Logo BeritaSatu

5 Strategi Hindari Stunting pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan

Selasa, 13 September 2022 | 17:20 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Seribu hari pertama adalah fase kritis yang sangat menentukan masa depan manusia. Kesehatan dan kecerdasan seorang anak dipengaruhi di fase ini. Karena itu pemberian asupan gizi optimal pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) mutlak diperlukan untuk menghindari stunting.

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo mengatakan, dalam 1.000 HPK kemampuan dasar manusia berkembang. Jika terganggu prosesnya akan terjadi stunting, karena pada fase ini terjadi perkembangan pesat otak manusia yang menentukan banyak hal bagi kehidupan setiap individu.

“Peningkatan upaya promotif dan preventif dalam rangka perbaikan gizi melalui optimalisasi pengasuhan seribu hari kehidupan dan penyiapan perencanaan kehidupan berkeluarga bagi remaja adalah dua hal penting selain dengan memastikan terpenuhinya kebutuhan fisik (gizi) dan mental ibu serta bayi selama masa kehamilan hingga anak menginjak usia dua tahun,” kata Hasto melalui keterangan pers tertulis, Selasa (13/9/2022).

Untuk itu, Hasto menuturkan, ada lima strategi yang bisa dilakukan untuk memaksimalkan 1.000 HPK, agar tercipta generasi yang sehat, unggul, dan berdaya saing:

1.000 HPK jangan sampai terlewat

Banyak yang berpendapat bahwa ukuran fisik, termasuk tubuh pendek, gemuk, dan beberapa penyakit tertentu, disebabkan oleh faktor genetik. Maka timbul anggapan bahwa tidak banyak yang dapat dilakukan untuk memperbaiki atau mengubah kondisi tersebut.

Namun, berbagai bukti ilmiah dari banyak penelitian yang dilakukan oleh lembaga riset gizi dan kesehatan terbaik di dunia, telah mengubah paradigma tersebut.

Ternyata, tubuh pendek, gemuk, penyakit kronis, dan beberapa indikator kualitas hidup lainnya, ditentukan oleh kualitas tumbuh kembang anak di 1.000 HPK dan itu dimulai dengan bagaimana status gizi ibu selama hamil hingga anak berusia 2 tahun.

1.000 HPK juga dikatakan sebagai periode sensitif, karena dampak yang ditimbulkan akan bersifat permanen dan tidak dapat dikoreksi. Dampak tersebut tidak hanya pada pertumbuhan fisik, tetapi juga pada perkembangan mental dan kecerdasannya.

Baca selanjutnya
Nutrisi merupakan titik awal untuk mengoptimalkan 1.000 HPK Proses tumbuh kembang janin ...


hal 1 dari 4 halaman

Halaman: 1234selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Garin Nugroho Terima Gelar Doktor HC dari ISI Surakarta

Garin Nugroho Riyanto menerima gelar Gelar Kehormatan Doctor Honoris Causa dalam bidang Penciptaan Seni Film untuk pertama kalinya dari ISI Surakarta.

NEWS | 6 Desember 2022

Penembak Dog Walker Lady Gaga Divonis 21 Tahun Penjara

Seorang pria yang diketahui telah menembak dog walker Lady Gaga dijatuhi hukuman 21 tahun penjara di Pengadilan Los Angeles.

NEWS | 6 Desember 2022

Total Rumah Rusak Gempa Cianjur Jadi 47.769 Unit

Total rumah rusak akibat gempa Cianjur, Jawa Barat mencapai 47.769 unit, hal ini diungkapkan Asisten Daerah (Asda) II Kabupaten Cianjur Budi Rahayu Toyib.

NEWS | 6 Desember 2022

Basarnas Terus Cari 8 Korban Hilang Akibat Gempa Cianjur

Basarnas terus mencari delapan korban hilang akibat gempa Cianjur, Jawa Barat. Namun, mulai Rabu (7/12/2022), operasi pencarian dilakukan secara pasif.

NEWS | 6 Desember 2022

Gawat, Indonesia Masuk di 25 Negara Paling Mematikan untuk Wisatawan

The Swiftest baru saja mengeluarkan daftar 50 negara paling mematikan untuk wisatawan, di mana Indonesia termasuk dalam 25 negara teratas.

NEWS | 6 Desember 2022

MUI Jabar Buat Surat Edaran Tegaskan Bencana Bukan Azab

MUI Jabar membuat surat edaran yang berisi penegasan bahwa musibah atau bencana alam bukanlah azab dari Tuhan Yang Maha Esa.

NEWS | 6 Desember 2022

Menkumham: RKUHP yang Disahkan Efektif Berlaku Setelah 3 Tahun

Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H. Laoly mengungkapkan, Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP)

NEWS | 6 Desember 2022

Ismail Bolong Jalani Pemeriksaan Kasus Tambang Ilegal Kaltim

Penyidik Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri tengah memeriksa Ismail Bolong terkait kasus tambang ilegal Kalimantan Timur (Kaltim)

NEWS | 6 Desember 2022

Dituduh Hancurkan Barang Bukti Tragedi Itaewon, 2 Mantan Polisi Ditangkap

Dua mantan polisi Korea Selatan ditangkap pada hari Senin (5/12/2022), dengan tuduhan menghancurkan barang bukti dari tragedi Itaewon.

NEWS | 6 Desember 2022

Hendra Sebut Kapolri Minta Kasus Brigadir J Ditangani secara Profesional

Hendra Kurniawan menyebutkan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta agar kasus Brigadir J ditangani secara profesional.

NEWS | 6 Desember 2022


TAG POPULER

# Ricky Rizal


# Kecelakaan Beruntun di Jaktim


# Pernikahan Kaesang


# Piala Dunia 2022


# Gempa Cianjur


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Liga 1: Drama Lima Gol Terjadi Saat Persebaya Lawan Barito

Liga 1: Drama Lima Gol Terjadi Saat Persebaya Lawan Barito

BOLA | 13 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE