Logo BeritaSatu

PKS Akan Daftar Uji Materi Pres-T ke Mahkamah Konstitusi

Selasa, 5 Juli 2022 | 20:56 WIB
Oleh : Yustinus Paat / CAR

Jakarta, Beritasatu.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) secara resmi akan mendaftarkan permohonan judicial review atau uji materi Pasal 222 Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu ke Mahkamah Konstitusi (MK), Rabu (6/7/2022). Pasal 222 tersebut mengatur ketentuan terkait ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold (Pres-T) 20 persen kursi DPR atau 25 persen suara nasional.

Kuasa Hukum PKS Zainudin Paru mengatakan permohonan uji materi akan didaftarkan langsung bersama dengan Presiden PKS Ahmad Syaikhu dan Sekjen PKS Habib Aboe Bakar Al Habsyi.

“Kami akan secara resmi memasukkan permohonan ke MK itu bersama Presiden dan Sekjen PKS selaku Pemohon I. Sedangkan, Pemohon II Salim Segaf Al Jufri (Ketua Majelis Syura PKS) akan hadir pada sidang perdana,” ujar Zainudin kepada wartawan, Selasa (5/7/2022).

Zainudin mengatakan uji materi merupakan bentuk tanggung jawab moral PKS selaku partai peserta pemilu yang berhak mencalonkan calon presiden dan wakil presiden. Menurut dia, uji materi tersebut dilakukan dalam rangka mencegah tercipta polarisasi atau keterbelahan di masyarakat Indonesia, seperti yang terjadi pada dua pemilu terakhir.

“Polarisasi itu timbul karena ketentuan dalam Pasal 222 UU Pemilu yang mempersempit adanya calon presiden dan wakil presiden alternatif. Tanggung jawab ini yang harus Kami ambil dengan mekanisme judicial review, apalagi MK dalam putusan terakhirnya menyebut bahwa yang memiliki legal standing atau kedudukan hukum untuk mengajukan permohonan ini adalah partai politik peserta pemilu sebelumnya,” kata Zainudin.

Zainudin mengatakan PKS mengetuk kenegarawanan sembilan hakim konstitusi dalam memutus perkara uji materi Pres-T itu. “Kami percaya bahwa sembilan hakim di MK ini adalah putra-putri terbaik bangsa yang memiliki sifat kenegarawanan, sehingga dapat pula mengambil peran untuk memperbaiki kondisi bangsa yang terbelah saat ini,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Zainudin mengaku tim kuasa hukum PKS telah mempelajari kurang lebih 30 putusan MK terkait uji materi ketentuan Pres-T. Meskipun, permohonan-permohonan tersebut diputuskan tidak dikabulkan dan tidak diterima MK. Namun, Zainudin menegaskan PKS optimistis bahwa permohonan PKS kali ini akan dikabulkan oleh MK.

Pasalnya, PKS mengikuti alur petunjuk-petunjuk yang terdapat pada putusan-putusan MK sebelumnya.

“Meski pasal yang diuji sama, yakni Pasal 222 UU Pemilu, tetapi posita, batu uji, argumentasi, petitum yang kami ajukan berbeda dengan permohonan-permohonan sebelumnya. Dan Kami ikuti alur petunjuk yang disampaikan oleh MK di dalam putusan sebelumnya,” pungkas Zainudin.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Menangis Saat Disuruh Menembak, Bharada E: Tuhan Ubahlah Rencana Pak Sambo

Bharada E menangis saat disuruh menembak Brigadir J. Bahkan, Bharada E sempat berdoa agar Tuhan mengubah rencana Ferdy Sambo.

NEWS | 30 November 2022

Trauma, Petani Cianjur Korban Gempa Belum Kembali ke Sawah

Mayoritas petani di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, masih enggan kembali menggarap sawah karena merasa trauma dengan kejadian gempa Cianjur.

NEWS | 30 November 2022

Pangkat Bagai Bumi dan Langit Buat Bharada E Takut Tolak Perintah Ferdy Sambo

Pangkat berbeda bagai bumi dan langit membuat Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E takut menolak perintah Ferdy Sambo.

NEWS | 30 November 2022

Ferdy Sambo Bilang ke Bharada E soal Brigadir J Harus Mati

Bharada E mengungkapkan momen Ferdy Sambo menyatakan kepadanya Brigadir J harus mati karena telah melecehkan Putri Candrawathi. 

NEWS | 30 November 2022

Ada Sosok Perempuan Menangis di Momen Sambo dan Putri Bertengkar

Ada sosok perempuan misterius yang menangis ketika Ferdy Sambo dan Putri bertengkar. Bharada E mengaku tidak mengenali perempuan misterius itu.

NEWS | 30 November 2022

Pemilu 2024, Mardani PKS Usul Hak Pilih ASN Dihapus

Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PKS Mardani Ali Sera mengusulkan hak pilih ASN di Pemilu 2024 dihapus baik untuk pilpres, maupun pilkada. 

NEWS | 30 November 2022

Penunjukan Yudo Margono Jadi Panglima TNI Dinilai Sudah Tepat

Ketua Umum DPP Arus Bawah Jokowi (ABJ) Michael Umbas mengatakan penunjukan Laksamana Yudo Margono sebagai calon panglima TNI sudah tepat. 

NEWS | 30 November 2022

Polisi Luruskan soal Mantra di Rumah Keluarga Tewas di Kalideres

Polda Metro Jaya meluruskan soal mantra yang ditemukan di rumah satu keluarga tewas di Kalideres. Mantra tersebut bukan ditulis di buku, melainkan di kain.

NEWS | 30 November 2022

Takut Mobilnya Disenggol Motor, Ferdy Sambo Marahi Bharada E

Bharada E pernah dimarahi Ferdy Sambo selama menjadi sopir mantan Kadiv Propam Polri itu. Ferdy Sambo memarahi Bharada E karena takut mobilnya disenggol motor.

NEWS | 30 November 2022

Profil Yudo Margono, Anak Petani yang Jadi Calon Panglima TNI

Kasal Laksamana TNI Yudo Margono ditunjuk Presiden Jokowi sebagai calon Panglima TNI. Begini profil Yudo Margono yang merupakan anak petani. 

NEWS | 30 November 2022


TAG POPULER

# Putri Candrawathi


# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


# Keluarga Dibunuh di Magelang


# Helikopter Jatuh


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Menangis Saat Disuruh Menembak, Bharada E: Tuhan Ubahlah Rencana Pak Sambo

Menangis Saat Disuruh Menembak, Bharada E: Tuhan Ubahlah Rencana Pak Sambo

NEWS | 10 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE