Logo BeritaSatu

Survei: Joe Biden Memecah Belah Warga Amerika Serikat

Jumat, 16 September 2022 | 12:31 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Washington, Beritasatu.com- Survei terbaru menemukan mayoritas pemilih mengatakan Joe Biden telah memecah belah Amerika Serikat (AS). Seperti dilaporkan RT, Rabu (14/9/2022), hanya satu dari lima responden berpendapat bahwa presiden telah memenuhi janji kampanyenya tentang persatuan bangsa.

Sekitar 58,7% pemilih Amerika percaya bahwa Presiden AS Joe Biden telah membagi, alih-alih menyatukan, negara selama masa jabatannya, menurut satu jajak pendapat baru. Hasil survei datang ketika Biden berjuang melawan peringkat persetujuan yang rendah dan setelah dia menuduh lawan politiknya mengancam “demokrasi” itu sendiri.

Ditugaskan oleh Konvensi Negara dan dirilis pada hari Rabu, jajak pendapat menemukan bahwa 58,7% orang Amerika percaya bahwa Biden telah membagi AS, sementara 20,6% berpikir dia menyatukannya. 20,7% lainnya tidak yakin.

Saat 43,6% Demokrat percaya bahwa Biden telah memenuhi janji kampanyenya untuk menjadi "presiden untuk semua orang Amerika," 92,8% dari Partai Republik berpikir dia telah memecah belah negara, seperti halnya 64,1% dari independen, menurut Breitbart, yang pertama kali diperoleh hasil jajak pendapat.

Jajak pendapat Trafalgar terpisah yang dirilis pada Senin (12/9) menempatkan persetujuan Biden di 39,3%, dengan 54,8% tidak setuju. Meskipun peringkat presiden AS bervariasi dari jajak pendapat ke jajak pendapat, mereka secara konsisten jatuh selama setahun terakhir.

Satu survei Yahoo News dan YouGov yang diambil awal bulan ini menemukan bahwa lebih dari 60% orang Amerika, termasuk hampir setengah dari Demokrat, merasa bahwa AS “di jalur yang salah.”

Ketika ditanya tentang kinerja Biden, mayoritas responden menyatakan bahwa mereka tidak setuju dengan bagaimana dia menangani masalah-masalah utama, seperti ekonomi, hubungan ras, senjata, kejahatan, perubahan iklim, aborsi, dan hal-hal yang terkait dengan perawatan kesehatan.

Terhadap latar belakang ini, Biden menyampaikan pidato yang sangat kontroversial di Philadelphia pada awal bulan. Di sana, ia menyatakan bahwa mantan Presiden “Donald Trump dan MAGA Republicans mewakili ekstremisme yang mengancam fondasi republik kita.”

Seminggu sebelumnya, Biden menyamakan pandangan dunia pendahulunya dengan “semi-fasisme”. Dia beralasan bahwa pendukung Trump menolak untuk menerima kehendak rakyat, merangkul kekerasan politik, dan menimbulkan ancaman bagi demokrasi.

Ketua Komite Nasional Partai Republik Ronna McDaniel mengatakan pidato Biden menunjukkan perpecahan, jijik, dan permusuhannya terhadap separuh negara. Sementara Trafalgar menemukan bahwa 56,8% pemilih melihat pidato Biden sebagai upaya untuk menghasut konflik di antara orang Amerika.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Gawat, Indonesia Masuk di 25 Negara Paling Mematikan untuk Wisatawan

The Swiftest baru saja mengeluarkan daftar 50 negara paling mematikan untuk wisatawan, di mana Indonesia termasuk dalam 25 negara teratas.

NEWS | 6 Desember 2022

MUI Jabar Buat Surat Edaran Tegaskan Bencana Bukan Azab

MUI Jabar membuat surat edaran yang berisi penegasan bahwa musibah atau bencana alam bukanlah azab dari Tuhan Yang Maha Esa.

NEWS | 6 Desember 2022

Menkumham: RKUHP yang Disahkan Efektif Berlaku Setelah 3 Tahun

Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H. Laoly mengungkapkan, Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP)

NEWS | 6 Desember 2022

Ismail Bolong Jalani Pemeriksaan Kasus Tambang Ilegal Kaltim

Penyidik Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri tengah memeriksa Ismail Bolong terkait kasus tambang ilegal Kalimantan Timur (Kaltim)

NEWS | 6 Desember 2022

Dituduh Hancurkan Barang Bukti Tragedi Itaewon, 2 Mantan Polisi Ditangkap

Dua mantan polisi Korea Selatan ditangkap pada hari Senin (5/12/2022), dengan tuduhan menghancurkan barang bukti dari tragedi Itaewon.

NEWS | 6 Desember 2022

Hendra Sebut Kapolri Minta Kasus Brigadir J Ditangani secara Profesional

Hendra Kurniawan menyebutkan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta agar kasus Brigadir J ditangani secara profesional.

NEWS | 6 Desember 2022

Cerita Kaesang Pangarep Ajak Menikah Erina: Der Ketemu, Terus Jadian...

Kaesang Pangarep kini tengah menghitung hari untuk menikahi kekasihnya Erina Gudono yang akan digelar Sabtu (10/12/2022).

NEWS | 6 Desember 2022

Malaysia Bakal Impor Telur untuk Atasi Kekurangan Pasokan

Malaysia akan impor telur sebagai tindakan jangka pendek untuk mengatasi kekurangan pasokan lokal.

NEWS | 6 Desember 2022

Sidang Sambo, Agus Nurpatria Tepis Berita Negatif tentang Hendra Kurniawan

Agus Nurpatria, dalam sidang Sambo, menepis berita negatif Karopaminal Divpropam Polri Hendra Kurniawan.

NEWS | 6 Desember 2022

Anwar Ibrahim Ingatkan Muhyiddin Tak Menantangnya untuk Ungkap Pelanggaran

Anwar Ibrahim meminta pemimpin sebelumnya Muhyiddin Yassin agar tidak menantangnya untuk mengungkapkan dugaan pelanggaran.

NEWS | 6 Desember 2022


TAG POPULER

# Ricky Rizal


# Kecelakaan Beruntun di Jaktim


# Pernikahan Kaesang


# Piala Dunia 2022


# Gempa Cianjur


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Ke Papua, Sri Mulyani Minta Freeport Tingkatkan Produktivitas

Ke Papua, Sri Mulyani Minta Freeport Tingkatkan Produktivitas

EKONOMI | 16 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE