Logo BeritaSatu

Mendadak, Tim Pengacara Bharada E Jadi Irit Bicara di LPSK

Senin, 8 Agustus 2022 | 19:16 WIB
Oleh : Mikael Niman / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Pengacara Bharada E, Deolipa Yumara dan Burhanuddin, mendadak irit bicara saat ditemui di gedung Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Jakarta Timur. Pertanyaan awak media massa yang dianggap masuk ke dalam ranah penyidikan, tidak akan dijawab. Hal ini, sangat berbeda saat awak media massa bertanya kepada Deolipa saat awal hari pertama ditunjuk sebagai pengacara Bharada E.

Kemarin, semua pertanyaan dijawab dengan lugas, mulai dari adanya ancaman, perintah dari atasannya hingga melihat Irjen Pol Ferdy Sambo memegang senjata api dan menyuruh Bhadara Richard Eliezer melakukan penembakan terakhir kepada Brigadir Yosua. Saat dikonfirmasi semua itu, Deolipa Yumara, hanya menjawab singkat.

"Kita tak lagi bicara substansi materiil perkara karena itu adalah kewenangan Bareskrim Mabes Polri, kewenangan dari penyidik," kata Deolipa Yumara saat ditemui di gedung LPSK, Senin (8/8/2022).

Deolipa hanya mau berbicara terkait ‎dengan pekerjaan formal sebagai pengacara. "Kalau berbicara substansi materiil adanya nanti di persidangan supaya menjadi jelas karena banyak sekali pertanyaan perkara secara substansi dan itu tidak saya jawab," tuturnya.

Lebih lanjut dia menegaskan, pernyataan-pernyataan yang keluar terkait substansi penyidikan perkara kematian Brigadir Yosua, dapat ditegaskan itu bukan dari pengacara Bharada E.

"Banyak sekali masuk ke saya, mempertanyakan perkara secara substansi dan itu tidak saya jawab. Sama sekali saya, tidak jawab. Kalaupun ada cerita-cerita dari luar, itu bukan dari kami," tegasnya.

"Bagaimana dengan peristiwa penembakan?" tanya salah satu wartawan‎.

"Itu sudah masuk substansi penyidikan. Jadi, jangan lagi bertanya kepada kami," imbuhnya.

Tim pengacara Bharada E sudah menceritakan semua yang terjadi yang menjadi kesaksian Bharada E dan semua itu merupakan pro justitia sehingga bercerita kepada pejabat LPSK, apa adanya. "Kepada LSPK kami cerita apa saja, tetapi di sini (kepada wartawan) kami tidak akan cerita karena substansi penyidikan," imbuhnya.

Dia menjelaskan, Bharada E bertugas sebagai sopir dari keluarga Ferdy Sambo.

"Saat ini, Bharada E sudah aman dengan Bareskrim karena sudah dijaga," ungkapnya.

Dia menegaskan, apabila ada pernyataan yang sudah masuk substansi, itu dipastikan bukan keluar dari tim pengacara Bharada E. "Jadi, cerita yang macam-macam itu, sampai saat ini adalah masih belum jelas, masih liar. Tunggu press rilis dari Bareskrim Mabes Polri, yang resmi," imbuhnya.

Dia mengungkapan, memang ada perintah atasan yang dilakukan Bharada E untuk menembak Brigadir Yosua. "Siapa atasannya? saya tidak tahu," pungkasnya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Keluarga Tewas Diracun di Magelang, Anak Kedua Jadi Tersangka

Polresta Magelang menetapkan anak kedua sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan dengan racun di Mertoyudan, Magelang, Jawa Tengah.

NEWS | 29 November 2022

Unggah Tajuk Palsu CNN, Elon Musk Diingatkan Pemeriksa Fakta Twitter

CEO Twitter Elon Musk baru saja diingatkan oleh tim pemeriksa fakta dari platformnya sendiri setelah dia membagikan tajuk berita dari CNN yang ternyata palsu.

NEWS | 29 November 2022

Warga Terdampak Gempa Cianjur Mulai Beraktivitas di Ladang

Satu pekan setelah gempa Cianjur, Jawa Barat, warga mulai beraktivitas di ladang, Selasa (29/11/2022).

NEWS | 29 November 2022

Layanan RSUD dr Soewandie Lambat, Wali Kota Surabaya Ngamuk

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, marah dan ngamuk saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) pelayanan di RSUD dr Soewandie, Senin (28/11/2022) siang

NEWS | 29 November 2022

Buku Mantra dan Kemenyan Ditemukan di Rumah Keluarga Tewas di Kalideres

Buku mantra hingga kemenyan ditemukan polisi di rumah keluarga tewas di Kalideres, Jakarta Barat.

NEWS | 29 November 2022

Mayoritas Publik Puas dengan Kinerja Jokowi-Ma'ruf Amin

Hasil survei terbaru lembaga Charta Politika Indonesia menunjukkan mayoritas publik puas terhadap kinerja pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin.

NEWS | 29 November 2022

Keluarga Tewas di Kalideres Aktif Lakukan Sebuah Ritual

Salah satu korban satu keluarga tewas di Kalideres tersebut, yaitu Budiyanto aktif melakukan sebuah ritual.

NEWS | 29 November 2022

Kemenkes Sebut HIV Masih Jadi Masalah Kesehatan Global

Memperingati Hari AIDS Sedunia 2022, Kemenkes menyampaikan infeksi HIV AIDS masih menjadi masalah kesehatan global dan nasional.

NEWS | 29 November 2022

Elektabilitas Ganjar Pranowo Konsisten Naik

Hasil survei terbaru Charta Politika menunjukkan elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terus menunjukkan tren positif untuk menghadapi Pilpres 2024.

NEWS | 29 November 2022

Soal Tambang Ilegal Kaltim, Kabareskrim Tantang Ferdy Sambo Buka BAP

Kabareskrim menanggapi pernyataan mantan Kadiv Propam Polri yang mengatakan bahwa Agus telah diperiksa terkait kasus tambang ilegal di Kalimantan Timur.

NEWS | 29 November 2022


TAG POPULER

# Ferdy Sambo


# Impor Beras


# UMP DKI Jakarta


# Pemimpin Berambut Putih


# Adian Napitupulu


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Mengejutkan, 500 Pekerja untuk Piala Dunia 2022 Tewas

Mengejutkan, 500 Pekerja untuk Piala Dunia 2022 Tewas

SEMESTA BOLA 2022 | 20 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE