Logo BeritaSatu

Tiongkok Gunakan Robot untuk Uji Bom di Pesawat Hipersonik

Minggu, 25 September 2022 | 14:18 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Beijing, Beritasatu.com- Tiongkok menggunakan robot untuk menguji bom ddi pesawat hipersonik. Seperti dilaporkan Newsweek, Jumat (23/9/2022), para peneliti di Pusat Penelitian dan Pengembangan Aerodinamika Tiongkok di provinsi Sichuan telah mengembangkan sistem captive trajectory system (CTS) baru yang menahan pesawat di tempat.

Menurut South China Morning Post, robot memungkinkan peneliti untuk menguji bagaimana pesawat itu terbang dan meluncur. semua kemungkinan arah pada kecepatan yang sangat tinggi, serta bagaimana kecepatan tinggi memengaruhi pelepasan objek seperti rudal.

“Ini memberi mereka kemampuan untuk menguji prototipe pembom hipersonik,” kata surat kabar South China Morning Post.

Kecepatan hipersonik didefinisikan melebihi Mach 5, atau lima kali kecepatan suara. Teknologi terowongan angin Tiongkok memecahkan rekor, mampu menghasilkan kecepatan angin hingga 33 Mach.

Menurut Interesting Engineering, teknologi terowongan angin sebelumnya menggunakan gas hidrogen panas yang mahal dan eksplosif, yang membuat konstruksi dan pemeliharaan terowongan angin seperti ini mahal dan berbahaya.

Desain ini, bagaimanapun, menggunakan gas nitrogen bertekanan tinggi yang lebih murah dan lembam untuk menggerakkan piston hingga ratusan mil per jam, mengompresi udara untuk menghasilkan gelombang kejut yang panas dan cepat, mensimulasikan kondisi yang dihadapi pesawat dengan kecepatan hipersonik.

Ilmuwan Tiongkok mengumumkan pada tahun 2021 bahwa mereka sedang mengerjakan drone hipersonik yang mampu melakukan perjalanan dengan kecepatan Mach 5.

Teknologi datang sebagai bagian dari perlombaan senjata dalam teknologi hipersonik yang terjadi antara AS, Rusia dan Tiongkok, dengan masing-masing berusaha untuk mengembangkan pesawat yang lebih cepat dan rudal hipersonik.

Sistem captive trajectory telah ada sejak tahun 1960-an, menggunakan derek kecil untuk memindahkan objek dari pesawat terbang di terowongan angin untuk mensimulasikan pelepasan dua objek dengan kecepatan tinggi.

Namun, pengembangan CTS baru-baru ini oleh Lin Jinzhou dan tim di Pusat Penelitian dan Pengembangan Aerodinamika Tiongkok menggunakan dua lengan robot, yang memungkinkan mobilitas lebih dari yang biasa.

“Sejauh ini, tes CTS yang tersedia di negara lain hanya mendukung gerakan satu tubuh. Dalam rentang hipersonik, tidak ada laporan CTS digunakan sama sekali,” kata Lin dan para peneliti kepada South China Morning Post.

Gelombang kejut yang dihasilkan oleh kecepatan angin yang kuat di terowongan sangat kuat, artinya robot harus menahan kekuatan guncangan ini, tetapi juga menjaga margin kesalahan di bawah satu mikrometer, atau 0,0000033 kaki.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Bharada E Pejamkan Mata saat Tembak Brigadir J

Di persidangan, Bharada E mengungkapkan saat momen dirinya menembak Brigadir J atas perintah Ferdy Sambo. 

NEWS | 30 November 2022

DPR: Data Desa Presisi Penting untuk Wujudkan Kesejahteraan

Anggota DPR dari Fraksi PDIP Rieke Diah Pitaloka menegaskan pentingnya data desa presisi untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara merata dan adil.

NEWS | 30 November 2022

Menangis Saat Disuruh Menembak, Bharada E: Tuhan Ubahlah Rencana Pak Sambo

Bharada E menangis saat disuruh menembak Brigadir J. Bahkan, Bharada E sempat berdoa agar Tuhan mengubah rencana Ferdy Sambo.

NEWS | 30 November 2022

Trauma, Petani Cianjur Korban Gempa Belum Kembali ke Sawah

Mayoritas petani di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, masih enggan kembali menggarap sawah karena merasa trauma dengan kejadian gempa Cianjur.

NEWS | 30 November 2022

Pangkat Bagai Bumi dan Langit Buat Bharada E Takut Tolak Perintah Ferdy Sambo

Pangkat berbeda bagai bumi dan langit membuat Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E takut menolak perintah Ferdy Sambo.

NEWS | 30 November 2022

Ferdy Sambo Bilang ke Bharada E soal Brigadir J Harus Mati

Bharada E mengungkapkan momen Ferdy Sambo menyatakan kepadanya Brigadir J harus mati karena telah melecehkan Putri Candrawathi. 

NEWS | 30 November 2022

Ada Sosok Perempuan Menangis di Momen Sambo dan Putri Bertengkar

Ada sosok perempuan misterius yang menangis ketika Ferdy Sambo dan Putri bertengkar. Bharada E mengaku tidak mengenali perempuan misterius itu.

NEWS | 30 November 2022

Pemilu 2024, Mardani PKS Usul Hak Pilih ASN Dihapus

Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PKS Mardani Ali Sera mengusulkan hak pilih ASN di Pemilu 2024 dihapus baik untuk pilpres, maupun pilkada. 

NEWS | 30 November 2022

Penunjukan Yudo Margono Jadi Panglima TNI Dinilai Sudah Tepat

Ketua Umum DPP Arus Bawah Jokowi (ABJ) Michael Umbas mengatakan penunjukan Laksamana Yudo Margono sebagai calon panglima TNI sudah tepat. 

NEWS | 30 November 2022

Polisi Luruskan soal Mantra di Rumah Keluarga Tewas di Kalideres

Polda Metro Jaya meluruskan soal mantra yang ditemukan di rumah satu keluarga tewas di Kalideres. Mantra tersebut bukan ditulis di buku, melainkan di kain.

NEWS | 30 November 2022


TAG POPULER

# Putri Candrawathi


# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


# Keluarga Dibunuh di Magelang


# Helikopter Jatuh


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Bharada E Pejamkan Mata saat Tembak Brigadir J

Bharada E Pejamkan Mata saat Tembak Brigadir J

NEWS | 3 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE