Logo BeritaSatu

Cacar Monyet Mereda di Barat, Afrika Belum Dapat Vaksin

Kamis, 15 September 2022 | 13:31 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Abuja, Beritasatu.com- Saat kasus cacar monyet di Eropa dan sebagian Amerika Utara, Afrika masih juga belum mendapatkan vaksin. Seperti dilaporkan AP, Rabu (14/9/2022), banyak ilmuwan mengatakan sekarang adalah waktunya untuk memprioritaskan penghentian virus cacar monyet di Afrika.

Pada Juli, badan kesehatan AS menetapkan cacar monyet sebagai keadaan darurat global dan mengimbau dunia untuk mendukung negara-negara Afrika sehingga ketidakadilan vaksin bencana yang melanda wabah Covid-19 tidak akan terulang.

Tetapi lonjakan perhatian global hanya berdampak kecil di benua Amerika dan Eropa. Tidak ada negara kaya yang berbagi vaksin atau perawatan dengan Afrika, dan beberapa ahli khawatir minat akan segera menguap.

“Tidak ada yang berubah bagi kami di sini, fokusnya semua pada cacar monyet di Barat,” kata Placide Mbala, seorang ahli virologi yang memimpin departemen penelitian kesehatan global di Institut Penelitian Biomedis Kongo.

“Negara-negara di Afrika di mana cacar monyet endemik masih dalam situasi yang sama seperti dulu, dengan sumber daya yang lemah untuk pengawasan, diagnostik, dan bahkan perawatan pasien,” tambahnya.

Cacar monyet telah membuat orang sakit di beberapa bagian Afrika Barat dan Tengah sejak tahun 1970-an, tetapi baru setelah penyakit tersebut memicu wabah yang tidak biasa di Eropa dan Amerika Utara, pejabat kesehatan masyarakat bahkan berpikir untuk menggunakan vaksin.

Ketika negara-negara kaya bergegas untuk membeli hampir semua pasokan vaksin paling canggih di dunia untuk melawan cacar monyet, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan pada bulan Juni bahwa mereka akan menciptakan mekanisme pembagian vaksin untuk membantu negara-negara yang membutuhkan mendapatkan dosis. Namun sejauh ini, hal itu belum terjadi.

“Afrika masih tidak mendapat manfaat dari vaksin cacar monyet atau pengobatan antivirus,” kata Matshidiso Moeti, direktur WHO Afrika, menambahkan bahwa hanya sejumlah kecil yang tersedia untuk tujuan penelitian. Sejak tahun 2000, Afrika telah melaporkan sekitar 1.000 hingga 2.000 kasus dugaan cacar monyet setiap tahun. Sejauh tahun ini, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Afrika telah mengidentifikasi sekitar 3.000 infeksi yang dicurigai, termasuk lebih dari 100 kasus kematian.

Dalam beberapa pekan terakhir, menurut WHO, kasus cacar monyet secara global telah turun lebih dari seperempat, termasuk 55% di Eropa.

Dr Ifedayo Adetifa, kepala Pusat Pengendalian Penyakit Nigeria, mengatakan kurangnya bantuan untuk Afrika mengingatkan pada ketidakadilan yang terlihat selama Covid-19.

"Semua orang mengurus masalah mereka (sendiri) dan meninggalkan orang lain," kata Adetifa seraya menyesalkan bahwa wabah cacar monyet di Afrika tidak pernah mendapat perhatian internasional yang mungkin mencegah virus menyebar secara global.

Kantor regional WHO untuk Amerika baru-baru ini mengumumkan telah mencapai kesepakatan untuk mendapatkan 100.000 dosis cacar monyet yang akan mulai dikirimkan ke negara-negara di Amerika Latin dan Karibia dalam beberapa minggu. Tetapi tidak ada kesepakatan serupa yang dicapai untuk Afrika.

“Saya sangat ingin menawarkan vaksin kepada pasien saya atau apa pun yang dapat mengurangi masa tinggal mereka di rumah sakit,” kata Dr. Dimie Ogoina, seorang profesor kedokteran di Universitas Delta Nigeria dan anggota komite darurat cacar monyet WHO.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ricky Rizal Dianggap Berbohong dalam Sidang, Ini Respons Kuasa Hukum

Ricky Rizal ditegur Ketua Majelis Hakim Wahyu Imam Santosa dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir J. Ricky Rizal dinilai berbohong

NEWS | 6 Desember 2022

Libur Nataru, Ganjar Pranowo Ajak Masyarakat Wisata Dalam Negeri

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengajak masyarakat di seluruh Indonesia untuk melakukan wisata dalam negeri saat libur nataru.

NEWS | 6 Desember 2022

Kuat Ma'ruf Mengaku Sempat Takut Ditembak Ferdy Sambo

Kuat Ma'ruf mengaku sempat takut ditembak Ferdy Sambo saat terjadinya pembunuhan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat.

NEWS | 5 Desember 2022

Komisi III Minta Polisi Tindak Tegas dan Berantas Gangster

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni meminta kepada pihak kepolisian untuk menindak tegas dan memberantas gangster.

NEWS | 5 Desember 2022

Tak Bisa Hadiri Pernikahan Kaesang-Erina, Gus Miftah Minta Maaf

Pendakwah Gus Miftah menyatakan permohonan maafnya karena tak bisa hadir dalam acara resepsi pernikahan yang akan digelar pasangan Kaesang-Erina.

NEWS | 5 Desember 2022

Erupsi Semeru, Penerbangan di Bandara Lombok Tak Terdampak

Aktivitas penerbangan di Bandara Lombok, NTB hingga saat ini tidak terdampak erupsi Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

NEWS | 6 Desember 2022

Ubah Keterangan, Ricky Rizal Sebut Ferdy Sambo Tak Gunakan Sarung Tangan

Ricky Rizal mengubah keterangan bahwa terdakwa Ferdy Sambo tidak menggunakan sarung tangan ketika terjadi penembakan terhadap Brigadir J.

NEWS | 5 Desember 2022

Ganjar Targetkan 100 Persen Mal Pelayanan Publik (MPP) di Jateng

Saat ini ada sekitar 103 MPP di Indonesia dan 22 di antaranya di area Jateng. Ditargetkan, sebanyak 13 wilayah di Jateng akan punya MPP tidak lama lagi.

NEWS | 5 Desember 2022

PMI Dirikan 500 Huntara untuk Warga Korban Gempa Cianjur

PMI membangun hunian sementara (huntara) bagi korban gempa Cianjur di tiga desa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat

NEWS | 6 Desember 2022

Hadapi Potensi Gempa, BNPB: Fasum dan Fasos Perlu Diperkuat

BNPB) mengimbau agar fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) perlu diperkuat untuk menghadapi potensi gempa.

NEWS | 6 Desember 2022


TAG POPULER

# Erupsi Semeru


# Rizky Febian


# Bahlil Lahadalia


# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Fajar/Rian Sabet SabetMost Improved Player of The Year dari BWF

Fajar/Rian Sabet SabetMost Improved Player of The Year dari BWF

SPORT | 14 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE