Logo BeritaSatu

Tiongkok Tolak Keras Perbandingan Ukraina dengan Taiwan

Kamis, 29 September 2022 | 07:44 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Beijing, Beritasatu.com- Tiongkok bereaksi terhadap perbandingan antara Ukraina dengan Taiwan. Seperti dilaporkan RT, Rabu (28/9/2022), juru bicara Kementerian Luar Negeri Wang Wenbin menyebut Taiwan adalah masalah yang sama sekali berbeda.

Wang Wenbin juga mengkritik Wakil Presiden AS Kamala Harris atas komentarnya tentang Washington yang ingin lebih mengembangkan hubungannya dengan pulau itu.

“Siapa pun yang berusaha menyindir relevansi masalah Ukraina dengan pertanyaan Taiwan selalu didorong oleh perhitungan politik,” kata Wang pada konferensi pers reguler, setelah AFP bertanya mengapa Beijing tidak “secara eksplisit” mengutuk Rusia atas Ukraina dan apakah itu akan mendorong separatisme.

“Sindiran semacam itu akan merupakan pelanggaran terhadap prinsip menghormati kedaulatan dan integritas teritorial suatu negara dan campur tangan serius dalam urusan dalam negeri Tiongkok. Siapa pun yang berharap untuk mengeksploitasi masalah Ukraina dan menemukan dalih untuk 'kemerdekaan Taiwan' hanya akan berakhir di mana-mana," tambah Wang.

“Taiwan adalah bagian yang tidak dapat dicabut dari wilayah Tiongkok dan masalah Taiwan adalah murni urusan internal Tiongkok. Pertanyaan Taiwan dan masalah Ukraina berbeda sifatnya dan tidak dapat dibandingkan sama sekali,” tegasnya.

Pertanyaan AFP muncul setelah Wang mengutuk pernyataan Wakil Presiden AS Kamala Harris, yang mengunjungi Jepang minggu ini dan mengatakan pemerintahnya bermaksud untuk "mendukung pertahanan diri Taiwan" dan "memperdalam hubungan tidak resmi kami" dengan pulau itu. Dia juga menuduh Tiongkok berusaha merusak tatanan internasional berbasis aturan.

AS telah melanggar kedaulatan dan integritas teritorial Tiongkok dengan kunjungan Ketua DPR Nancy Pelosi ke Taipei pada awal Agustus, Wang menunjukkan. Meskipun tidak secara khusus mengomentari apa yang dikatakan Harris, dia mencatat bahwa ini mempertanyakan komitmen AS terhadap kebijakan “Satu Tiongkok”, yang berulang kali dikonfirmasi secara tertulis selama beberapa tahun terakhir.

“Berbicara tentang aturan, menjaga komitmen adalah aturan paling dasar. Jika AS bahkan tidak bisa memegang kata-katanya sendiri, dalam posisi apa berbicara tentang aturan dan ketertiban? Negara seperti itu hanya bisa menjadi pengganggu aturan internasional,” kata Wang kepada wartawan.

Taiwan telah dijalankan oleh nasionalis Tiongkok yang meninggalkan daratan pada tahun 1949, setelah kalah perang saudara melawan Komunis. Beijing menganggapnya sebagai bagian tak terpisahkan dari Tiongkok, untuk diintegrasikan kembali di beberapa titik.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Hari Ini, Bharada E Cs Hadapi Persidangan Kasus Brigadir J

Bharada E duduk sebagai terdakwa bersama dengan Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf pada sidang dugaan pembunuhan berencana Brigadir J.

NEWS | 28 November 2022

BMKG: DKI Jakarta Diguyur Hujan Malam Hari

BMKG memprakirakan, hujan akan mengguyur DKI Jakarta pada Senin (28/11/2022) malam. Hujan dan petir juga bakal terjadi pada malam nanti.

NEWS | 28 November 2022

Siaran Piala Dunia di TV Tiongkok Sensor Gambar Fan Tanpa Masker

Siaran TV pertandingan Piala Dunia Qatar di Tiongkok menyensor gambar jarak dekat para fan sepak bola tanpa masker di stadion.

NEWS | 28 November 2022

Longsor di Ischia Tewaskan 7 Orang, Italia Umumkan Keadaan Darurat

Italia mengumumkan keadaan darurat di pulau selatan Ischia pada Minggu (27/11/2022) setelah tanah longsor menewaskan sedikitnya tujuh orang.

NEWS | 28 November 2022

Top 5 News: Pencopotan Label Gereja di Cianjur hingga Laga Jerman-Spanyol

Pencopotan label gereja di posko pengungsian gempa Cianjur dan susunan pemain Jerman-Spanyol merupakan dua dari lima berita terpopuler (top 5 news).

NEWS | 28 November 2022

Kementerian PPPA Harap Pemda Perkuat Regulasi Ramah Perempuan

Selain memperkuat regulasi, Kementerian PPPA minta pemangku kebijakan memberikan porsi yang besar terhadap partisipasi perempuan.

NEWS | 28 November 2022

Ini Sejarah Lokananta, Perusahaan Musik Tertua di Indonesia

Lokananta, adalah harta karun yang nyaris terlupakan. Titik nol industri musik Indonesia ini sempat mengalami jatuh bangun sejak didirikan pada 1956.

NEWS | 28 November 2022

Said Aqil: Utamakan Keutuhan Bangsa di Tahun Politik

Said Aqil Siroj meminta seluruh bangsa Indonesia tidak terpecah belah karena kondisi itu justru dimanfaatkan oleh kepentingan politik identita.

NEWS | 28 November 2022

Menkominfo: GPR Jadi Jembatan Komunikasi Pemerintah dan Masyarakat

Menkominfo), Johnny G. Plate mengatakan Humas Pemerintah (GPR) memiliki peran sentral dalam diseminasi informasi bagi masyarakat.

NEWS | 28 November 2022

Pasca-Gempa Cianjur, BNPB Ajak Warga yang Rumah Masih Layak Huni Kembali

BNPB melaporkan hingga hari ini, Minggu (27/11/2022), telah terdaftar 62.628 rumah yang rusak akibat gempa Cianjur.

NEWS | 28 November 2022


TAG POPULER

# Kasus Tambang Ilegal


# Henry Yosodiningrat


# Net89


# Tiket KCJB


# PLN


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Hari Ini, Bharada E Cs Hadapi Persidangan Kasus Brigadir J

Hari Ini, Bharada E Cs Hadapi Persidangan Kasus Brigadir J

NEWS | 2 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE