphone Terlalu Lama

Menurut Budi, durasi penggunaan earphone yang terlalu lama dan volume yang terlalu keras dapat menimbulkan gangguan pendengaran.

NEWS | 27 November 2022

PDIP Serahkan Bantuan untuk Guru dan Pelajar di Kediri

PDIP memberikan bantuan kepada guru-guru dan pelajar di Kediri, Jawa Timur berupa 1.000 unit sepeda dan 2.000 pasang sepatu. 

NEWS | 27 November 2022

Ganjar Pranowo Ungkap Kedekatan Emosional dengan PPP

Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mengungkap kedekatan emosionalnya dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

NEWS | 27 November 2022

Dokter Rekomendasikan Aturan 60/60 untuk Pengguna Earphone

"Setelah penggunaan earphone selama 60 menit, disarankan melepas gawai dan memberikan jeda untuk telinga beristirahat," jelas dr Budi.

NEWS | 27 November 2022

Survei SMRC: Ganjar Pranowo Jadi Capres Paling Disukai

Survei mutakhir SMRC menunjukkan Ganjar Pranowo menjadi capres paling disukai, sementara Prabowo Subianto paling banyak dikenal oleh publik. 

NEWS | 27 November 2022

Rapimwil PPP, Kader Pekik Ganjar Pranowo Presiden 2024

Kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memekikkan Ganjar Pranowo presiden dalam rapat pimpinan wilayah (rapimwil) PPP Jateng.

NEWS | 27 November 2022

Survei: Sekitar 70 Juta Orang Indonesia Pernah Bayar Uang Damai Saat Ditilang

Survei Indikator Politik Indonesia mengungkapkan ada sekitar 70 juta orang Indonesua yang membayar uang damai ke anggota polisi agar tidak ditilang. 

NEWS | 27 November 2022

Gelar Eco Run Fest 2022, Pertamina Ajak Masyarakat Terapkan Sustainable Living

Melalui Pertamina Eco Run Fest 2022, Pertamina mengajak masyarakat menerapkan sustainable living atau gaya hidup berkelanjutan. 

NEWS | 27 November 2022

KRL Anjlok Lagi di Menteng, Penumpang Turun di Tengah Jalan

KRL dengan nomor KA 5144C yang anjlok di Kampung Bandan Jakarta Utara, anjlok lagi di perlintasan Menteng Jaya Jakarta Pusat saat akan dievakuasi ke Manggarai.

NEWS | 27 November 2022


TAG POPULER

# Kasus Tambang Ilegal


# Henry Yosodiningrat


# Net89


# Tiket KCJB


# PLN


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Aremania Tuntut Keadilan soal Tragedi Kanjuruhan, Malang Lumpuh

Aremania Tuntut Keadilan soal Tragedi Kanjuruhan, Malang Lumpuh

NEWS | kurang dari 1 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE