Logo BeritaSatu

Junta Myanmar Balas Kecam ASEAN setelah Dikucilkan

Kamis, 18 Agustus 2022 | 10:38 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Naypyidaw, Beritasatu.com- Pemimpin junta Myanmar pada Rabu (17/8/2022) mengecam Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (ASEAN) setelah dikucilkan dari pertemuan regional. Seperti dilaporkan Reuters, pemimpin Myanmar menuduh ASEAN menyerah pada tekanan eksternal.

Anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara telah mengecam junta Myanmar, yang mereka katakan telah gagal membuat kemajuan nyata dalam rencana perdamaian yang disepakati dengan blok 10 negara tahun lalu, termasuk terlibat dengan lawan dan penghentian permusuhan.

Militer Myanmar merebut kekuasaan dari pemerintah terpilih dalam kudeta tahun lalu dan sejak itu menghancurkan perbedaan pendapat dengan kekuatan mematikan. Baru-baru ini, junta telah dikritik karena mengeksekusi aktivis politik dan memenjarakan Aung San Suu Kyi, simbol gerakan oposisi dan demokrasi Myanmar.

ASEAN telah melarang para jenderal Myanmar menghadiri pertemuan regional, dan beberapa anggota mengatakan bulan lalu akan dipaksa untuk memikirkan kembali jalan ke depan kecuali junta menunjukkan kemajuan dalam rencana perdamaian.

"Jika kursi yang mewakili suatu negara kosong, maka itu tidak boleh dicap sebagai KTT ASEAN," kata juru bicara junta Zaw Min Tun pada konferensi pers rutin pada Rabu (17/8), seraya menambahkan bahwa Myanmar sedang bekerja untuk mengimplementasikan rencana perdamaian.

Junta menolak tawaran untuk mengirim perwakilan non-politik ke pertemuan ASEAN.

"Apa yang mereka inginkan adalah agar kita bertemu dan berbicara dengan para teroris," katanya, seraya menggunakan label junta untuk gerakan pro-demokrasi yang telah mengangkat senjata melawan militer.

Junta menyatakan ASEAN melanggar kebijakannya sendiri untuk tidak mencampuri urusan kedaulatan suatu negara sambil menghadapi "tekanan eksternal", tetapi tidak menjelaskan lebih lanjut.

Kementerian Luar Negeri Kamboja, yang saat ini memimpin ASEAN, tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters. Beberapa negara barat termasuk Amerika Serikat dan Inggris telah menjatuhkan sanksi kepada junta Myanmar atas kudeta tersebut.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ganjar Pranowo: Anak Muda Jangan Golput saat Pemilu

Menurut Ganjar Pranowo, suara anak muda di pemilu sangat menentukan masa depan bangsa yang lebih baik.

NEWS | 26 November 2022

Ratusan Warga di Kota Kupang Rebutan Minyak Tanah

Kelangkaan minyak tanah sebabkan ratusan warga rebutan antrean di halaman Polsek Kelapa Lima, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (26/11/2022).

NEWS | 26 November 2022

Jokowi soal Pemimpin Berambut Putih, Pengamat Politik: Ganjar Pranowo

Jokowi mengatakan, ciri-ciri pemimpin yang memikirkan rakyat adalah rambutnya putih. Pengamat politik menilai, ciri-ciri itu adalah Ganjar Pranowo.

NEWS | 26 November 2022

Kasus Gagal Ginjal Akut, Polri Terbitkan DPO Bos CV Samudra Chemical

Polri terus mencari keberadaan bos CV Samudra Chemical yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus gangguan ginjal akut. Sang bos masuk DPO.

NEWS | 26 November 2022

Ganjar Pranowo Bicara Karakter Pemimpin yang Dibutuhkan Indonesia

Ganjar Pranowo menilai untuk menjadi pemimpin di Indonesia, karakter paling penting adalah bisa mengayomi dan selalu mendengarkan aspirasi rakyat.

NEWS | 26 November 2022

Sebut Pemimpin Berambut Putih, Sinyal Kuat Jokowi Dukung Ganjar

Dengan menyembut pemimpin berambut putih di acara Nusantara Bersatu, Presiden Jokowi memberikan sinyal kuat mendukung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024. 

NEWS | 26 November 2022

Mendag: Sail Tidore 2022 Dorong Perekonomian di Maluku Utara

Mendag Zulkifli Hasan menyampaikan, Sail Tidore 2022 merupakan salah satu upaya untuk menjaga perekonomian di kawasan Indonesia Timur.

NEWS | 26 November 2022

Soal Kasus Tambang Ilegal, Kapolri: Kami Mulai dari Ismail Bolong

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan kasus tambang ilegal di Kalimantan Timur (Kaltim) mulai didalami dengan memeriksa Ismail Bolong. 

NEWS | 26 November 2022

Kasus Tambang Ilegal, Polisi Masih Cari Ismail Bolong

Penyidik Dittipidter Bareskrim Polri masih terus mencari keberadaan mantan polisi, Ismail Bolong terkait kasus dugaan suap tambang ilegal di Kaltim. 

NEWS | 26 November 2022

Tim SAR Gabungan Evakuasi 4 Jenazah Korban Gempa Cianjur

Tim SAR gabungan mengevakuasi empat jenazah korban gempa Cianjur, di Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, Sabtu (26/11/2022).

NEWS | 26 November 2022


TAG POPULER

# Kasus Tambang Ilegal


# Henry Yosodiningrat


# Net89


# Tiket KCJB


# PLN


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Ratusan Warga di Kota Kupang Rebutan Minyak Tanah

Ratusan Warga di Kota Kupang Rebutan Minyak Tanah

NEWS | 33 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE