Logo BeritaSatu

Siasati Hiperinflasi 192 Persen, Zimbabwe Siapkan Koin Emas

Senin, 11 Juli 2022 | 18:43 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Harare, Beritasatu.com- Didera hiperinflasi hingga 192 persen, Zimbabwe akan mulai mengeluarkan koin emas untuk rakyatnya sebagai lindung nilai. Seperti dilaporkan Fortune, Kamis (6/7/2022), gelombang inflasi global terus membuat biaya melonjak di Zimbabwe untuk segala hal mulai dari bahan bakar hingga bahan makanan.

Koin emas akan diperkenalkan sebagai "penyimpan nilai," menurut pernyataan gubernur bank sentral John Mangudya, artinya orang Zimbabwe dapat menukarnya di masa depan tanpa khawatir nilai koinnya akan menurun seperti yang terjadi dengan dolar Zimbabwe saat ini.

Setidaknya, dolar Zimbabwe telah terdevaluasi lebih dari 40% sejak awal tahun. Koin emas akan tersedia untuk umum mulai 25 Juli, dan akan dijual berdasarkan harga emas internasional yang berlaku dan biaya produksi.

Masyarakat akan dapat membeli koin emas menggunakan dolar Zimbabwe serta dolar AS, dan mata uang asing lainnya. Dolar Zimbabwe adalah mata uang resmi di negara itu. Namun dolar AS dan mata uang asing lainnya dianggap sebagai alat pembayaran yang sah antara 2009 dan 2019, dan mata uang itu masih digunakan dan diterima secara luas.

Pembeli dapat memegang koin atau menempatkannya dalam penjagaan bank. Pemegang dapat menukar koin dengan uang tunai kapan saja, meskipun pernyataan Mangudya mengatakan bahwa koin itu “juga dapat digunakan untuk tujuan transaksional.”

Pengenalan koin emas datang ketika bank sentral Zimbabwe berusaha mengendalikan inflasi yang melonjak di negara itu, di mana tingkat tahunan mencapai 192% bulan Juni lalu.

Sejak tahun 1970-an, emas telah menjadi salah satu komoditas paling populer yang digunakan untuk lindung nilai terhadap inflasi dan perang, karena logam cenderung naik nilainya karena daya beli mata uang menurun, meskipun ini adalah pertama kalinya Zimbabwe beralih ke komoditas tersebut sebagai pengganti mata uang potensial.

Investor cenderung beralih ke emas di saat ketidakpastian pasar dan inflasi meningkat, seperti yang terjadi Februari lalu tak lama sebelum invasi Rusia ke Ukraina, ketika investor gelisah mengirim nilai logam melonjak ke harga tertinggi dua tahun.

Status emas sebagai lindung nilai jangka panjang terhadap inflasi telah dipertanyakan dalam beberapa tahun terakhir, dengan beberapa ahli menunjukkan sejarah pengembalian positif yang langka bagi investor sejak tahun 1970-an. Namun di Zimbabwe, yang telah menghadapi inflasi selama bertahun-tahun, lindung nilai apa pun yang dapat meminimalkan dampak harga tinggi sangat dibutuhkan.

Ini bukan pertama kalinya Zimbabwe menderita inflasi yang tidak terkendali. Pada tahun 2007, perekonomian Zimbabwe memasuki periode hiperinflasi, istilah yang digunakan untuk menggambarkan kenaikan harga yang sangat tinggi, cepat, dan umumnya di luar kendali dalam suatu perekonomian, biasanya ketika tingkat inflasi melebihi angka 50 persen.

Krisis ekonomi global akhir-akhir ini memaksa Zimbabwe untuk secara drastis meningkatkan pasokan uangnya sebagai tanggapan atas meningkatnya utang nasional. Hiperinflasi di negara itu menyebabkan pengenalan uang kertas pertama dan sejauh ini hanya 100 triliun dolar di dunia pada tahun 2009.

Pergantian untuk menggunakan dolar AS dan mata uang asing lainnya sebagai alat pembayaran yang sah pada tahun 2009 dan pengembalian kembali ke dolar Zimbabwe pada tahun 2019 tidak banyak membantu meredam inflasi negara itu, yang mencapai level tertinggi tahunan 557 persen pada tahun 2020.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Bisnis Kopi Rempah Milik Polisi di Blitar Tembus Mancanegara

Seorang anggota Polisi Polsek Ponggok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Aipda Jauhari Fitrianto (40) sukses menggeluti bisnis olahan kopi rempah.

NEWS | 27 November 2022

Berkedok Indekos, Satpol PP Depok Gerebek Prostitusi Online

Satpol PP Kota Depok melakukan penertiban dan penggerebekan terhadap sejumlah lokasi yang disinyalir menjadi tempat prostitusi online, Sabtu (26/11/2022).

NEWS | 27 November 2022

Top 5 News: Jokowi Ingatkan Relawan hingga Update Gempa Cianjur

Rangkuman artikel viral edisi Jumat dan Jokowi ingatkan relawan merupakan dua dari lima berita terpopuler (top 5 news) Beritasatu.com.

NEWS | 27 November 2022

Tim DVI Polri Kesulitan Identifikasi Korban Gempa Cianjur

Tim DVI Polri kesulitan mengidentifikasi korban gempa Cianjur karena fasilitas pemeriksaan yang terbatas dan kondisi jenazah yang sudah rusak.

NEWS | 27 November 2022

Pemimpin Taiwan Tsai Ing-wen Mundur dari Ketua Partai Progresif Demokratik

Pemimpin Taiwan Tsai Ing-wen mundur dari ketua Partai Progresif Demokratik yang berkuasa.

NEWS | 26 November 2022

Pramono Anung Ingatkan Kader PDIP Target Hattrick pada Pemilu 2024

Pramono Anung mengingatkan seluruh jajaran kader PDIP soal target meraih hattrick atau tiga kali kemenangan berturut-turut pada Pemilu 2024.

NEWS | 26 November 2022

Wamenag Ingatkan Santri Siap Hadapi Tantangan Baru

Wakil Menteri Agama mengingatkan bahwa zaman terus berubah dan santri harus menghadapi tantangan tantangan baru masa kini.

NEWS | 26 November 2022

PT KAI Pastikan Tak Ada Korban di Gerbong Anjlok di Kampung Bandan

PT KAI Kereta Api Commuter memastikan tak ada korban jiwa dalam peristiwa gerbong anjlok kereta rel listrik (KRL) di sekitaran stasiun Kampung Bandan.

NEWS | 26 November 2022

Platform Merdeka Mengajar: 1,6 Juta Guru Belajar dan Berbagi

Lebih dari 1,6 juta guru di seluruh Indonesia terkoneksi untuk saling belajar dan berbagi melalui platform Merdeka Mengajar.

NEWS | 26 November 2022

Dian Meninggal Terakhir di Keluarga Tewas di Kalideres, Jasad Ibu Termumifikasi

Kombes Hengki Haryadi mengatakan, diduga yang terakhir meninggal dunia dari sekeluarga tewas di Kalideres, Jakarta Barat, adalah korban bernama Dian (40).

NEWS | 26 November 2022


TAG POPULER

# Kasus Tambang Ilegal


# Henry Yosodiningrat


# Net89


# Tiket KCJB


# PLN


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Piala Dunia 2022: Argentina Atasi Meksiko, Messi Cetak Rekor

Piala Dunia 2022: Argentina Atasi Meksiko, Messi Cetak Rekor

SEMESTA BOLA 2022 | 14 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE