Logo BeritaSatu

Ke Bareskrim, LPSK Koordinasi soal Justice Collaborator Bharada E

Selasa, 9 Agustus 2022 | 08:47 WIB
Oleh : Steve Yanto, Heru Yustanto / BW

Jakarta, Beritasatu.com – LPSK atau Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban mengagendakan ke Bareskrim Polri pada Selasa (9/8/2022), untuk menemui Bhayangkara Dua Polri Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E dalam rangka koordinasi terkait dengan justice collaborator (JC).

"Di Bareskrim pukul 10.00 WIB," kata Wakil Ketua LPSK Erwin Partogi kepada wartawan saat dikonfirmasi melalui pesan tertulis di Jakarta.

Selain menemui Bharada E di Bareskrim, LPSK juga mengagendakan bertemu dengan penyidik untuk berkoordinasi tentang JC dengan pemohon Bharada E.

Pada waktu yang sama, kata Erwin, LPSK juga mengagendakan mendatangi Putri Chandrawathi, istri mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo, di rumahnya, Jalan Saguling, Duren Tiga, Jakarta Selatan. "Iya (ke rumah Putri)," kata Erwin.

Tim yang melakukan koordinasi dengan Mabes Polri dipimpin Wakil Ketua LPSK Achmadi, sementara satu tim lagi melakukan asesmen kepada istri Irjen Ferdy Sambo.

Sebelumnya, Bharada E melalui kuasa hukumnya resmi mengajukan surat tertulis permohonan menjadi JC guna mendapatkan perlindungan dari LPSK sebagai saksi.

Tim pengacara Bharada E, Muhammad Burhanuddin, Senin (8/8/2022), menegaskan bahwa Bharada E merupakan saksi kunci yang mau mengungkap fakta yang sebenarnya dan mengungkap pelaku tindak pidana lain yang terkait dengan dirinya dan sepengetahuannya.

Oleh karena itu, pihak Bharada E berharap LPSK dapat beri perlindungan kepada Bharada E, baik dipindahkan ke tahanan lain atau bentuk perlindungan lainnya yang akan diputuskan oleh LPSK.

"Jadi, harapannya, bisa diterima permohonan justice collaborator-nya dan dilindungi oleh LPSK," kata Burhanuddin.

Sebelumnya dikatakan oleh Ketua LPSK Hasto A Suroyo, Bharada E yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kematian Brigadir J masih bisa dilindungi oleh pihaknya selama bersedia menjadi justice collaborator atau saksi pelaku yang bekerja sama.

"Kalau ditetapkan sebagai tersangka, LPSK tidak ada kewenangan lagi memberikan perlindungan, kecuali yang bersangkutan bersedia menjadi justice collaborator," kata Hasto saat dihubungi di Jakarta, Kamis (4/8/2022).

Tersangka Baru
Polri bakal mengumumkan tersangka baru kasus meninggalnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J di Mabes Polri pada Selasa (9/8/2022) sore.

"Insyaallah, sore ini," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo.

Dikatakan Dedi Prasetyo, pengumuman tersangka ketiga akan disampaikan secara resmi oleh Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri. "Iya, betul (diumumkan oleh Kapolri)," kata Dedi.

Disampaikan pula oleh jenderal bintang dua itu bahwa pengumuman direncanakan di atas pukul 16.00 WIB.

"(Diumumkan) di atas pukul 16.00 WIB, coba koordinasi dengan kepala biro nanti sampaikan kepada teman-teman (media)," kata Dedi.

Dalam kasus ini, Tim Penyidik Tim Khusus Bareskrim Polri telah menetapkan dua orang tersangka dalam kasus pembunuhan Brigadir J di Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Tersangka pertama ditetapkan pada hari Rabu (3/8/2022) adalah Bhayangkara Dua Polri Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E, disangkakan dengan Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP.

Tersangka kedua, ditahan pada hari Minggu (7/8/2022), Brigadir Ricky Rizal atau Brigadir RR, disangkakan dengan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana juncto Pasal 338 jo. Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP.

Kasus ini yang tadinya dilaporkan sebagai peristiwa tembak-menembak menjadi peristiwa pembunuhan setelah Bharada E mengubah kesaksiannya dan mengajukan diri sebagai justice collaborator kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Dalam kasus ini, Polri juga memeriksa 25 anggota Polri karena melanggar prosedur penanganan olah tempat kejadian perkara (TKP), empat di antaranya di amankan di tempat khusus di Mako Brimob untuk pemeriksaan intensif, salah satunya Irjen Pol Ferdy Sambo, mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri.

Peristiwa tewasnya Brigadir J terjadi pada hari Jumat (8/7/2022) di rumah dinas Irjen Pol Ferdy Sambo.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Mekopolhukam) Mahfud MD menyebutkan ada tiga tersangka dalam kasus tewasnya Brigadir J.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: ANTARA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Menangis Saat Disuruh Menembak, Bharada E: Tuhan Ubahlah Rencana Pak Sambo

Bharada E menangis saat disuruh menembak Brigadir J. Bahkan, Bharada E sempat berdoa agar Tuhan mengubah rencana Ferdy Sambo.

NEWS | 30 November 2022

Trauma, Petani Cianjur Korban Gempa Belum Kembali ke Sawah

Mayoritas petani di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, masih enggan kembali menggarap sawah karena merasa trauma dengan kejadian gempa Cianjur.

NEWS | 30 November 2022

Pangkat Bagai Bumi dan Langit Buat Bharada E Takut Tolak Perintah Ferdy Sambo

Pangkat berbeda bagai bumi dan langit membuat Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E takut menolak perintah Ferdy Sambo.

NEWS | 30 November 2022

Ferdy Sambo Bilang ke Bharada E soal Brigadir J Harus Mati

Bharada E mengungkapkan momen Ferdy Sambo menyatakan kepadanya Brigadir J harus mati karena telah melecehkan Putri Candrawathi. 

NEWS | 30 November 2022

Ada Sosok Perempuan Menangis di Momen Sambo dan Putri Bertengkar

Ada sosok perempuan misterius yang menangis ketika Ferdy Sambo dan Putri bertengkar. Bharada E mengaku tidak mengenali perempuan misterius itu.

NEWS | 30 November 2022

Pemilu 2024, Mardani PKS Usul Hak Pilih ASN Dihapus

Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PKS Mardani Ali Sera mengusulkan hak pilih ASN di Pemilu 2024 dihapus baik untuk pilpres, maupun pilkada. 

NEWS | 30 November 2022

Penunjukan Yudo Margono Jadi Panglima TNI Dinilai Sudah Tepat

Ketua Umum DPP Arus Bawah Jokowi (ABJ) Michael Umbas mengatakan penunjukan Laksamana Yudo Margono sebagai calon panglima TNI sudah tepat. 

NEWS | 30 November 2022

Polisi Luruskan soal Mantra di Rumah Keluarga Tewas di Kalideres

Polda Metro Jaya meluruskan soal mantra yang ditemukan di rumah satu keluarga tewas di Kalideres. Mantra tersebut bukan ditulis di buku, melainkan di kain.

NEWS | 30 November 2022

Takut Mobilnya Disenggol Motor, Ferdy Sambo Marahi Bharada E

Bharada E pernah dimarahi Ferdy Sambo selama menjadi sopir mantan Kadiv Propam Polri itu. Ferdy Sambo memarahi Bharada E karena takut mobilnya disenggol motor.

NEWS | 30 November 2022

Profil Yudo Margono, Anak Petani yang Jadi Calon Panglima TNI

Kasal Laksamana TNI Yudo Margono ditunjuk Presiden Jokowi sebagai calon Panglima TNI. Begini profil Yudo Margono yang merupakan anak petani. 

NEWS | 30 November 2022


TAG POPULER

# Putri Candrawathi


# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


# Keluarga Dibunuh di Magelang


# Helikopter Jatuh


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Menangis Saat Disuruh Menembak, Bharada E: Tuhan Ubahlah Rencana Pak Sambo

Menangis Saat Disuruh Menembak, Bharada E: Tuhan Ubahlah Rencana Pak Sambo

NEWS | 48 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE