Logo BeritaSatu

KPAI Kecam Pencabulan 20 Santriwati di Kabupaten Bandung

Rabu, 17 Agustus 2022 | 00:35 WIB
Oleh : Maria Fatina Bona / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengencam kekerasan seksual atau pencabulan terhadap 20 santriwati di sebuah pondok pesantren (ponpes) di Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

"Saya mengecam kekerasan seksual yang diduga terjadi di salah satu pondok pesantren di Katapang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat dengan terduga pelaku pimpinan ponpes dan korban santriwati sebanyak 20 orang," kata Komisioner KPAI, Retno Listyarti saat dihubungi Beritasatu.com, Selasa (16/8/2022).

Retno menuturkan KPAI mendorong perlindungan dan pendampingan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) dan atau P2TP2A setempat terhadap para korban termasuk pemenuhan hak rehabilitasi psikologi bagi para korban.

Selain itu, KPAI mendesak Kementerian Agama (Kemenag) untuk segera membuat peraturan menteri agama (PMA) tentang pencegahan dan penanggulangan kekerasan di satuan pendidikan.

"Salah satu kehadiran negara adalah membuat regulasi, karena perlindungan anak yang terbaik adalah dengan membangun sistem pencegahan yang kuat," ucapnya.

Retno menuturkan, Kemenag sampai hari ini belum memiliki PMA terkait pencegahan dan penanggulangan kekerasan di satuan pendidikan, baik di madrasah dan pondok pesantren.

Dikatakan Retno, satuan pendidikan berasrama, seharusnya ada sistem pencegahan, sistem pengawasan dan sistem pengaduan yang melindungi korban dan saksi. Dalam hal ini, satuan pendidikan berasrama pengawasannya harus ketat karena pengasuhan peserta didik dipindahkan kepada institusi atau lembaga pendidikan tersebut. Dengan demikian, satuan pendidikan wajib melindungi anak-anak atau peserta didiknya.

Sebagaimana diketahui, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) sudah memiliki Permendikbud Nomor 82 Tahun 2015 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan.

"Sudah ada aturan saja masih terjadi kekerasan seksual, apalagi jika tidak ada," ujar Retno.

Mantan kepala sekolah SMAN 3 Jakarta ini menambahkan, kasus kekerasan seksual sudah bertahun-tahun terjadi dan tak pernah bisa terungkap karena pelaku memiliki relasi kuasa terhadap korban. Dalam hal ini, pelaku merupakan seorang yang dianggap terhormat dan mulia karena pengetahuan agamanya. Hal itu membuat tak mudah bagi korban anak di bawah umur untuk bicara atau melapor karena khawatir tidak dipercaya.

"Khawatir juga kalau prestasi belajarnya akan dipermasalahkan oleh pelaku yang memang memiliki relasi kuasa tinggi atas korban," urainya.

Selain itu, kemungkinan besar korban merasa malu dan merasa hal ini adalah aib yang harus ditutupi. Retno menuturkan, dengan korban tidak bicara atau melapor, maka pelaku akan melanjutkan kekerasan seksualnya. Bahkan makin berani dan akan melakukan juga pada korban-korban lain.

Hal ini terjadi karena pelaku merasa aman dan tidak akan pernah ada efek jera jika belum diproses hukum.

"Hukum harus ditegakan, korban harus mendapatkan keadilan. Melaporkan pelaku berarti juga menghentikan ada korban lain," tegas Retno.

Selanjutnya, Retno menegaskan, perlindungan terhadap anak tidak hanya menjadi tanggung jawab negara, namun juga menjadi tanggung jawab masyarakat, orang tua, bahkan anak itu sendiri.

Untuk itu, semua pihak harus berpartisipasi melindungi anak-anak Indonesia dari berbagai bentuk kekerasan termasuk kekerasan seksual.

"Ketika menitipkan anak-anak untuk belajar di pondok pesantren, maka para orang tua wajib memastikan bahwa anaknya akan aman dan terlindungi selama berada di ponpes atau sekolah berasrama lainnya," ucapnya.

"Pastikan orang tua dapat memantau perkembangan anak-anaknya termasuk kesehatan mental anak-anak mereka, baik secara daring maupun luring," tegasnya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Menko Luhut Cek Persiapan Pernikahan Kaesang Pangarep-Erina

Jelang pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono, Luhut Binsar Pandjaitan, mendatangi kediaman Erina, Sabtu (3/12/2022) sore.

NEWS | 4 Desember 2022

Moeldoko: Penyandang Disabilitas Butuh Pemenuhan Hak, Bukan Dikasihani

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyampaikan, penyandang disabilitas memiliki hak yang sama dengan warga negara lainnya.

NEWS | 4 Desember 2022

Erick Thohir Bicara Peluang Indonesia Bidding Rumah Piala Dunia

Erick Thohir berbicara tentang peluang Indonesia mengikuti bidding tuan rumah Piala Dunia.

NEWS | 4 Desember 2022

Berita Gempa Garut dan Piala Dunia 2022 Terpopuler

Berita mengenai gempa Garut yang sempat membuat warga panik dan babak 16 besar Piala Dunia 2022 menjadi terpopuler di Beritasatu.com dalam 24 jam terakhir.

NEWS | 4 Desember 2022

Minggu, Sebagian Wilayah Indonesia Diguyur Hujan Lebat

BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) memprakirakan sebagian wilayah di Indonesia berpotensi diguyur hujan lebat pada Minggu.

NEWS | 4 Desember 2022

Pemprov DKI Pastikan Kesempatan Kerja bagi Penyandang Disabilitas di BUMD

Pemprov DKI Jakarta wajib menyerap dua persen penyandang disabilitas dari jumlah pegawai negeri sipil atau PNS.

NEWS | 4 Desember 2022

ADDI Bantah Bencana Alam Akibat Tidak Terapkan Sistem Khilafah

ADDI membantah pandangan kelompok radikal yang menyebut bahwa bencana alam yang terjadi di Tanah Air akibat pemerintah tidak menerapkan sistem khilafah.

NEWS | 4 Desember 2022

Status Tanggap Darurat Gempa Cianjur Diperpanjang Lagi

Status tanggap darurat bencana gempa Cianjur, kembali diperpanjang untuk ketiga kalinya. Harapannya, seluruh korban bisa ditemukan seluruhnya.

NEWS | 4 Desember 2022

Update Gempa Cianjur: Jumlah Rumah Rusak 35.601 Unit

Hingga hari ini Sabtu (3/12/2022) total jumlah rumah yang rusak akibat gempa Cianjur, Jawa Barat, mencapai 35.601 unit.

NEWS | 3 Desember 2022

BPBD Jabar: Tiga Kecamatan Terdampak Gempa Garut

BPBD Jabar menyatakan, tiga kecamatan di Kabupaten Garut terdampak gempa Garut berkekuatan magnitudo (M) 6,1, Sabtu (3/12/2022) petang.

NEWS | 3 Desember 2022


TAG POPULER

# Penumpang Air Asia Diseret


# Tenda Sakinah


# Piala Dunia 2022


# Paspampres Perkosa Kostrad


# Sidang Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Investor Masuk ke IKN Kuartal II 2023, Siapa Saja?

Investor Masuk ke IKN Kuartal II 2023, Siapa Saja?

EKONOMI | kurang dari 1 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE