Logo BeritaSatu

Korea Utara Bantah Jual Senjata ke Rusia

Sabtu, 24 September 2022 | 08:05 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Seoul, Beritasatu.com- Korea Utara membantah tuduhan telah menjual senjata ke Rusia. Seperti dilaporkan RT, Kamis (22/9/2022), seorang pejabat militer menyatakan Korea Utara tidak memiliki rencana untuk menjual senjata ke Rusia, menyebut gagasan itu sebagai "teori konspirasi" setelah pejabat AS mengklaim bahwa kesepakatan sedang dalam pengerjaan yang melibatkan "jutaan" peluru artileri dan roket.

Pada Rabu (21/9), lewat satu pernyyataan, Kementerian Pertahanan Pyongyang menanggapi tuduhan AS. Kementerian menyatakan bahwa meskipun tidak menerima hukuman PBB yang melarang semua penjualan senjata, Korea Utara juga tidak memiliki niat untuk mentransfer senjata ke Rusia.

“Kami tidak pernah mengekspor senjata atau amunisi ke Rusia di masa lalu, dan kami tidak memiliki rencana untuk melakukannya di masa depan,” kata seorang pejabat militer yang tidak disebutkan namanya, seperti dikutip di media pemerintah.

“Kami mengutuk keras dan dengan tegas memperingatkan Amerika Serikat. Negara-negara untuk berhenti secara sembrono menyebarkan teori konspirasi anti-DPRK untuk mengejar kekejaman politik dan militer yang kejam,” tambahnya.

Pertama kali dicatat dalam laporan New York Times yang mengutip materi intelijen AS yang "tidak diklasifikasikan", kesepakatan senjata itu kemudian mendapat kepercayaan resmi oleh wakil juru bicara Departemen Luar Negeri Vedant Patel.

Kepada wartawan, Patel mengatakan Rusia sedang dalam proses pembelian jutaan roket dan artileri. peluru dari Korea Utara untuk digunakan di Ukraina awal bulan ini.

Namun, Gedung Putih menarik kembali tuduhan itu segera setelah itu, dengan juru bicara Dewan Keamanan Nasional John Kirby menyatakan bahwa “tidak ada indikasi bahwa pembelian itu telah selesai dan tentu saja tidak ada indikasi bahwa senjata-senjata itu digunakan di dalam Ukraina.”

Utusan Moskwa untuk PBB, Vassily Nebenzia, sebelumnya telah menolak tuduhan itu sebagai "kepalsuan lain yang beredar."

Dugaan penjualan senjata oleh Pyongyang mencerminkan tuduhan serupa dari pejabat AS tentang transfer pesawat nirawak yang akan datang dari Iran ke Rusia.

Sedikit lebih dari dua minggu setelah Penasihat Keamanan Nasional Jake Sullivan mengatakan Washington memiliki bukti yang jelas bahwa Iran sedang bersiap untuk mengirimkan "beberapa ratus" UAV bersenjata ke Rusia, Kirby kembali mengklarifikasi bahwa AS "tidak melihat indikasi apa pun dari pengiriman aktual dan/atau pembelian drone Iran oleh Kementerian Pertahanan Rusia.

Teheran awalnya membantah rencana untuk berbagi teknologi drone dengan Moskwa, meskipun Pentagon terus mengklaim penjualan itu terjadi, menuduh "pengiriman pertama" drone pada akhir Agustus.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Bengkel di Medan Terbakar, 3 Orang Tewas dan 1 Kritis

Kebakaran satu unit rumah semi permanen yang menjadi bengkel sepeda motor milik Manurung di Medan menewaskan tiga orang dan satu orang lainnya kritis. 

NEWS | 27 November 2022

Bisnis Kopi Rempah Milik Polisi di Blitar Tembus Mancanegara

Seorang anggota Polisi Polsek Ponggok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Aipda Jauhari Fitrianto (40) sukses menggeluti bisnis olahan kopi rempah.

NEWS | 27 November 2022

Berkedok Indekos, Satpol PP Depok Gerebek Prostitusi Online

Satpol PP Kota Depok melakukan penertiban dan penggerebekan terhadap sejumlah lokasi yang disinyalir menjadi tempat prostitusi online, Sabtu (26/11/2022).

NEWS | 27 November 2022

Top 5 News: Jokowi Ingatkan Relawan hingga Update Gempa Cianjur

Rangkuman artikel viral edisi Jumat dan Jokowi ingatkan relawan merupakan dua dari lima berita terpopuler (top 5 news) Beritasatu.com.

NEWS | 27 November 2022

Tim DVI Polri Kesulitan Identifikasi Korban Gempa Cianjur

Tim DVI Polri kesulitan mengidentifikasi korban gempa Cianjur karena fasilitas pemeriksaan yang terbatas dan kondisi jenazah yang sudah rusak.

NEWS | 27 November 2022

Pemimpin Taiwan Tsai Ing-wen Mundur dari Ketua Partai Progresif Demokratik

Pemimpin Taiwan Tsai Ing-wen mundur dari ketua Partai Progresif Demokratik yang berkuasa.

NEWS | 26 November 2022

Pramono Anung Ingatkan Kader PDIP Target Hattrick pada Pemilu 2024

Pramono Anung mengingatkan seluruh jajaran kader PDIP soal target meraih hattrick atau tiga kali kemenangan berturut-turut pada Pemilu 2024.

NEWS | 26 November 2022

Wamenag Ingatkan Santri Siap Hadapi Tantangan Baru

Wakil Menteri Agama mengingatkan bahwa zaman terus berubah dan santri harus menghadapi tantangan tantangan baru masa kini.

NEWS | 26 November 2022

PT KAI Pastikan Tak Ada Korban di Gerbong Anjlok di Kampung Bandan

PT KAI Kereta Api Commuter memastikan tak ada korban jiwa dalam peristiwa gerbong anjlok kereta rel listrik (KRL) di sekitaran stasiun Kampung Bandan.

NEWS | 26 November 2022

Platform Merdeka Mengajar: 1,6 Juta Guru Belajar dan Berbagi

Lebih dari 1,6 juta guru di seluruh Indonesia terkoneksi untuk saling belajar dan berbagi melalui platform Merdeka Mengajar.

NEWS | 26 November 2022


TAG POPULER

# Kasus Tambang Ilegal


# Henry Yosodiningrat


# Net89


# Tiket KCJB


# PLN


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Piala Dunia 2022: Scaloni Minta Messi Dkk Tak Cepat Puas

Piala Dunia 2022: Scaloni Minta Messi Dkk Tak Cepat Puas

SEMESTA BOLA 2022 | kurang dari 1 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE