Logo BeritaSatu

Divonis Ringan, Bahar Smith Cium Bendera Merah Putih

Rabu, 17 Agustus 2022 | 01:32 WIB
Oleh : DAS

Bandung, Beritasatu.com - Terdakwa kasus ujaran informasi bohong atau hoax, Bahar Smith mencium bendera Merah Putih seusai mendengarkan putusan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Bandung yang menghukumnya 6 bulan 15 hari penjara jauh lebih ringan dari tuntutan jaksa, lima tahun penjara.

Bahar mengangkat bendera Merah Putih yang ada di sebelah kanan majelis hakim seraya mengepalkan tangan kanannya. Momen itu langsung disambut oleh para pendukungnya.

Dalam perkara ujaran bohong atau hoax saat berceramah di Kabupaten Bandung, Bahar dituntut hukuman 5 tahun. Ketika divonis enam setengah bulan, Bahar mengaku menerima putusan dari majelis hakim tersebut.

Momen tersebut pun disambut oleh pendukungnya yang berada di ruang sidang.

"Indonesia merdeka, hidup keadilan!" kata Bahar Smith saat mengangkat bendera Merah Putih di PN Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (16/8/2022).

Setelah itu, Bahar Smith duduk kembali di kursi peradilan dan mendengarkan nasihat hakim setelah membacakan vonis.

Hakim Ketua Dodong Rusdani meminta Bahar agar menyaring kembali ucapannya ketika mengisi ceramah.

Menurut Dodong, putusan itu diberikan sebagai peringatan kepada penceramah tersebut guna menghindari persoalan di kemudian hari.

"Mohon sekiranya yang bisa jadi persoalan, dibicarakan dahulu dengan tim kuasa hukum, dan disaring dengan tim kuasa hukum supaya tidak menjadi persoalan, ya," kata Dodong.

Bahar Smith terseret ke meja hijau karena ujarannya dalam sebuah ceramah terkait dengan Rizieq Shihab yang dipenjara karena menggelar Maulid Nabi. Ujaran itu disampaikan Bahar saat mengisi ceramah di Kabupaten Bandung pada Desember 2021.

Bahar Smith menyerukan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Pancasila sebagai dasar negara adalah harga mati.

"Indonesia merdeka, merdeka, merdeka, NKRI harga mati, harga mati, Pancasila harga mati," kata Bahar di hadapan pendukungnya saat menaiki mobil tahanan kejaksaan.

Menurutnya, vonis enam bulan 15 hari yang lebih ringan dari tuntutan jaksa itu merupakan pertanda bahwa keadilan masih ada di Tanah Air. Sebelumnya jaksa penuntut umum menuntut Bahar untuk dihukum selama lima tahun penjara.

"Besok adalah hari kemerdekaan, mudah-mudahan Indonesia selalu merdeka," kata Bahar.

Selain itu, ia pun berterima kasih kepada pihak kepolisian yang selalu menjaga keamanan selama proses persidangannya dari awal hingga akhir.

"Saya serukan kepada seluruh jamaah pulang dengan tertib, pulang dengan aman," katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Komnas HAM: Hak Kesehatan Lukas Enembe Harus Diperhatikan

Komnas HAM menegaskan bahwa hak kesehatan terhadap Gubernur Papua Lukas Enembe harus tetap menjadi perhatian semua pihak.

NEWS | 29 September 2022

SMRC: Ganjar, Anies, dan Prabowo Beri Efek Positif pada Elektabilitas PDIP

Elektabilitas PDIP mengalami peningkatan signifikan apabila mengusung Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, termasuk Prabowo Subianto sebagai capres.

NEWS | 29 September 2022

Putin Besok Resmikan Bergabungnya 4 Wilayah Ukraina ke Rusia

Presiden Putin akan mengadakan upacara penandatanganan di Kremlin pada Jumat besok untuk menambahkan empat wilayah Ukraina ke Rusia.

NEWS | 29 September 2022

Ketua Komisi X DPR Ungkap Penyebab RUU Sisdiknas Batal Masuk Prolegnas 2023

Ketua Komisi X DPR Saiful Huda mengungkap beberapa penyebab sehingga RUU Sisdiknas diputuskan tidak dimasukkan dalam Prolegnas Prioritas 2023.

NEWS | 29 September 2022

SMRC: Ganjar Paling Berpengaruh Tingkatkan Suara PDIP di 2024

SMRC mencatat Ganjar Pranowo akan memberikan pengaruh paling positif bagi peningkatan suara PDIP dalam Pemilu 2024.

NEWS | 29 September 2022

Jokowi: Jangan Gunakan APBN dan APBD untuk Produk Impor

Presiden Jokowi mengingatkan agar dana APBN dan APBD yang berasal dari rakyat tidak digunakan untuk membeli produk impor.

NEWS | 29 September 2022

Dilaporkan Lesti Kejora, Rizky Billar Segera Diperiksa Polisi

Rizky Billar bakal diperiksa polisi setelah dilaporkan istrinya, Lesti Kejora terkait dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

NEWS | 29 September 2022

Komnas HAM Janji Sampaikan Kondisi Kesehatan Lukas Enembe ke KPK

Komnas HAM berjanji bakal menyampaikan aspirasi terkait kondisi kesehatan Lukas Enembe kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

NEWS | 29 September 2022

Laporkan Rizky Billar, Lesti Kejora Bawa Sejumlah Bukti KDRT

Rizky Billar dipolisikan sang istri, penyanyi Lesti Kejora, atas dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

NEWS | 29 September 2022

Diharap Buat Putri Candrawathi Jujur, Ini Kata Febri Diansyah

Febri Diansyah menyambut positif harapan agar bisa membuat Putri Candrawathi dapat berkata jujur terkait kasus pembunuhan Brigadir J.

NEWS | 29 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Ini Dugaan Penyebab Perpecahan Rumah Tangga Lesti dan Rizky Billar

Ini Dugaan Penyebab Perpecahan Rumah Tangga Lesti dan Rizky Billar

LIFESTYLE | 6 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings