Logo BeritaSatu

Tersangka, Ajudan Istri Ferdy Sambo Terancam Hukuman Mati

Senin, 8 Agustus 2022 | 08:36 WIB
Oleh : Dwi Argo Santosa / DAS

Jakarta, Beritasatu.com - Brigadir Ricky Rizal atau Brigadir RR, yang disebut sebagai ajudan dan sopir istri Irjen Ferdy Sambo, menjadi tersangka pembunuhan berencana dalam kasus penembakan Brigadir J atau Nopryansah Yosua Hutabarat. Brigadir RR dijerat pasal dengan ancaman hukuman terberat adalah hukuman mati.

Seperti diungkapkan Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi, Brigadir RR Pasal 340 subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP.

Pasal 340 KUHP berbunyi, Barang siapa dengan sengaja dan dengan rencana terlebih dahulu merampas nyawa orang lain, diancam karena pembunuhan dengan rencana, dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama dua puluh tahun.

“Sudah ditahan, pasti sudah tersangka dengan Pasal 340 subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP,” kata Andi Rian Djajadi, Minggu (7/8/2022).

Brigadir RR ditahan di Rutan Bareskrim Polri.

Sosok Brigadir RR awalnya tidak disebut-sebut dalam insiden penembakan Brigadir J yang terjadi di rumah dinas mantan Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo, Jumat (8/7/2022).

Sejak awal hanya empat sosok yang disebut-sebut dalam kasus menghebohkan ini. Mereka adalah Brigadir J yang tewas dan Bharada E atau Richard Eliezer Lumiu yang diduga sebagai penembak.

Dua lainnya adalah Irjen Ferdy Sambo yang kala itu sebagai Kadiv Propam Polri. Baik Brigadir J maupun Bharada E adalah ajudan Ferdy Sambo. Sedangkan tempat kejadian adalah rumah dinas Ferdy Sambo.

Sosok lainnya adalah istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi. Nama terakhir ini diduga dilecehkan dan ditodong senjata oleh Brigadir J.

Seperti diberitakan, pernyataan awal aparat kepolisian mengenai kasus ini memuat banyak kejanggalan. Publik menduga ada rekayasa. Keluarga pun tak terima Brigadir J disebut melecehkan istri atasan. Melalui pengacara, mereka melaporkan dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.

Benar saja, dalam pengusutan berikutnya oleh tim khusus yang dibentuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ditemukan fakta-fakta berbeda.

Aroma rekayasa makin menyengat setelah 25 personel Polri diperiksa karena diduga menghambat proses penyelidikan dan penyidikan kasus kematian Brigadir J. Sebanyak 10 perwira tinggi dicopot dari jabatannya. Tiga di antaranya adalah jenderal, termasuk Ferdy Sambo.

Sementara itu sosok ajudan berinisial R atau RR atau Ricky Rizal baru muncul belakangan.

Masih menggunakan keterangan awal bahwa kasus ini merupakan tembak-menembak antara Brigadir J dengan Bharada E, disebutkan bahwa Ricky mengaku menyaksikan aksi baku tembak namun ia tidak tahu persis siapa lawan Brigadir J.

Ia bersembunyi setelah melihat Brigadri J mengacungkan pistol ke atas.

Keterangan yang dikemukakan Ricky kepada Komnas HAM bahwa ia hanya sebagai saksi jelas tidak selaras ketika ia ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan berencana. pasal yang disangkakan pada Ricky jauh lebih berat ketimbang Bharada E.

Sebelumnya, Timsus Bareskrim Polri telah menetapkan Bharada E sebagai tersangka. Berbeda dari Brigadir RR, Bharada E dijerat dengan pasal pembunuhan, yakni Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP. Ancaman hukuman pasal ini 15 tahun penjara.

Baik Bharada E maupun Brigadir J ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan laporan polisi yang dilayangkan oleh pihak keluarga Brigadir J, yakni terkait dugaan pembunuhan berencana Pasal 340 KUHP juncto 338, juncto 351 ayat (3) juncto 55 dan 56 KUHP.

Irjen Ferdy Sambo yang sudah dicopot kini ditempatkan di tempat khusus di Mako Brimob Kelapa Dua Depok dalam rangka pemeriksaan terkait pelanggaran prosedural penanganan TKP tewasnya Brigadir J.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ratusan Warga di Kota Kupang Rebutan Minyak Tanah

Kelangkaan minyak tanah sebabkan ratusan warga rebutan antrean di halaman Polsek Kelapa Lima, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (26/11/2022).

NEWS | 26 November 2022

Jokowi soal Pemimpin Berambut Putih, Pengamat Politik: Ganjar Pranowo

Jokowi mengatakan, ciri-ciri pemimpin yang memikirkan rakyat adalah rambutnya putih. Pengamat politik menilai, ciri-ciri itu adalah Ganjar Pranowo.

NEWS | 26 November 2022

Kasus Gagal Ginjal Akut, Polri Terbitkan DPO Bos CV Samudra Chemical

Polri terus mencari keberadaan bos CV Samudra Chemical yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus gangguan ginjal akut. Sang bos masuk DPO.

NEWS | 26 November 2022

Ganjar Pranowo Bicara Karakter Pemimpin yang Dibutuhkan Indonesia

Ganjar Pranowo menilai untuk menjadi pemimpin di Indonesia, karakter paling penting adalah bisa mengayomi dan selalu mendengarkan aspirasi rakyat.

NEWS | 26 November 2022

Sebut Pemimpin Berambut Putih, Sinyal Kuat Jokowi Dukung Ganjar

Dengan menyembut pemimpin berambut putih di acara Nusantara Bersatu, Presiden Jokowi memberikan sinyal kuat mendukung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024. 

NEWS | 26 November 2022

Mendag: Sail Tidore 2022 Dorong Perekonomian di Maluku Utara

Mendag Zulkifli Hasan menyampaikan, Sail Tidore 2022 merupakan salah satu upaya untuk menjaga perekonomian di kawasan Indonesia Timur.

NEWS | 26 November 2022

Soal Kasus Tambang Ilegal, Kapolri: Kami Mulai dari Ismail Bolong

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan kasus tambang ilegal di Kalimantan Timur (Kaltim) mulai didalami dengan memeriksa Ismail Bolong. 

NEWS | 26 November 2022

Kasus Tambang Ilegal, Polisi Masih Cari Ismail Bolong

Penyidik Dittipidter Bareskrim Polri masih terus mencari keberadaan mantan polisi, Ismail Bolong terkait kasus dugaan suap tambang ilegal di Kaltim. 

NEWS | 26 November 2022

Tim SAR Gabungan Evakuasi 4 Jenazah Korban Gempa Cianjur

Tim SAR gabungan mengevakuasi empat jenazah korban gempa Cianjur, di Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, Sabtu (26/11/2022).

NEWS | 26 November 2022

Bareskrim Akan Panggil Lagi Ismail Bolong soal Tambang Ilegal di Kaltim

Penyidik Dittipidter Bareskrim Polri melayangkan panggilan kedua terhadap Ismail Bolong mengenai kasus dugaan suap tambang ilegal di Kalimantan Timur (Kaltim).

NEWS | 26 November 2022


TAG POPULER

# Kasus Tambang Ilegal


# Henry Yosodiningrat


# Net89


# Tiket KCJB


# PLN


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Merdeka Belajar, 50.000 Guru Penggerak Tersebar di Indonesia

Merdeka Belajar, 50.000 Guru Penggerak Tersebar di Indonesia

NEWS | 14 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE