Logo BeritaSatu

Menlu Retno Sebut Demokrasi Global Sedang Alami Penurunan

Sabtu, 27 Agustus 2022 | 11:16 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Yogyakarta, Beritasatu.com- Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan demokrasi global sedang mengalami penurunan. Mengutip data Democracy Report 2022 yang dirilis V-Dem Institute, kualitas demokrasi dunia saat ini bahkan disebut sama dengan kondisi 30 tahun lalu.

“Pada tahun 2020, negara yang mengalami kenaikan agregat demokrasi hanya 28 negara, sedangkan negara yang mengalami penurunan ada 73. Jadi kalau dirata-rata adalah minus 45. Dibandingkan tahun 2019, minusnya 27. Sementara tahun 2018, minus 18,” kata Retno dalam seminar nasional “Menuju Demokrasi Berkualitas: Tantangan dan Agenda Aksi” di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Sabtu (27/8/2022).

Menurut Menlu Retno, seperti temuan V-Dem Institute, kualitas demokrasi mengalami stagnasi. Pada masa pandemi, muncul pertanyaan apakah negara-negara yang berdemokrasi akan mampu menjawab tantangan masyarakat saat itu yang merespons kesehatan.

“Ada pertanyaan, tampaknya negara-negara yang berdemokrasi tidak mampu merespons pandemi Covid-19. Bahkan tahun lalu, Instute for Democracy and Electoral Assistance (IDEA) menyebut Covid-19 adalah salah satu penyebab dari kemunduran demokrasi,” ujarnya.

Menlu Retno menambahkan, IDEA juga menyebut kebebasan media, supremasi hukum, dan diskriminasi migran. Sejumlah hal itu lah yang menyebabkan kemunduran demokrasi dalam beberapa tahun terakhir.

“Kawasan Asia Tenggara tidak lepas dari tren kemunduran demokrasi tersebut. Kita lihat yang paling obvius adalah Myanmar. Paling tidak satu setengah tahun terakhir, Myanmar mengalami kemunduran yang sangat obvius, dengan adanya kudeta militer terhadap satu pemerintahan yang dipilih dari hasil pemilihan umum,” paparnya.

Menlu Retno menambahkan, Indonesia sebagai rumpun Asia Tenggara yang menginisiasi ASEAAN Leaders Meeeting yang membuahkan 5 konsep khusus, ingin membantu Myanmar keluar dari krisis politik tersebut. Namun terus terang, sampai saat ini, upaya itu belum ada hasil.

“Dari semua cerita pendek itu, satu kesimpulan, democracy globaly is in decline. Namun saya mencoba tetap menjadi orang yang optimis, bahwa kalau mau melihat lagi data, ternyata datanya tidak gelap semua,” paparnya.

Menurut Retno, jika balik lagi ditanya pada rakyat, semua data menyatakan pilihan utama rakyat dunia adalah demokrasi. Masyarakat global tetap percaya terhadap demokrasi.

“Hal ini bisa dilihat dari data Democracy Perception Index tahun 2022 yang menyebutkan 84 % responden global tetap memilih demokrasi untuk negaranya,” tambah Retno.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Update Gempa Cianjur: Korban Meninggal Jadi 334 Jiwa

Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa Cianjur, Jawa Barat, hingga hari ini, Sabtu (3/12/2022) mencapai 334 jiwa.

NEWS | 3 Desember 2022

Banjir Rob Rendam Tiga Kecamatan di Kabupaten Pemalang

Banjir rob yang terjadi di tiga kecamatan di Kabupaten Pemalang berdampak pada 1.272 kepala keluarga (KK) atau 3.900 jiwa.

NEWS | 3 Desember 2022

Gempa Garut, BMKG: Aktivitas dalam Lempeng Indo-Australia

Gempa bumi yang terjadi di Garut merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas dalam lempeng Indo-Australia (intraslab).

NEWS | 3 Desember 2022

Gempa Garut 6,4 M, Warga Cianjur Dibuat Panik Tak Keruan

Warga Cianjur yang masih trauma akibat gempa kembali berhamburan keluar dari dalam rumah dan perkantoran menuju lapangan terbuka, Sabtu (3/12/2022).

NEWS | 3 Desember 2022

Gempa Garut M 6,4 Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Garut terjadi pada Sabtu pukul 16.49 WIB dan dirasakan getarannya di wilayah Garut, Ciamis, Kalapanunggal, Sumur, Tasikmalaya dan Pamoyanan.

NEWS | 3 Desember 2022

Paspampres Perkosa Prajurit, Moeldoko: Tak Ada Toleransi

Moeldoko menilai tidak boleh ada toleransi dalam kasus dugaan perkosaan oleh perwira Paspampres terhadap seorang prajurit wanita.

NEWS | 3 Desember 2022

Pertamina Teken Kontrak Kerja Sama dengan Nippon Yusen Kaisha Senilai Rp 7,7 M

Pertamina International Shipping (PIS) menjalin kerja sama dengan Nippon Yusen Kaisha (NYK) di Tokyo dengan nilai sekitar Rp 7,7 miliar.

NEWS | 3 Desember 2022

Getaran Gempa Garut Buat Panik Warga Sukabumi

Getaran gempa Garut hampir dirasakan oleh seluruh warga Sukabumi, namun belum ada laporan kerusakan.

NEWS | 3 Desember 2022

Masyarakat Padati Tempat Tes PCR Covid-19 di Beijing

Kerumunan orang memadati tempat-tempat tes PCR Covid-19 di Beijing hingga menyebabkan antrean panjang di Ibu Kota China itu.

NEWS | 3 Desember 2022

Hari Guru Nasional, Ini Pesan PGRI untuk Pemerintah

PGRI menitipkan pesan dari para guru kepada Presiden Joko Widodo agar pemerintah saat ini dan akan datang untuk tetap berpihak kepada para guru.

NEWS | 3 Desember 2022


TAG POPULER

# Penumpang Air Asia Diseret


# Tenda Sakinah


# Piala Dunia 2022


# Paspampres Perkosa Kostrad


# Sidang Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Belum Berlatih, Neymar Diragukan Bela Brasil Lawan Korsel

Belum Berlatih, Neymar Diragukan Bela Brasil Lawan Korsel

SEMESTA BOLA 2022 | 6 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE