Logo BeritaSatu

PBB Sebut Enam Juta Warga Afghanistan Akan Kelaparan

Rabu, 31 Agustus 2022 | 07:30 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

New York, Beritasatu.com- Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) menyatakan enam juta warga Afghanistan berisiko kelaparan saat krisis meningkat. Seperti dilaporkan Al Jazeera, Selasa (30/8/2022), Kepala Kemanusiaan Martin Griffiths mendesak para donor untuk segera memberikan US$770 juta (Rp 11,4 triliun) saat penduduk memerangi kelaparan, perubahan iklim, dan konflik.

Konflik, kemiskinan, guncangan iklim dan kerawanan pangan “telah lama menjadi kenyataan yang menyedihkan” di Afghanistan. Namun Griffiths mengatakan apa yang membuat situasi saat ini “sangat kritis” adalah penghentian bantuan pembangunan skala besar.

“Kemiskinan semakin dalam, populasi masih bertambah, dan otoritas de facto tidak memiliki anggaran untuk berinvestasi di masa depan mereka sendiri. Jelas bagi kami bahwa beberapa dukungan pengembangan perlu dimulai kembali,” ujar Griffiths.

Lebih dari setengah dari 39 juta penduduk Afghanistan membutuhkan bantuan kemanusiaan dan enam juta terancam kelaparan. Lebih dari satu juta anak diperkirakan menderita kekurangan gizi yang paling parah dan mengancam jiwa” dan bisa meninggal tanpa perawatan yang tepat.

“Otoritas de facto Afghanistan juga harus melakukan bagian mereka. Campur tangan dan prosedur birokrasi memperlambat bantuan kemanusiaan ketika sangat dibutuhkan. Pekerja bantuan kemanusiaan perempuan … harus diizinkan bekerja tanpa hambatan dan aman. Dan anak perempuan harus diizinkan untuk melanjutkan pendidikannya,” katanya.

Taliban belum secara resmi diakui oleh pemerintah asing mana pun dan masih dikenai sanksi internasional, yang menurut PBB dan kelompok bantuan, status itu menghambat operasi kemanusiaan di Afghanistan.

Griffiths mengatakan US$ 614 juta (Rp 9,1 triliun) sangat dibutuhkan untuk mempersiapkan musim dingin - termasuk memperbaiki dan meningkatkan tempat penampungan dan menyediakan pakaian hangat dan selimut. Ada juga tambahan US$ 154 juta (Rp 2,2 triliun) untuk menyiapkan makanan dan persediaan lainnya sebelum cuaca membatasi akses ke area tertentu.

Dengan lebih dari 70 persen warga Afghanistan tinggal di daerah pedesaan, Griffiths memperingatkan bahwa jika pertanian dan produksi ternak tidak dilindungi, jutaan jiwa dan mata pencaharian akan terancam, dan kapasitas negara untuk memproduksi makanan sangat rapuh.

Duta Besar Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia menuduh AS dan sekutunya meninggalkan warga Afghanistan untuk menghadapi “kehancuran, kemiskinan, terorisme, kelaparan, dan tantangan lainnya”.

“Alih-alih mengakui kesalahan sendiri dan mendukung pembangunan negara yang hancur, mereka memblokir sumber daya keuangan Afghanistan dan memutuskan bank sentralnya dari SWIFT, sistem dominan untuk transaksi keuangan global,” katanya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Bharada E, Kuat Maruf, dan Bripka RR Kompak Minta Maaf di Persidangan

Terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir J, yakni Bharada E, Kuat Ma'ruf, dan Bripka RR kompak meminta maaf di persidangan. 

NEWS | 28 November 2022

Awasi Pemilu 2024, Bawaslu Bangun Komunitas Digital Pengawas Partisipatif

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI akan membuat komunitas digital pengawas partisipatif.

NEWS | 28 November 2022

Hendra Kurniawan Sempat Mengaku Tertipu oleh Skenario Ferdy Sambo

Agus Nur Patria mengungkapkan, Hendra Kurniawan sempat mengaku tertipu oleh skenario Ferdy Sambo terkait kasus pembunuhan Brigadir J. 

NEWS | 28 November 2022

Korban Gempa Cianjur Akan Direlokasi ke 3 Wilayah Ini

BNPB menyebutkan terdapat tiga wilayah yang menjadi bakal calon lokasi untuk memindahkan rumah-rumah warga yang rusak akibat gempa Cianjur, Jawa Barat.

NEWS | 28 November 2022

Komisi III DPR Puji Langkah Kejagung Sita Aset Benny Tjokro

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengapresiasi langkah Kejagung menyita aset Benny Tjokro yang menjadi terpidana perkara korupsi Jiwasraya dan Asabri.

NEWS | 28 November 2022

Direktur Utama Jakpro Widi Amanasto Dicopot

Pemprov DKI Jakarta selaku pemegang saham utama PT Jakpro memutuskan merombak direksi Jakpro. Dirut Jakpro, Widi Amanasto dicopot dari jabatannya. 

NEWS | 28 November 2022

Rotasi Matra Jadi Pertimbangan Jokowi Pilih Kasal Yudo Margono

Mensesneg Pratikno mengungkapkan salah satu alasan Presiden Jokowi mengusulkan Kasal Laksamana Yudo Margono sebagai calon panglima TNI karena rotasi matra.

NEWS | 28 November 2022

Diguyur Hujan Deras, 4 Ruas Jalan di Jakarta Tergenang

BPBD DKI Jakarta menyatakan empat ruas jalan di Jakarta tergenang akibat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang melanda pada Senin (28/11/2022).

NEWS | 28 November 2022

Update: Pengungsi Korban Gempa Cianjur Capai 100.300 Orang

Bupati Cianjur, Herman Suherman mengatakan total pengungsi akibat gempa Cianjur, Jawa Barat per Senin 28 November 2022 sebanyak 100.300 orang. 

NEWS | 28 November 2022

RSUD Sayang: Korban Gempa Cianjur Terserang ISPA di Pengungsian

Wakil Direktur RSUD Sayang, Neneng Efa Fatimah korban gempa Cianjur terserang infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) di posko pengungsian. 

NEWS | 28 November 2022


TAG POPULER

# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


# Vaksinasi Booster


# Pushbike


# Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Bank Mandiri Konservasi Lahan Mangrove Seluas 500 Hektare

Bank Mandiri Konservasi Lahan Mangrove Seluas 500 Hektare

EKONOMI | kurang dari 1 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE