Logo BeritaSatu

Lin Che Wei Bantu Kemendag soal Minyak Goreng Tanpa Ada SK

Selasa, 20 September 2022 | 20:31 WIB
Oleh : Muhammad Aulia / CAR

Jakarta, Beritasatu.com – Andil Weibinanto Halimdjati alias Lin Che Wei dalam membantu Kementerian Perdagangan (Kemendag) menghadapi kelangkaan minyak goreng disebut tidak didasari penerbitan surat keputusan (SK). Hanya saja, yang bersangkutan dilibatkan pada beberapa rapat pada Kemendag mengenai polemik tersebut.

“SK saya tidak lihat, tidak pernah ada,” ujar Direktur Ekspor Produk Pertanian dan Kehutanan Kemendag, Farid Amir, ketika persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Jakarta, Selasa (20/9/2022).

Farid menuturkan, analis pada Independent Research & Advisory Indonesia (IRAI) itu ditunjuk menjadi tenaga kontrak. Namun demikian, dia mengakui tidak pernah melihat surat kontrak dimaksud. “(Untuk) kontrak saya tidak lihat,” tutur Farid.

Dia hanya mengetahui Lin Che Wei merupakan penasihat kebijakan/analis pada IRAI. Dia membenarkan Lin Che Wei ikut mengetahui soal pembahasan angka persentase domestic market obligation (DMO) pada sejumlah agenda rapat.

Farid juga dicecar soal pihak eksternal yang dilibatkan dalam menghadapi persoalan minyak goreng. Dia memastikan keterlibatan pihak eksternal tersebut telah diketahui oleh biro hukum Kemendag. “Tentunya biro hukum dilibatkan pastinya,” ungkap Farid.

Dalam kasus ini, Lin Che Wei bersama Eks Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Indra Sari Wisnu Wardhana, Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia, Master Parulian Tumanggor; Senior Manager Corporate Affair PT Victorindo Alam Lestari, Stanley MA; serta General Manager (GM) bagian General Affair PT Musim Mas, Pierre Togar Sitanggang didakwa merugikan keuangan serta perekonomian negara sekitar Rp 18 triliun.

Kerugian itu terdiri dari keuangan negara Rp 6.047.645.700.000 serta perekonomian senilai Rp 12.312.053.298.925.

Perbuatan para terdakwa yakni soal pemufakatan terkait terbitnya perizinan PE CPO oleh Kemendag yang melawan hukum. Mereka didakwa memperkaya diri, orang lain, dan korporasi yaitu grup Wilmar, grup Musim Mas, serta grup Permata Hijau.

Para terdakwa disebut melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU 20/2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Semeru Luncurkan Awan Panas Guguran, Masyarakat Diimbau Tak Beraktivitas

Masyarakat diimbau tidak beraktivitas di lereng Gunung Semeru pascaerupsi dan meluncurkan awan panas guguran sejauh 7 kilometer, Minggu (4/12/2022).

NEWS | 4 Desember 2022

ABK Indonesia Selamat dari Pembajakan Kapal di Perairan Pantai Gading

17 ABK WNI berhasil diselamatkan dari pembajakan Kapal Tanker B-Ocean di perairan wilayah selatan Pantai Gading.

NEWS | 4 Desember 2022

Bekantan Mengamuk dan Masuk Permukiman, Warga Panik

Seekor kera Bekantan sempat membuat puluhan warga panik, lantaran mengamuk dan berkeliaran di permukiman warga di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

NEWS | 4 Desember 2022

Harga Telur Naik, Telur Pecah Diburu Pembeli di Medan

Harga telur ayam ras di sejumlah pasar tradisional di Kota Medan, Sumatera Utara melambung tinggi menjadi Rp 54.000 per papan.

NEWS | 4 Desember 2022

Warga Lebak Berdesakan Berebut BLT, Banyak Anak Terjepit

Ribuan warga dari sembilan kecamatan di Kabupaten Lebak, Banten yang ingin mendapatkan BLT BBM membeludak di kantor Kecamatan Rangkasbitung.

NEWS | 4 Desember 2022

Kerupuk Rengginang Mojokerto Tembus Pasar Hong Kong

Produksi kerupuk rengginang asal Mojokerto mampu menembus pasar Hong Kong, dengan kemasan khusus menggunakan bahasa Mandarin.

NEWS | 4 Desember 2022

Kasus Pemukulan Imam Masjid di Bekasi Berakhir Damai

Diduga, pelaku pemukulan imam masjid mengalami gangguan saraf dan beberapa kali melakukan pemeriksaan di kedokteran.

NEWS | 4 Desember 2022

Gara-gara Warisan, Anak Kesayangan Tega Bunuh Ayah Sendiri

Satreskrim Polres Indramayu, menggelar olah TKP pembunuhan ayah kandung oleh anaknya sendiri di Desa Eretan Kulon, Indramayu.

NEWS | 4 Desember 2022

Erupsi, Gunung Semeru Muntahkan Awan Panas Radius 7 Km

Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur kembali erupsi pada Minggu (04/12/2022) pagi.

NEWS | 4 Desember 2022

Pemkab Garut Masih Pantau Dampak Kerusakan Gempa M 6,1

Pemkab Garut menerjunkan petugas dari dinas terkait maupun tingkat kecamatan dan desa untuk memeriksa tingkat kerusakan dampak gempa M 6,1.

NEWS | 4 Desember 2022


TAG POPULER

# Penumpang Air Asia Diseret


# Tenda Sakinah


# Piala Dunia 2022


# Paspampres Perkosa Kostrad


# Sidang Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Semeru Luncurkan Awan Panas Guguran, Masyarakat Diimbau Tak Beraktivitas

Semeru Luncurkan Awan Panas Guguran, Masyarakat Diimbau Tak Beraktivitas

NEWS | 3 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE