Logo BeritaSatu

Trump Tolak Jawab Interogasi Kejaksaan Agung New York

Kamis, 11 Agustus 2022 | 11:07 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Washington, Beritasatu.com- Mantan presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menolak untuk menjawab pertanyaan di bawah sumpah saat hadir di hadapan jaksa agung negara bagian New York dalam investigasi atas urusan bisnisnya.

Seperti dilaporkan Al Jazeera, Rabu (10/8/2022), investigasi sipil yang berjalan lama sedang menyelidiki apakah perusahaan mantan presiden menyesatkan pemberi pinjaman dan otoritas pajak dalam menilai aset.

Trump telah muncul di kantor Jaksa Agung negara bagian Letitia James pada Rabu pagi untuk bersaksi dalam penyelidikan sipil jangka panjang atas keuangan Organisasi Trump.

"Saya menolak untuk menjawab pertanyaan di bawah hak dan hak istimewa yang diberikan kepada setiap warga negara di bawah Konstitusi Amerika Serikat," kata Trump.

Amandemen Kelima Konstitusi AS memberikan hak untuk tetap diam ketika ditanyai oleh pihak berwenang untuk melindungi diri dari tuduhan.

Deposisi Trump di New York terjadi kurang dari dua hari setelah agen FBI menggeledah rumahnya di Florida sebagai bagian dari penyelidikan terpisah untuk mencari kemungkinan kesalahan penanganan dokumen rahasia oleh mantan presiden, menurut beberapa media AS.

Jaksa Agung New York meluncurkan penyelidikan sipil pada 2019 setelah mantan pengacara pribadi Trump Michael Cohen bersaksi di Kongres bahwa mantan presiden melebih-lebihkan asetnya "ketika itu memenuhi tujuannya".

James mengatakan dalam pengajuan pengadilan bahwa kantornya telah menemukan bukti "signifikan" bahwa perusahaan Trump "menggunakan penilaian aset yang curang atau menyesatkan untuk mendapatkan sejumlah manfaat ekonomi, termasuk pinjaman, pertanggungan asuransi, dan pengurangan pajak."

Sebelumnya, Trump akan mencalonkan diri sebagai presiden lagi pada tahun 2024. Dia telah menolak penyelidikan New York, penyelidikan federal dan komite kongres yang menyelidiki serangan 6 Januari 2021 di Capitol oleh para pendukungnya sebagai bermotif politik.

Pada Rabu, Trump mengulangi bahwa dia "tidak melakukan kesalahan." Dia menekankan tanpa bukti bahwa otoritas federal, jaksa negara bagian dan apa yang dia sebut "media berita palsu" menargetkannya dengan tuduhan yang tidak berdasar.

"Jika ada pertanyaan dalam pikiran saya, penggerebekan rumah saya, Mar-a-Lago, pada hari Senin oleh FBI, hanya dua hari sebelum deposisi ini, menghapus segala ketidakpastian," kata Trump.

Trump dimakzulkan dua kali sebagai presiden, termasuk pada awal 2021 karena menghasut kerusuhan di US Capitol ketika legislator mengesahkan kemenangan pemilihan Biden. Namun dia dibebaskan oleh Senat dalam pemungutan suara di sepanjang garis partai.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

DPR: Data Desa Presisi Penting untuk Wujudkan Kesejahteraan

Anggota DPR dari Fraksi PDIP Rieke Diah Pitaloka menegaskan pentingnya data desa presisi untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara merata dan adil.

NEWS | 30 November 2022

Menangis Saat Disuruh Menembak, Bharada E: Tuhan Ubahlah Rencana Pak Sambo

Bharada E menangis saat disuruh menembak Brigadir J. Bahkan, Bharada E sempat berdoa agar Tuhan mengubah rencana Ferdy Sambo.

NEWS | 30 November 2022

Trauma, Petani Cianjur Korban Gempa Belum Kembali ke Sawah

Mayoritas petani di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, masih enggan kembali menggarap sawah karena merasa trauma dengan kejadian gempa Cianjur.

NEWS | 30 November 2022

Pangkat Bagai Bumi dan Langit Buat Bharada E Takut Tolak Perintah Ferdy Sambo

Pangkat berbeda bagai bumi dan langit membuat Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E takut menolak perintah Ferdy Sambo.

NEWS | 30 November 2022

Ferdy Sambo Bilang ke Bharada E soal Brigadir J Harus Mati

Bharada E mengungkapkan momen Ferdy Sambo menyatakan kepadanya Brigadir J harus mati karena telah melecehkan Putri Candrawathi. 

NEWS | 30 November 2022

Ada Sosok Perempuan Menangis di Momen Sambo dan Putri Bertengkar

Ada sosok perempuan misterius yang menangis ketika Ferdy Sambo dan Putri bertengkar. Bharada E mengaku tidak mengenali perempuan misterius itu.

NEWS | 30 November 2022

Pemilu 2024, Mardani PKS Usul Hak Pilih ASN Dihapus

Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PKS Mardani Ali Sera mengusulkan hak pilih ASN di Pemilu 2024 dihapus baik untuk pilpres, maupun pilkada. 

NEWS | 30 November 2022

Penunjukan Yudo Margono Jadi Panglima TNI Dinilai Sudah Tepat

Ketua Umum DPP Arus Bawah Jokowi (ABJ) Michael Umbas mengatakan penunjukan Laksamana Yudo Margono sebagai calon panglima TNI sudah tepat. 

NEWS | 30 November 2022

Polisi Luruskan soal Mantra di Rumah Keluarga Tewas di Kalideres

Polda Metro Jaya meluruskan soal mantra yang ditemukan di rumah satu keluarga tewas di Kalideres. Mantra tersebut bukan ditulis di buku, melainkan di kain.

NEWS | 30 November 2022

Takut Mobilnya Disenggol Motor, Ferdy Sambo Marahi Bharada E

Bharada E pernah dimarahi Ferdy Sambo selama menjadi sopir mantan Kadiv Propam Polri itu. Ferdy Sambo memarahi Bharada E karena takut mobilnya disenggol motor.

NEWS | 30 November 2022


TAG POPULER

# Putri Candrawathi


# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


# Keluarga Dibunuh di Magelang


# Helikopter Jatuh


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Menpora Tunggu Rekomendasi FIFA soal Kelanjutan Liga 1 Indonesia

Menpora Tunggu Rekomendasi FIFA soal Kelanjutan Liga 1 Indonesia

BOLA | 7 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE