Logo BeritaSatu

Di Zimbabwe, 157 Anak Meninggal Akibat Wabah Campak

Kamis, 18 Agustus 2022 | 07:59 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Harare, Beritasatu.com- Wabah campak di Zimbabwe telah mengakibatkan kematian 157 anak. Seperti dilaporkan AP, Rabu (17/8/2022), sebagian besar anak tidak divaksinasi campak karena keyakinan agama.

Wabah campak pertama kali dilaporkan di provinsi Manicaland timur pada awal April dan sejak itu menyebar ke seluruh bagian negara itu.

“Setidaknya 2.056 kasus telah dilaporkan dan hampir semua kematian adalah anak-anak yang tidak divaksinasi. Kabinet Zimbabwe telah menerapkan undang-undang yang digunakan untuk menanggapi bencana terkait wabah,” kata Menteri Informasi Monica Mutsvangwa.

Pemerintah mengatakan sedang memulai kampanye vaksinasi massal yang menargetkan anak-anak berusia antara 6 bulan dan 15 tahun dan melibatkan para pemimpin tradisional dan agama untuk mendukung upaya tersebut.

Zimbabwe terus memvaksinasi anak-anak terhadap campak bahkan selama puncak pandemi virus corona, tetapi upaya itu terhambat oleh kelompok-kelompok agama yang berkhotbah menentang vaksin. Sekte-sekte Kristen menentang pengobatan modern dan mengatakan kepada anggotanya untuk mengandalkan para nabi yang memproklamirkan diri untuk penyembuhan.

Pertemuan gereja yang telah dilanjutkan setelah pelonggaran pembatasan Covid-19 telah "menyebabkan penyebaran campak ke daerah yang sebelumnya tidak terkena," kata kementerian kesehatan pada pekan lalu.

Campak adalah salah satu penyakit paling menular di dunia dan sebagian besar menyebar di udara melalui batuk, bersin, atau kontak dekat. Gejalanya meliputi batuk, demam, dan ruam kulit, sementara risiko campak parah atau kematian akibat komplikasi tinggi di antara anak-anak yang tidak divaksinasi.

Wabah pada populasi yang tidak divaksinasi dan kekurangan gizi diketahui telah membunuh ribuan orang. Para ilmuwan memperkirakan bahwa lebih dari 90% populasi perlu diimunisasi untuk mencegah wabah campak.

Pada April, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan peningkatan campak di negara-negara rentan sebagai akibat dari gangguan layanan akibat Covid-19.

Pada bulan Juli, UNICEF menyatakan sekitar 25 juta anak di seluruh dunia telah melewatkan imunisasi rutin terhadap penyakit anak yang umum, menyebutnya sebagai "peringatan merah" untuk kesehatan anak.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Komnas HAM Janji Sampaikan Kondisi Kesehatan Lukas Enembe ke KPK

Komnas HAM berjanji bakal menyampaikan aspirasi terkait kondisi kesehatan Lukas Enembe kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

NEWS | 29 September 2022

Laporkan Rizky Billar, Lesti Kejora Bawa Sejumlah Bukti KDRT

Rizky Billar dipolisikan sang istri, penyanyi Lesti Kejora, atas dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

NEWS | 29 September 2022

Diharap Buat Putri Candrawathi Jujur, Ini Kata Febri Diansyah

Febri Diansyah menyambut positif harapan agar bisa membuat Putri Candrawathi dapat berkata jujur terkait kasus pembunuhan Brigadir J.

NEWS | 29 September 2022

Pasien Covid-19 Dirawat di RSDC Wisma Atlet Tersisa 25

Pasien Covid-19 yang dirawat di RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, hingga hari ini Kamis (29/9/2022) tersisa 25 orang.

NEWS | 29 September 2022

Komnas HAM Sebut Kondisi Kesehatan Lukas Enembe Tak Baik

Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik menyatakan bahwa kondisi kesehatan bapak Lukas Enembe sedang tidak dalam keadaan baik.

NEWS | 29 September 2022

Ini Obrolan Lukas Enembe dengan Direktur Penyidikan KPK

Komnas HAM mengungkapkan isi obrolan antara Direktur Penyidikan KPK dengan Lukas Enembe melalui sambungan telepon.

NEWS | 29 September 2022

AS Kerahkan F-15 untuk Jatuhkan Pesawat Tak Berawak Iran

AS mengerahkan jet tempur F-15 untuk menembak jatuh sebuah pesawat tak berawak Iran yang tampaknya menuju pasukan AS di Erbil, Irak.

NEWS | 29 September 2022

Presiden Jokowi Pastikan Pemulihan Ekonomi Indonesia Kuat

Presiden Jokowi menyatakan, pemulihan ekonomi Indonesia relatif kuat dibandingkan negara-negara G-20 lainnya.

NEWS | 29 September 2022

Komunitas Pasien Cuci Darah Dorong Transformasi Kesehatan

Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia mendorong adanya upaya transformasi kesehatan di Indonesia.

NEWS | 29 September 2022

Komisi Yudisial Pastikan Bakal Awasi Sidang Ferdy Sambo

KY memastikan memantau dan mengawasi persidangan perkara dugaan pembunuhan berencana Brigadir J dengan terdakwa Ferdy Sambo dkk.

NEWS | 29 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Komnas HAM Janji Sampaikan Kondisi Kesehatan Lukas Enembe ke KPK

Komnas HAM Janji Sampaikan Kondisi Kesehatan Lukas Enembe ke KPK

NEWS | 5 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings