Logo BeritaSatu

Respons Keras Yusril Usai MK Tolak Gugatan Presidential Threshold

Kamis, 7 Juli 2022 | 21:10 WIB
Oleh : Yustinus Paat / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra memberikan respons keras usai uji materi yang diajukan PBB atas ketentuan presidential threshold atau ambang batas pencalonan presiden 20 persen kursi di DPR yang tercantum dalam UU Pemilu, ditolak oleh Mahkamah Konstitusi (MK). Menurut Yusril, MK terlalu kaku dan membuat demokrasi di Indonesia tetap terancam oleh oligarki kekuasaan dengan ketentuan presidential threshold 20 persen.

Diketahui, pimpinan DPD dan Yusril mengajukan uji materi atas Pasal 222 UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu (UU Pemilu) yang berbunyi pasangan calon diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang penuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR, atau 25 persen suara sah nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya.

Uji materi tercatat dengan nomor perkara 52/PUU-XX/2022 di mana pimpinan DPD sebagai pemohon I dan Yusril sebagai pemohon II. Mereka menilai Pasal 222 bertentangan dengan Pasal 6A ayat (2) UUD 1945. Dalam putusannya, MK menyatakan permohonan pimpinan DPD tidak mempunyai legal standing, maka dinyatakan tidak dapat diterima. Sementara permohonan Yusril atau PBB, kata MK memiliki legal standing tetapi permohonannya tidak beralasan menurut hukum sehingga ditolak seluruhnya.

"Dengan ditolaknya permohonan PBB dan para anggota DPD ini, serta juga permohonan-permohonan yang lain yang akan diajukan, maka demokrasi kita kini semakin terancam dengan munculnya oligarki kekuasaan. Calon presiden dan wakil presiden yang muncul hanya itu-itu saja dari dari kelompok kekuatan politik besar di DPR yang baik sendiri atau secara gabungan mempunyai 20 persen kursi di DPR," ujar Yusril kepada wartawan, Kamis (7/7/2022).

Yusril menilai hal yang paling aneh dalam demokrasi Indonesia akan terjadi. Hal ini karena capres-cawapres yang maju adalah pasangan calon yang didukung oleh parpol berdasarkan treshold hasil pileg lima tahun sebelumnya. Padahal, kata Yusril, dalam lima tahun itu, para pemilih dalam pemilu sudah berubah, formasi koalisi dan kekuatan politik juga sudah berubah.

"Namun segala keanehan ini tetap ingin dipertahankan MK. MK bukan lagi the guardian of the constitution dan penjaga tegaknya demokrasi, tetapi telah berubah menjadi the guardian of oligarchy. Ini adalah sebuah tragedi dalam sejarah konstitusi dan perjalanan politik bangsa kita," ungkap Yusril.

Baca selanjutnya
MK, kata Yusril, tetap kukuh dengan putusan sebelumnya, yang mungkin dianggap ...


hal 1 dari 2 halaman

Halaman: 12selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ruko Bekas Holywings Tanjung Duren Jakbar Kebakaran

Ruko bekas Holywings Tanjung Duren, Jakbar, kebakaran. Eks Holywings itu kini berganti nama menjadi Helens.

NEWS | 5 Desember 2022

Sabtu Menikah, Ini Prosesi Perkawinan Kaesang-Erina

Sejumlah rangkaian acara jelang acara akad nikah akan dijalani Kaesang Pangarep dengan Erina Gudono dengan rangkaian tradisi pernikahan adat Jawa.

NEWS | 5 Desember 2022

Ricky Tak Dengar Ferdy Sambo Perintahkan Tembak Brigadir J, Bharada E: Terserah

Bharada E menyatakan terserah saat merespons Ricky Rizal yang menyatakan tidak dengar perintah Ferdy Sambo untuk menembak Brigadir J.

NEWS | 5 Desember 2022

Ricky Rizal Jelaskan Kronologi Penembakan Brigadir J

Ricky Rizal, menjelaskan kronologi penembakan Brigadir J berdasarkan sudut pandangnya saat menjalani sidang di PN Jaksel.

NEWS | 5 Desember 2022

Polisi Temukan Penyebab Kematian Satu Keluarga Tewas

Penyidik bersama tim gabungan ahli kedokteran forensik hingga laboratorium forensik telah mengetahui penyebab kematian satu keluarga di Kalideres tersebut.

NEWS | 5 Desember 2022

Jokowi Ungkap Kaesang Tengah Jalani Pingitan

Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa putra bungsunya, Kaesang Pangarep tengah menjalani masa pingitan jelang pernikahannya dengan Erina Gudono

NEWS | 5 Desember 2022

Tersangka Net89 Diduga Kabur, Bareskrim Terbitkan Red Notice

Bareskrim Polri telah menerbitkan red notice terhadap dua tersangka kasus robot trading Net89.

NEWS | 5 Desember 2022

Sidang Ferdy Sambo, Kuat Ma’ruf Sapa Pengunjung dengan Gaya Saranghaeyo

Kuat Ma’ruf, terdakwa kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J, menyapa pengunjung dengan gaya saranghaeyo.

NEWS | 5 Desember 2022

Ganjar Jadi Mentor Kreator Indonesia Berkarya

Ganjar mengatakan bahwa ketika masyarakat sudah bermigrasi ke dunia digital, maka ruang itu akan menjadi meeting point. Informasi pun bisa disampaikan.

NEWS | 5 Desember 2022

Mantan Ketua Dewan Pembina ACT Segera Jalani Persidangan

Novariyadi Imam Akbari bakal segera menjalani persidangan terkait kasus pidana di Yayasan ACT di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

NEWS | 5 Desember 2022


TAG POPULER

# Erupsi Semeru


# Rizky Febian


# Bahlil Lahadalia


# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Susunan Pemain Jepang vs Kroasia, Ritsu Doan Tampil Sejak Awal

Susunan Pemain Jepang vs Kroasia, Ritsu Doan Tampil Sejak Awal

SEMESTA BOLA 2022 | 3 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE