Logo BeritaSatu

6 Terdakwa Pengeroyok Ade Armando Mengaku Terpancing Teriakan Provokatif

Rabu, 10 Agustus 2022 | 23:41 WIB
Oleh : Robby Kurniawan / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Enam terdakwa pengeroyok Ade Armando mengaku mendengar teriakan massa yang bernada provokatif. Teriakan itu yang membuat mereka terpancing ikut mengeroyok pegiat media sosial tersebut.

Demikian diungkapkan keenam terdakwa dalam sidang lanjutan perkara dugaan pengeroyokan terhadap Ade Armando yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus), Rabu (10/8/2022).

Mulanya, Ketua Majelis Hakim Dewa Ketut Kartana menanyakan alasan para terdakwa mengeroyok Ade Armando. Keenam terdakwa menjawab pertanyaan tersebut secara bergantian yang diawali dengan terdakwa Marcos Iswan.

Marcos mengatakan, awalnya dirinya datang ke depan Gedung DPR RI untuk ikut aksi unjuk rasa yang digelar ratusan mahasiswa pada 11 April 2022. Saat tiba di lokasi demonstrasi, Marcos mengaku mendengar teriakan massa yang menyebut nama Ade Armando.

"Ada suara ibu-ibu, Ade Armando, Ade Armando. Kemudian saya mencoba mendatangi kericuhan itu dan secara spontan melakukan penendangan tetapi tidak kena. Karena ramai orang saat itu, saya terdorong keluar kumpulan massa," kata Marcos.

Senada dengan Marcos, terdakwa Komar juga mengaku ikut memukuli Ade Armando karena mendengar suara provokatif di lokasi kejadian.

"Pukul dua kali (Ade Armando) tetapi kena atau enggak, saya enggak tahu, karena massa terlalu banyak saat itu," tutur komar saat bersaksi di depan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Demikian juga dengan terdakwa Abdul Latif yang ikut memukuli Ade Armando karena mendengar teriakan provokatif.

"Saya memukul sekali di bagian pelipis, kemudian saya mundur dan saya pun kena pukulan," kata Abdul Latif.

Sama dengan diungkapan tiga terdakwa lainnya, terdakwa Al Fikri Hidayatullah, Dhia Ul Haq dan Muhammad Bagja juga mengaku tidak berniat untuk membuat kericuhan di lokasi aksi unjuk rasa mahasiswa.

Diketahui, jaksa penuntut umum mendakwa keenam terdakwa dengan Pasal 170 ayat (2) ke-1 KUHP sebagaimana dakwaan primer dan Pasal 170 ayat (1) KUHP.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Bisnis Kopi Rempah Milik Polisi di Blitar Tembus Mancanegara

Seorang anggota Polisi Polsek Ponggok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Aipda Jauhari Fitrianto (40) sukses menggeluti bisnis olahan kopi rempah.

NEWS | 27 November 2022

Berkedok Indekos, Satpol PP Depok Gerebek Prostitusi Online

Satpol PP Kota Depok melakukan penertiban dan penggerebekan terhadap sejumlah lokasi yang disinyalir menjadi tempat prostitusi online, Sabtu (26/11/2022).

NEWS | 27 November 2022

Top 5 News: Jokowi Ingatkan Relawan hingga Update Gempa Cianjur

Rangkuman artikel viral edisi Jumat dan Jokowi ingatkan relawan merupakan dua dari lima berita terpopuler (top 5 news) Beritasatu.com.

NEWS | 27 November 2022

Tim DVI Polri Kesulitan Identifikasi Korban Gempa Cianjur

Tim DVI Polri kesulitan mengidentifikasi korban gempa Cianjur karena fasilitas pemeriksaan yang terbatas dan kondisi jenazah yang sudah rusak.

NEWS | 27 November 2022

Pemimpin Taiwan Tsai Ing-wen Mundur dari Ketua Partai Progresif Demokratik

Pemimpin Taiwan Tsai Ing-wen mundur dari ketua Partai Progresif Demokratik yang berkuasa.

NEWS | 26 November 2022

Pramono Anung Ingatkan Kader PDIP Target Hattrick pada Pemilu 2024

Pramono Anung mengingatkan seluruh jajaran kader PDIP soal target meraih hattrick atau tiga kali kemenangan berturut-turut pada Pemilu 2024.

NEWS | 26 November 2022

Wamenag Ingatkan Santri Siap Hadapi Tantangan Baru

Wakil Menteri Agama mengingatkan bahwa zaman terus berubah dan santri harus menghadapi tantangan tantangan baru masa kini.

NEWS | 26 November 2022

PT KAI Pastikan Tak Ada Korban di Gerbong Anjlok di Kampung Bandan

PT KAI Kereta Api Commuter memastikan tak ada korban jiwa dalam peristiwa gerbong anjlok kereta rel listrik (KRL) di sekitaran stasiun Kampung Bandan.

NEWS | 26 November 2022

Platform Merdeka Mengajar: 1,6 Juta Guru Belajar dan Berbagi

Lebih dari 1,6 juta guru di seluruh Indonesia terkoneksi untuk saling belajar dan berbagi melalui platform Merdeka Mengajar.

NEWS | 26 November 2022

Dian Meninggal Terakhir di Keluarga Tewas di Kalideres, Jasad Ibu Termumifikasi

Kombes Hengki Haryadi mengatakan, diduga yang terakhir meninggal dunia dari sekeluarga tewas di Kalideres, Jakarta Barat, adalah korban bernama Dian (40).

NEWS | 26 November 2022


TAG POPULER

# Kasus Tambang Ilegal


# Henry Yosodiningrat


# Net89


# Tiket KCJB


# PLN


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Ribuan Pelari Ramaikan Highlands Half Marathon di Sentul City

Ribuan Pelari Ramaikan Highlands Half Marathon di Sentul City

SPORT | 7 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE