Logo BeritaSatu

Penyidikan Kasus Pembunuhan Brigadir J Diminta Transparan dan Cermat

Rabu, 17 Agustus 2022 | 20:32 WIB
Oleh : Yustinus Paat / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Aktivis HAM dan pemerhati reformasi sektor keamanan, Swandaru meminta penyidikan kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J atau Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat dilakukan secara transparan dan cermat. Menurut Swandaru, para anggota Polri yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan Brigadir J, perlu dipastikan secara benar keterlibatannya.

"Terkait dengan pemeriksaan terhadap sejumlah personel Polri yang disangkakan menghambat proses penyidikan dan atau tidak profesional dalam mengusut kasus kematian Brigadir J, maka hal tersebut perlu dilakukan secara terbuka, akuntabel dan dijalankan secara fair," ujar Swandaru kepada wartawan, Rabu (17/8/2022).

Dia mengingatkan pemeriksaan kasus ini jangan sampai berjalan secara semena-mena dan diskriminasi. Hal ini mengingat, bisa jadi personel polisi lainnya menjadi korban kebohongan tersangka utama, yakni mantan Kadiv Propam, Irjen Ferdy Sambo.

"Haruslah bertanggung jawab dan tidak boleh ada diskriminasi serta tidak boleh ada upaya kriminalisasi terhadap mereka yang tidak bersalah dan menjadi korban kebohongan Ferdy Sambo," tegasnya.

Swandaru juga berharap semua tim penyidik gabungan Bareskrim Mabes Polri dan Polda Metro Jaya yang awalnya memeriksa kasus kematian Brigadir J, perlu diperiksa dan dievaluasi secara menyeluruh. Menurutnya, Hal ini penting untuk perbaikan institusi Polri ke depannya.

"Jadi, hal ini penting tidak hanya untuk pengungkapan kasus pembunuhan berencana Brigadir J yang sedang ditangani, tetapi juga untuk perbaikan institusi Polri itu sendiri ke depan," kata Swandaru.

Dalam kasus tewasnya Brigadir J, polisi telah menetapkan empat orang sebagai tersangka, yakni Irjen Pol Ferdy Sambo, Bharada E, Bripka RR, dan KM. Keempat tersangka disangkakan dengan Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Dicurigai Bom, Polisi Jepang Hanya Temukan Mainan Orang Dewasa

Polisi Jepang yang menurunkan tim penjinak bahan peledak saat mendapat laporan ada paket mencurigakan, ternyata hanya menemukan “mainan orang dewasa".

NEWS | 6 Oktober 2022

Penjilat Kue HUT TNI Dikurung dalam Rutan Polda Papua Barat

Dua anggota polantas penjilat kue HUT TNI telah dikurung dalam rumah tahanan (rutan) Polda Papua Barat.

NEWS | 6 Oktober 2022

2 Polisi Jilat Kue HUT TNI, Dirlantas Polda Papua Barat Minta Maaf

Dua anggota polantas menjilat kue HUT TNI. Video perbuatan tak terpuji itu menjadi viral di media sosial.

NEWS | 6 Oktober 2022

Iwan Setiawan Minta Camat Antisipasi Geng Motor di Bogor

Iwan Setiawan meminta camat memperketat keamanan wilayah untuk mengantisipasi segala bentuk gangguan keamanan dari geng motor di Bogor.

NEWS | 6 Oktober 2022

KBRI Sofia Promosi Wisata Indonesia di Halte Bus Bulgaria

KBRI Sofia promosi wisata Indonesia di Bulgaria melalui tampilan gambar-gambar di halte bus Kota Sofia.

NEWS | 6 Oktober 2022

Kuota Perempuan Minim, Pendaftaran Panwascam Kota Bekasi Diperpanjang

Pendaftaran panwascam Kota Bekasi diperpanjang, karena kuota keterwakilan perempuan masih minim.

NEWS | 6 Oktober 2022

Tiongkok Keluarkan Peringatan Waspada Gelombang Dingin

Pusat Meteorologi Nasional Tiongkok (NMC) mengeluarkan peringatan kewaspadaan terhadap gelombang dingin di berbagai wilayah negara tersebut.

NEWS | 6 Oktober 2022

Pengguna Layanan MySiloam dan Homecare SILO Semakin Meningkat

PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) mencatat ada peningkatan yang signifikan dalam adopsi platform digital MySiloam selama pandemi Covid-19.

NEWS | 6 Oktober 2022

Istri Lukas Enembe Mangkir, KPK Sampaikan Wanti-wanti

Istri Lukas Enembe, Yulce Wenda dan anaknya, Astract Bona Timoramo Enembe mangkir dari panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

NEWS | 6 Oktober 2022

Kasus Lukas Enembe, KPK Ingatkan Jangan Ada yang Pengaruhi Saksi

KPK mengingatkan agar jangan ada pihak yang memengaruhi saksi untuk tidak menghadiri agenda pemeriksaan terkait kasus Lukas Enembe

NEWS | 6 Oktober 2022


TAG POPULER

# Mamat Alkatiri


# Daftar Korban Meninggal Kanjuruhan


# Lesti Kejora


# Timnas U-17


# Formula E


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Dicurigai Bom, Polisi Jepang Hanya Temukan Mainan Orang Dewasa

Dicurigai Bom, Polisi Jepang Hanya Temukan Mainan Orang Dewasa

NEWS | 8 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings