Logo BeritaSatu

Presiden Sri Lanka Usulkan Rekonstruksi Ekonomi pada 2048

Jumat, 5 Agustus 2022 | 07:00 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Kolombo, Beritasatu.com- Presiden Sri Lanka, Ranil Wickremesinghe mengusulkan rencana untuk membangun kembali ekonomi yang bangkrut pada tahun 2048. Seperti dilaporkan Arab News, Rabu (3/8/2022), Sri Lanka menghadapi situasi yang belum pernah terjadi sebelumnya yakni negara dalam bahaya besar.

Presiden Ranil Wickremesinghe mengumumkan rencana itu dalam pernyataan kebijakan pertamanya sejak menjabat bulan lalu, setelah pendahulunya, Gotabaya Rajapaksa, meninggalkan negara itu dan kemudian berhenti menyusul protes massal atas krisis ekonomi terburuk sejak negara berpenduduk 22 juta jiwa itu merdeka dari Inggris 1948.

Sri Lanka bangkrut dan pada bulan April menangguhkan pembayaran pinjaman luar negerinya yang bernilai US$51 miliar, karena tingkat inflasi yang terus melambung. Inflasi melonjak ke rekor 60,8 persen pada Juli, dengan kenaikan 90,9 persen dalam inflasi makanan, menurut data pemerintah.

Saat mengumumkan kebijakan ekonomi kabinetnya, Wickremesinghe mengatakan Sri Lanka menghadapi “situasi yang belum pernah terjadi sebelumnya” tidak seperti apa pun dalam sejarah baru-baru ini dan “dalam bahaya besar.”

“Kami telah memeriksa situasi ini secara mendalam. Sebagai solusi, kami sedang menyiapkan kebijakan ekonomi nasional untuk 25 tahun ke depan,” katanya kepada parlemen.

“Jika kita membangun negara, bangsa, dan ekonomi melalui kebijakan ekonomi nasional, kita akan dapat menjadi negara yang sepenuhnya maju pada tahun 2048, ketika kita merayakan ulang tahun ke-100 kemerdekaan,” tambah presiden berusia 73 tahun itu.

Kebijakan ekonomi, kata Wickremesinghe, meletakkan dasar bagi sistem ekonomi pasar sosial, mengamankan pembangunan bagi kelompok miskin dan kurang mampu dan mendorong pengusaha kecil dan menengah.

“Tujuan kami adalah untuk menciptakan surplus dalam anggaran primer pada tahun 2025. Upaya kami adalah untuk meningkatkan tingkat pertumbuhan ekonomi ke tahap yang stabil, untuk membangun fondasi ekonomi yang kokoh pada tahun 2026. Saat ini, utang publik adalah 140 persen dari produk domestik bruto. Rencana kami adalah menurunkannya menjadi kurang dari 100 persen pada tahun 2032,” paparnya.

Rencana tersebut tidak berfokus pada bantuan segera kepada jutaan orang yang sejak Maret turun ke jalan untuk memprotes pemadaman listrik setiap hari dan kekurangan bahan pokok seperti bahan bakar, makanan, dan obat-obatan, karena negara tersebut telah kehabisan cadangan mata uang asing sehingga tidak mampu membayar impor.

Murtaza Jafferjee, ekonom dan ketua lembaga kajian Advocata Institute yang berbasis di Kolombo, menggambarkan kebijakan 25 tahun presiden sebagai lebih dari "rencana aspirasional."

“Kebutuhan saat ini adalah stabilisasi makro tetapi apa yang dia maksudkan adalah bahwa kita seharusnya tidak hanya mencari perbaikan jangka pendek tetapi secara fundamental mengubah cara ekonomi bekerja sehingga dapat mengkatalisasi siklus pertumbuhan virtual,” kata Jafferjee kepada Arab News.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Data Penerima Vaksin Covid-19 sampai 25 September 2022

Berikut ini Data Penerima Vaksin Covid-19 sampai 25 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 25 September 2022

Data Kasus & Kematian Covid-19 di Jakarta, 25 September 2022

Berikut ini Data Kasus & Kematian Covid-19 di Jakarta, 25 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 25 September 2022

Data Kasus Aktif Covid-19 Nasional sampai 25 September 2022

Berikut ini Data Kasus Aktif Covid-19 Nasional sampai 25 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 25 September 2022

Data Prevalensi Covid-19 di 10 Provinsi, 25 September 2022

Berikut ini Data Prevalensi Tertinggi Covid-19 di 10 Provinsi, 25 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 25 September 2022

Data Positivity Rate Covid-19 sampai 25 September 2022

Berikut ini Data Positivity Rate Covid-19 sampai 25 September 2022 sesuai denan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 25 September 2022

Data Kesembuhan Covid-19 di 10 Provinsi, 25 September 2022

Berikut ini data Kesembuhan Terendah Covid-19 di 10 Provinsi, 25 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 25 September 2022

Kasus Positif dan Kematian Covid-19 sampai 25 September 2022

Berikut ini Data Kasus Positif dan Kematian Covid-19 sampai 25 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 25 September 2022

Data Kematian Covid-19 di 10 Provinsi, 25 September 2022

Berikut ini Data Kematian Tertinggi Covid-19 di 10 Provinsi, 25 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 25 September 2022

Prediksi Puncak Covid-19 Berdasarkan Data, 25 September 2022

Berikut ini Prediksi Puncak Covid-19 Berdasarkan Data, 25 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 25 September 2022

Kasus Positif Kumulatif & Suspek Covid-19, 25 September 2022

Berikut ini Data Kasus Positif Kumulatif & Suspek Covid-19, 25 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 25 September 2022


TAG POPULER

# Iran


# Kudeta Tiongkok


# Guru Besar UGM Tergulung Ombak


# Xi Jinping


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kasus Positif Kumulatif & Suspek Covid-19, 25 September 2022

Kasus Positif Kumulatif & Suspek Covid-19, 25 September 2022

NEWS | 4 jam yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings