Logo BeritaSatu

Banyak Pejabat Imigrasi Kemenkumham Punya Kemampuan Teknis Jadi Dirjen

Kamis, 15 September 2022 | 21:54 WIB
Oleh : Yustinus Paat / CAR

Jakarta, Beritasatu.com - Mantan Atase Imigrasi/Konsul pada KBRI di Malaysia, Taswem Tarib menilai sudah saatnya Presiden Joko Widodo dan Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly memilih pejabat imigrasi yang memenuhi syarat ketentuan peraturan perundang-undangan untuk menjadi direktur jenderal (dirjen) Imigrasi Kemenkumham. Menurut Taswem, banyak pejabat aparatur sipil negara (ASN) di Imigrasi yang memiliki kualifikasi kemampuan teknis dan managerial yang mumpuni untuk menjadi dirjen Imigrasi.

Taswem mengatakan salah satu penyebab munculnya berbagai persoalan di Imigrasi, termasuk yang dikeluhkan Presiden Jokowi belakangan ini. Pasalnya, pucuk pimpinan Imigrasi dipegang oleh orang luar atau tidak memiliki kemampuan teknis keimigrasian.

“Saya sangat pahami Presiden Jokowi marah-marah atas kinerja pimpinan Imigrasi. Kenapa? Itu karena pucuk pimpinannya bukan orang dalam, bukan orang yang memahmi teknis keimigrasian, tidak pernah mengikuti pendidikan teknis keimigrasian. Jadi, sudah saatnya Presiden Jokowi menempatkan pejabat ASN imigrasi di pucuk pimpinan Imigrasi,” ujar Taswem kepada wartawan, Kamis (15/9/2022).

Taswem mengatakan imigrasi bukan theory science, sehingga tidak dibuka program studinya di universitas manapun di Indonesia tentang prodi keimigrasian. Keimigrasian, kata dia, pure applied sceince yang memiliki pendidikan khusus melalui sekolah Politeknik Imigrasi (Poltekim). Dalam pelaksanaan tugasnya, kata dia, pimpinan Imigrasi harus melaksanakan sekaligus dan secara bersamaan hukum nasional dan hukum internasional.

“Pejabat dan petugas imigrasi adalah penjaga kedaulatan negara di pintu masuk. Mereka menjalankan empat fungsi sekaligus, yakni pelayanan imigrasi, aparat security negara khususnya di pintu masuk, penegak hukum dan fasilitator pembangunan. Keempat hal ini diperoleh dalam pendidikan teknis keimigrasian di Poltekim dan pengalaman di lapangan, sehingga aneh kalau dirjen atau pimpinan Imigrasi tiba-tiba dipegang oleh orang luar yang minim pengetahuan dan kemampuan teknis,” kata Taswem.

Selain itu, mantan Kankanwil Kemenkumham DKI ini menuturkan banyak juga pejabat ASN Imigrasi yang memiliki kemampuan managerial, karena telah mengikuti pendidikan diklat pimpinan tingkat I dari Lembanga Administrasi Negara (LAN) dan pendidikan di Lemhannas. Selain itu, ada juga pejabat Imigrasi sudah lulus pendidikan Sespimti Polri, diklat penyidik serta sekolah intelijen TNI.

“Di Imigrasi sendiri banyak memperoleh deegre dari universitas ternama di luar negeri baik master maupun Phd dan punya pengalaman bertahun-tahun sebagai atase imigrasi/konsul pada KBRI di seluruh Indonesia. Jadi, sebenarnya tidak perlu ambil pimpinan Imigrasi dari luar, pejabat imigrasi sendiri banyak yang doktor dengan kemampuan teknis dan managerial yang mumpuni serta pengalaman yang tidak diragukan lagi untuk menjadi dirjen Imigrasi,” imbuhnya.

Baca selanjutnya
Taswem mengatakan rata-rata petugas imigrasi juga termasuk penyidik yang keberadaannya setara ...


hal 1 dari 2 halaman

Halaman: 12selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Relawan Ganjar Perkuat Jaringan Politik di Sulsel

Relawan Ganjar Pranowo terus memperkuat jaringan politiknya dengan menggelar berbagai kegiatan positif untuk meraih simpati masyarakat Sulsel.

NEWS | 28 November 2022

Bharada E, Kuat Maruf, dan Bripka RR Kompak Minta Maaf di Persidangan

Terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir J, yakni Bharada E, Kuat Ma'ruf, dan Bripka RR kompak meminta maaf di persidangan. 

NEWS | 28 November 2022

Awasi Pemilu 2024, Bawaslu Bangun Komunitas Digital Pengawas Partisipatif

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI akan membuat komunitas digital pengawas partisipatif.

NEWS | 28 November 2022

Hendra Kurniawan Sempat Mengaku Tertipu oleh Skenario Ferdy Sambo

Agus Nur Patria mengungkapkan, Hendra Kurniawan sempat mengaku tertipu oleh skenario Ferdy Sambo terkait kasus pembunuhan Brigadir J. 

NEWS | 28 November 2022

Korban Gempa Cianjur Akan Direlokasi ke 3 Wilayah Ini

BNPB menyebutkan terdapat tiga wilayah yang menjadi bakal calon lokasi untuk memindahkan rumah-rumah warga yang rusak akibat gempa Cianjur, Jawa Barat.

NEWS | 28 November 2022

Komisi III DPR Puji Langkah Kejagung Sita Aset Benny Tjokro

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengapresiasi langkah Kejagung menyita aset Benny Tjokro yang menjadi terpidana perkara korupsi Jiwasraya dan Asabri.

NEWS | 28 November 2022

Direktur Utama Jakpro Widi Amanasto Dicopot

Pemprov DKI Jakarta selaku pemegang saham utama PT Jakpro memutuskan merombak direksi Jakpro. Dirut Jakpro, Widi Amanasto dicopot dari jabatannya. 

NEWS | 28 November 2022

Rotasi Matra Jadi Pertimbangan Jokowi Pilih Kasal Yudo Margono

Mensesneg Pratikno mengungkapkan salah satu alasan Presiden Jokowi mengusulkan Kasal Laksamana Yudo Margono sebagai calon panglima TNI karena rotasi matra.

NEWS | 28 November 2022

Diguyur Hujan Deras, 4 Ruas Jalan di Jakarta Tergenang

BPBD DKI Jakarta menyatakan empat ruas jalan di Jakarta tergenang akibat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang melanda pada Senin (28/11/2022).

NEWS | 28 November 2022

Update: Pengungsi Korban Gempa Cianjur Capai 100.300 Orang

Bupati Cianjur, Herman Suherman mengatakan total pengungsi akibat gempa Cianjur, Jawa Barat per Senin 28 November 2022 sebanyak 100.300 orang. 

NEWS | 28 November 2022


TAG POPULER

# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


# Vaksinasi Booster


# Pushbike


# Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Apindo Berencana Gugat Permenaker 18/2022 Soal UMP ke MK

Apindo Berencana Gugat Permenaker 18/2022 Soal UMP ke MK

EKONOMI | 1 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE