Logo BeritaSatu

Banjir Bandang di Tiongkok, 16 Orang Tewas dan Puluhan Hilang

Jumat, 19 Agustus 2022 | 07:31 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Beijing, Beritasatu.com- Sejumlah 16 orang tewas dan puluhan lainnya hilang dalam banjir bandang di Tiongkok barat laut. Seperti dilaporkan AFP, Kamis (18/8/20022), hujan tiba-tiba memicu tanah longsor dan menyebabkan sungai berubah arah.

Penyiar CCTV melaporkan, banjir terjadi di daerah pegunungan di daerah Datong di provinsi Qinghai, dan memengaruhi lebih dari 6.200 orang dari enam desa.

"Pada siang hari tanggal 18 Agustus, 16 orang tewas dan 36 orang hilang," tambah CCTV, seraya menyebut upaya penyelamatan sedang berlangsung.

Banjir datang selama musim panas dengan cuaca ekstrem di Tiongkok, dengan beberapa kota mencatat hari-hari terpanas mereka.

Satu umpan video setelah kejadian yang diterbitkan oleh media pemerintah menunjukkan jalan-jalan tertutup lumpur, pohon-pohon tumbang, rumah-rumah yang rusak dan pekerja penyelamat membawa sekop.

Satu "markas garis depan" telah dibentuk untuk mengatur tanggap darurat, menurut laporan media pemerintah.

"Pekerjaan penyelamatan berlangsung dengan tertib," kata laporan itu, seraya menambahkan bahwa hujan deras yang tiba-tiba pada Rabu malam telah memicu situasi tersebut.

Para ilmuwan mengatakan cuaca ekstrem di seluruh dunia telah menjadi lebih sering karena perubahan iklim, dan kemungkinan akan tumbuh lebih intens saat suhu naik.

Banjir parah di Tiongkok selatan pada bulan Juni membuat lebih dari setengah juta orang mengungsi dan menyebabkan kerusakan sekitar US$250 juta (Rp 3,6 triliun).

Pada Rabu, pihak berwenang Tiongkok memperingatkan bahwa hujan lebat juga diperkirakan akan melanda wilayah utara negara itu termasuk ibu kota Beijing dan wwilayah tetangganya Tianjin dan Hebei.

Awal pekan ini, Presiden Xi Jinping meminta para pejabat di provinsi Liaoning timur laut untuk memastikan keselamatan nyawa orang-orang dalam pengendalian banjir.

Sementara itu, jutaan orang di Tiongkok barat daya menghadapi pemadaman listrik bergilir setelah gelombang panas yang menghancurkan menyebabkan krisis pasokan listrik yang memaksa pabrik-pabrik berhenti bekerja.

Provinsi Sichuan sangat bergantung pada bendungan untuk menghasilkan listriknya tetapi panasnya telah menyebabkan waduk mengering, dan memperburuk kekurangan energi.

“Volume air di sungai-sungai besar Sichuan telah turun antara 20 persen dan 50 persen tanpa adanya hujan, menghantam pembangkit listrik tenaga air,” lapor kantor berita negara Xinhua pada Rabu, mengutip pejabat energi provinsi.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Pangkat Bagai Bumi dan Langit Buat Bharada E Takut Tolak Perintah Ferdy Sambo

Pangkat berbeda bagai bumi dan langit membuat Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E takut menolak perintah Ferdy Sambo.

NEWS | 30 November 2022

Ferdy Sambo Bilang ke Bharada E soal Brigadir J Harus Mati

Bharada E mengungkapkan momen Ferdy Sambo menyatakan kepadanya Brigadir J harus mati karena telah melecehkan Putri Candrawathi. 

NEWS | 30 November 2022

Ada Sosok Perempuan Menangis di Momen Sambo dan Putri Bertengkar

Ada sosok perempuan misterius yang menangis ketika Ferdy Sambo dan Putri bertengkar. Bharada E mengaku tidak mengenali perempuan misterius itu.

NEWS | 30 November 2022

Pemilu 2024, Mardani PKS Usul Hak Pilih ASN Dihapus

Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PKS Mardani Ali Sera mengusulkan hak pilih ASN di Pemilu 2024 dihapus baik untuk pilpres, maupun pilkada. 

NEWS | 30 November 2022

Penunjukan Yudo Margono Jadi Panglima TNI Dinilai Sudah Tepat

Ketua Umum DPP Arus Bawah Jokowi (ABJ) Michael Umbas mengatakan penunjukan Laksamana Yudo Margono sebagai calon panglima TNI sudah tepat. 

NEWS | 30 November 2022

Polisi Luruskan soal Mantra di Rumah Keluarga Tewas di Kalideres

Polda Metro Jaya meluruskan soal mantra yang ditemukan di rumah satu keluarga tewas di Kalideres. Mantra tersebut bukan ditulis di buku, melainkan di kain.

NEWS | 30 November 2022

Takut Mobilnya Disenggol Motor, Ferdy Sambo Marahi Bharada E

Bharada E pernah dimarahi Ferdy Sambo selama menjadi sopir mantan Kadiv Propam Polri itu. Ferdy Sambo memarahi Bharada E karena takut mobilnya disenggol motor.

NEWS | 30 November 2022

Profil Yudo Margono, Anak Petani yang Jadi Calon Panglima TNI

Kasal Laksamana TNI Yudo Margono ditunjuk Presiden Jokowi sebagai calon Panglima TNI. Begini profil Yudo Margono yang merupakan anak petani. 

NEWS | 30 November 2022

Paus Doakan Korban Gempa Cianjur, Ridwan Kamil: Hatur Nuhun

Paus Fransiskus mendoakan korban gempa Cianjur. Atas doa Paus Fransiskus, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengucapkan hatur nuhun.

NEWS | 30 November 2022

Serangan Gelombang Dingin di Xinjiang Tewaskan Tujuh Jiwa

Gelombang dingin di Daerah Otonomi Xinjiang telah menewaskan tujuh orang, menurut situs berita Tiongkok yang mengutip otoritas setempat, Rabu (30/11/2022).

NEWS | 30 November 2022


TAG POPULER

# Putri Candrawathi


# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


# Keluarga Dibunuh di Magelang


# Helikopter Jatuh


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Pangkat Bagai Bumi dan Langit Buat Bharada E Takut Tolak Perintah Ferdy Sambo

Pangkat Bagai Bumi dan Langit Buat Bharada E Takut Tolak Perintah Ferdy Sambo

NEWS | 14 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE