Logo BeritaSatu

Akibat Banjir Bandang di Iran, 21 Orang Tewas

Minggu, 24 Juli 2022 | 16:15 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Teheran, Beritasatu.com- Banjir bandang di Iran selatan telah menewaskan sedikitnya 21 orang dan menyebabkan lainnya hilang menyusul hujan lebat di negara yang sebagian besar gersang. Seperti dilaporkan AFP, Sabtu (23/7/2022), tim penyelamat telah menyelamatkan 55 orang yang terjebak oleh banjir bandang, tetapi setidaknya enam orang masih hilang.

“Dua puluh satu orang tewas dan dua masih hilang, dalam banjir yang melanda beberapa kota di dan sekitar kabupaten Estahban di provinsi selatan Fars,” kata Hossein Darvishi, kepala provinsi Masyarakat Bulan Sabit Merah.

Video yang diposting di media lokal dan media sosial menunjukkan mobil-mobil yang terperangkap di air sungai Roodball yang naik dan dibawa hanyut sementara orang tua mencoba menyelamatkan anak-anak mereka dari kendaraan.

Gubernur Estahban, Yousef Kargar, mengatakan sekitar pukul 17.00, hujan lebat di bagian tengah wwilayah Estahban menyebabkan banjir,” menurut kantor berita negara IRNA. Estahban terletak 174 kilometer di sebelah timur ibu kota provinsi Shiraz.

Tragedi itu terjadi pada akhir pekan musim panas di Iran, ketika keluarga cenderung pergi ke daerah yang lebih dingin seperti tepi sungai, tepi danau, dan lembah.

“Sejumlah masyarakat lokal dan wisatawan (dari daerah lain) yang telah pergi ke tepi sungai dan berada di dasar sungai terjebak dalam banjir karena naiknya permukaan air,” tambah Kargar.

Iran telah mengalami kekeringan berulang selama dekade terakhir, tetapi juga banjir biasa, satu fenomena yang diperparah ketika hujan deras turun di bumi yang terpanggang matahari.

Foto-foto yang dirilis oleh Masyarakat Bulan Sabit Merah Iran menunjukkan penyelamat berjalan di tanah kering yang retak sementara yang lain bekerja di antara alang-alang.

Pada 2019, banjir besar di selatan negara itu menewaskan sedikitnya 76 orang dan menyebabkan kerusakan yang diperkirakan lebih dari US$2 miliar.

Pada bulan Januari, dua orang awalnya dilaporkan tewas dalam banjir bandang di Fars ketika hujan lebat melanda daerah itu, tetapi jumlah korban meningkat menjadi setidaknya delapan di sana dan di tempat lain di selatan Iran.

Para ilmuwan mengatakan perubahan iklim memperkuat cuaca ekstrem, termasuk kekeringan serta potensi peningkatan intensitas badai hujan.

Seperti negara-negara terdekat lainnya, Iran telah menderita musim kering kronis dan gelombang panas selama bertahun-tahun, dan ini diperkirakan akan memburuk.

Dalam beberapa bulan terakhir, demonstrasi menentang pengeringan sungai, terutama di Iran tengah dan barat daya, telah terjadi. November lalu, puluhan ribu orang berkumpul di dasar sungai yang kering di sungai Zayandeh Rood di negara itu, yang mengalir melalui pusat kota Isfahan, untuk mengeluh tentang kekeringan dan menyalahkan pejabat karena mengalihkan air.

Pekan lalu, media resmi mengatakan polisi Iran telah menangkap beberapa tersangka karena mengganggu keamanan setelah mereka memprotes pengeringan danau yang pernah dianggap sebagai yang terbesar di Timur Tengah.

Menurut Program Lingkungan PBB, Danau Urmia, di pegunungan barat laut Iran, mulai menyusut pada 1995 karena kombinasi kekeringan berkepanjangan, dan pengambilan air untuk pertanian dan bendungan.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Update Gempa Cianjur: Jumlah Rumah Rusak 35.601 Unit

Hingga hari ini Sabtu (3/12/2022) total jumlah rumah yang rusak akibat gempa Cianjur, Jawa Barat, mencapai 35.601 unit.

NEWS | 3 Desember 2022

BPBD Jabar: Tiga Kecamatan Terdampak Gempa Garut

BPBD Jabar menyatakan, tiga kecamatan di Kabupaten Garut terdampak gempa Garut berkekuatan magnitudo (M) 6,1, Sabtu (3/12/2022) petang.

NEWS | 3 Desember 2022

BMKG Laporkan Ada Gempa Susulan di Kabupaten Garut

BMKG melaporkan, hasil pemantauan adanya satu kali gempa susulan dengan magnitudo M3,3 setelah gempa Garut yang utama.

NEWS | 3 Desember 2022

Pemkab Usul Perpanjangan Masa Pencarian Korban Gempa Cianjur

Pemkab mengusulkan perpanjangan masa operasi pencarian korban Gempa Cianjur selama tiga hari ke depan.

NEWS | 3 Desember 2022

Lebih Murah Rp 700, Telur Rusak Diminati Warga Bogor

Harga telur yang terus merangkak naik membuat warga Bogor, khususnya ibu rumah tangga, lebih meminati telur rusak daripada yang berkualitas baik.

NEWS | 3 Desember 2022

Ratusan Ribu Jemaat Gereja Tiberias Rayakan Natal di GBK

Perayaan Natal ini dihadiri oleh lebih dari seratus ribu jemaat GTI se-Jabodetabek, dan perwakilan utusan GTI dari seluruh Indonesia.

NEWS | 3 Desember 2022

Pemkab Bantu Uang Sewa Rumah untuk Korban Gempa Cianjur

Pemkab menyiapkan anggaran sebesar Rp 500.000 per kepala keluarga (kk) korban gempa Cianjur untuk menyewa rumah.

NEWS | 3 Desember 2022

Dinsos DKI Alokasikan Dana Rp 300.000 Per Bulan untuk Disabilitas

Anggaran tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan fisik, mental dan sensorik para disabilitas setiap bulannya

NEWS | 3 Desember 2022

Antisipasi PHK, Wapres Ungkap Jurus dari Pemerintah

Ma'ruf Amin menyebut pemerintah telah menyiapkan program-program padat karya untuk mengantisipasi pemutusan hubungan kerja (PHK) pekerja.

NEWS | 3 Desember 2022

Ini Dua Harapan Moeldoko bagi Panglima TNI Yudo Margono

Moeldoko berharap Panglima TNI Yudo Margono dapat meningkatkan aspek pembinaan dan penggunaan kekuatan TNI terkait profesionalitas dan kesejahteraan.

NEWS | 3 Desember 2022


TAG POPULER

# Penumpang Air Asia Diseret


# Tenda Sakinah


# Piala Dunia 2022


# Paspampres Perkosa Kostrad


# Sidang Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Piala Dunia 2022: Babak Pertama, Belanda Ungguli Amerika 2-0

Piala Dunia 2022: Babak Pertama, Belanda Ungguli Amerika 2-0

SEMESTA BOLA 2022 | 37 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE