Logo BeritaSatu

Lindungi Putin, Kremlin Akui Kekalahan Tentara Rusia di Kharkiv

Jumat, 16 September 2022 | 07:32 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Moskwa, Beritasatu.com- Kremlin melindungi Presiden Vladimir Putin dengan mengakui kekalahan Rusia di Kharkiv, Ukraina. Seperti dilaporkan Newsweek, rabu (14/9/2022), Institute for the Study of War (ISW) menilai langkah Kremlin dimaksudkan untuk melindungi Presiden Vladimir Putin dari tanggung jawab.

Lembaga kajian AS menulis dalam penilaian kampanye 13 September bahwa Kremlin dan pakar media pemerintah sekarang "secara ekstensif mendiskusikan" mengapa Rusia menghadapi kerugian di Kharkiv.

“Pengakuan Kremlin atas kekalahan itu adalah bagian dari upaya untuk mengurangi dan menangkis kritik atas kegagalan yang menghancurkan dari Presiden Rusia Vladimir Putin dan ke Kementerian Pertahanan Rusia (MoD) dan komando militer berseragam,” tulis ISW.

Serangan balasan kejutan Ukraina di Kharkiv terjadi saat perhatian terfokus pada dorongan lain yang relatif baru untuk merebut kembali wilayah di wilayah Kherson selatan, tempat kekalahan Rusia juga dilaporkan.

Selama akhir pekan, Jenderal Valeriy Zaluzhnyi, komandan militer Ukraina, mengatakan dalam satu pesan Telegram bahwa pasukan Ukraina telah mendorong ke dalam jarak 50 kilometer, sekitar 30 mil, dari perbatasan Ukraina-Rusia di Kharkiv.

Kementerian Pertahanan Rusia awalnya membingkai berita tentang mundurnya Rusia di daerah itu sebagai pengelompokan kembali pasukannya ke wilayah Donetsk timur, meskipun seorang duta besar Ukraina mengejek penjelasan itu di Twitter dengan video ayam-ayam yang melarikan diri.

Menurut ISW, diskusi tentang kerugian Rusia di Kharkiv sangat penting karena menandai pertama kalinya Rusia secara terbuka mengakui kekalahan dalam perang yang sedang berlangsung.

Ketika Rusia menginvasi Ukraina pada 24 Februari, Rusia memfokuskan serangannya ke Kyiv tetapi kemudian memulai fase baru perang pada bulan April yang berpusat di wilayah Donbas timur setelah gagal merebut ibu kota.

"Kremlin tidak pernah mengakui bahwa Rusia dikalahkan di sekitar Kyiv atau, kemudian, di Pulau Ular, membingkai mundurnya dari Kyiv sebagai keputusan untuk memprioritaskan 'pembebasan' Donbas dan penarikan dari Pulau Ular sebagai 'sikap niat baik,'" tulis lembaga kajian itu.

Ketika pasukan Rusia mundur pada bulan Juni dari Pulau Ular, Ukraina menolak penjelasan Moskwa untuk pergi, alih-alih mengatakan bahwa mereka merebut kembali pos terdepan Laut Hitam dengan kekuatan militer.

"Kremlin tidak pernah mengakui bahwa Rusia dikalahkan di sekitar Kyiv atau, kemudian, di Pulau Ular, membingkai mundurnya pasukan dari Kyiv sebagai keputusan untuk memprioritaskan 'pembebasan' Donbas dan penarikan dari Pulau Ular sebagai 'isyarat niat baik'," tulis lembaga kajian tersebut.

Ketika pasukan Rusia mundur pada bulan Juni dari Pulau Ular, Ukraina menolak penjelasan Moskwa untuk pergi, alih-alih mengatakan bahwa mereka merebut kembali pos terdepan Laut Hitam dengan kekuatan militer.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Sura dan Suru Jadi Maskot Pemilu 2024

Maskot pemilu 2024 bernama "Sura" dan "Suru" merupakan karya Stephanie, mahasiswi Program Studi Desain Komunikasi Visual Universitas Pradita Tangerang, Banten.

NEWS | 3 Desember 2022

Banjir di Jateng, Ganjar Pranowo Siapkan Anggaran Darurat Rp 15 M

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyiapkan anggaran darurat Rp 15 miliar untuk penanganan banjir yang melanda sejumlah wilayah.

NEWS | 3 Desember 2022

Ganjar Serahkan Keputusan Pencapresan ke Ketua Umum Partai

Ganjar Pranowo menyerahkan sepenuhnya keputusan mengenai pencapresan untuk Pilpres 2024 kepada para ketua umum partai.

NEWS | 3 Desember 2022

Rumah Contoh Tahan Gempa Dibangun di Cianjur

Rumah contoh tahan gempa dibangun di Cianjur, Jawa Barat, tepatnya di Kampung Nagrak, Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur Kota.

NEWS | 2 Desember 2022

Gempa Cianjur: BMKG Ungkap 4 Penyebab Kerusakan Bangunan

BMKG memaparkan empat faktor utama penyebab kerusakan bangunan akibat guncangan gempa Cianjur, Jawa Barat.

NEWS | 2 Desember 2022

Wapres Harap Yudo Margono Teruskan Kebijakan Keamanan Papua

Wapres berharap Laksamana TNI Yudo Margono, sebagai calon panglima TNI menggantikan Jenderal TNI Andika Perkasa, dapat melanjutkan kebijakan keamanan di Papua.

NEWS | 2 Desember 2022

Kematian Covid-19 Jadi Proporsional, Pakar: Percepat Booster

Dicky Budiman menyatakan bahwa pemerintah harus segera mempercepat vaksinasi Covid-19 booster pertama dan kedua karena kasus kematian jadi proporsional.

NEWS | 2 Desember 2022

Jusuf Kalla Kenang Ferry Mursyidan Baldan Sebagai Sosok Humoris

Jusuf Kalla (JK) mengenang mantan menteri Agraria dan Tata Ruang/kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Ferry Mursyidan Baldan sebagai sosok humoris.

NEWS | 2 Desember 2022

Presiden Jokowi Melayat ke Rumah Duka Almarhum Ferry Mursyidan Baldan

Presiden Jokowi melayat ke rumah duka almarhum Ferry Mursyidan Baldan di daerah Slipi, Jakarta Barat, pada Jumat (2/12/2022).

NEWS | 2 Desember 2022

Yudo Margono Bakal Perhatikan Kesejahteraan Prajurit

Peningkatan kesejahteraan prajurit TNI menjadi salah satu hal yang diperhatikan Laksamana Yudo Margono.

NEWS | 2 Desember 2022


TAG POPULER

# Penumpang Air Asia Diseret


# Tenda Sakinah


# Piala Dunia 2022


# Paspampres Perkosa Kostrad


# Sidang Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Harga Minyak Ambruk Jelang Pemangkasan Produksi OPEC+

Harga Minyak Ambruk Jelang Pemangkasan Produksi OPEC+

EKONOMI | 2 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE