Logo BeritaSatu

Dugaan Penyelewengan Donasi, DPR Minta Izin ACT Dicabut

Senin, 4 Juli 2022 | 15:50 WIB
Oleh : Yustinus Paat / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Komisi VIII DPR dari Fraksi PKB, Maman Imanulhaq menyayangkan adanya dugaan skandal di lembaga penghimpun dana umat, Aksi Cepat Tanggap (ACT). Maman meminta pemerintah turun tangan dengan mencabut izin ACT karena skandal tersebut menunjukkan secara vulgar kezaliman yang dilakukan oleh lembaga filantropi yang mengatasnamakan agama.

"Kita lihat yang pertama tentu harus ada tindakan tegas dari negara atau dari aparat hukum kepada lembaga tersebut dengan cara dicabut izinnya," ujar Maman kepada wartawan, Senin (4/7/2022).

Advertisement

Selain itu, kata Maman, perlu dilakukan pengawasan yang super ketat termasuk transparansi dan akuntabilitas pengelola keuangan ACT sehingga publik mengetahuinya. Maman juga mengatakan, masyarakat perlu rasional dalam memberikan bantuan kepada lembaga mana pun.

"Jangan hanya atas nama kemanusiaan atau keagamaan atau iming-iming surga dan sebagainya akhirnya dana-dana itu digunakan untuk kepentingan-kepentingan yang bertolak jauh dari tujuan sang pemberi donasi," tegas Maman.

Menurut Maman, skandal ACT merupakan bentuk teguran keras kepada siapa pun yang menjadikan isu-isu bencana, isu kebaikan, agama, termasuk kepada anak-anak yatim dijadikan sebagai komoditas untuk memperkaya diri sendiri. Dia menilai skandal ACT merupakan sebuah kezaliman yang nyata.

"Saya rasa DPR nanti akan membuat dan mengusulkan UU Pengumpulan Dana Amal seperti yang di Inggris," ungkap dia.

Lebih lanjut, Maman mengatakan skandal penyelewangan dana ACT sesungguhnya akan membuka fenomena gunung es terkait lembaga-lembaga yang mengatasnamakan kemanusiaan bahkan keagamaan untuk memperkaya para pengelolanya.

Menurut dia, donasi-donasi dari orang yang ingin berbuat baik, digunakan tidak sesuai dengan tujuan awal, seperti menangani bencana atau mengurus kelompok- kelompok marginal termasuk anak yatim piatu. Kebaikan masyarakat untuk menyalurkan donasi ternyata disalahgunakan untuk menumpuk kekayaan dan memenuhi gaya hedonisme para pengelolanya.

"Ini tentu sangat memprihatinkan karena kezaliman yang dilakukan oleh ACT dan lembaga-lembaga sejenis termasuk pengelola-pengelola panti-panti asuhan, ini betul-betul mencederai nilai-nilai kemanusiaan," tegas Maman.

Dugaan skandal penyelewengan dana ACT mencuat dari laporan majalah Tempo bertajuk "Kantong Bocor Dana Umat". Dalam laporan tersebut, terungkap perihal isu gaji petinggi yang mencapai ratusan juta rupiah hingga menerima sejumlah fasilitas mewah dan juga disebut memotong uang donasi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

AS Kembalikan 30 Barang Antik Curian ke Kamboja

AS pada Senin (8 Agustus) mengembalikan 30 karya seni dan barang antik curian ke Kamboja yang telah dijarah dari negara Asia Tenggara itu.

NEWS | 9 Agustus 2022

Jokowi Resmikan Pelabuhan Terbesar di Pulau Kalimantan

Jokowi meresmikan pelabuhan pelabuhan terbesar di Pulau Kalimantan yang dibangun dengan biaya Rp 2,9 triliun.

NEWS | 9 Agustus 2022

Taiwan Gelar Latihan Militer Simulasikan Kondisi dari Invasi Tiongkok

Taiwan menggelar latihan militer pekan ini yang mensimulasikan kondisi pertahanannya dari invasi Tiongkok.

NEWS | 9 Agustus 2022

15 Parpol Belum Konfirmasi Pendaftaran Jadi Peserta Pemilu 2024

15 parpol belum memberikan konfirmasi kepada KPU terkait waktu pendaftaran. Batas akhir pendaftaran hanya sampai Minggu, 14 Agustus 2022, pukul 23.59 WIB.

NEWS | 9 Agustus 2022

Donald Trump Komplain Kediamannya di Florida Digerebek FBI

Mantan presiden AS Donald Trump mengatakan Senin (8/8/2022) bahwa kediamannya di Mar-A-Lago di Florida "digerebek" oleh agen FBI.

NEWS | 9 Agustus 2022

Warga Indonesia di Sri Lanka Ikuti Lomba Khas 17 Agustus

Warga Indonesia di Sri Lanka mengikuti berbagai kegiatan lomba khas 17 Agustus untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-77.

NEWS | 9 Agustus 2022

PTM 100%, Kota Bogor Pantau Kasus Covid-19 hingga Agustus

Kota Bogor masih memantau angka kasus Covid-19 hingga akhir Agustus sebelum pemberlakuan PTM 100% mulai September 2022.

NEWS | 9 Agustus 2022

Mahfud MD Sanjung Polri Terkait Pengusutan Kasus Brigadir J

Mahfud MD memberi sanjungan ke Polri terkait pengusutan kasus tewasnya Brigadir Nopryansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

NEWS | 9 Agustus 2022

Hikmahbudhi Dukung Polda Terkait Penetapan Tersangka Roy Suryo

Hikmahbudhi mendukung Polda Metro Jaya yang menetapkan status tersangka kepada  Roy Suryo pada kasus penistaan agama terkait meme stupa di Candi Borobudur.

NEWS | 9 Agustus 2022

Naik 64 Peringkat, Pertamina Satu-satunya Perusahaan Indonesia di Fortune Global 500

PT Pertamina kembali mengokohkan diri sebagai satu-satunya perusahaan Indonesia sekaligus satu-satunya BUMN yang masuk dalam daftar Fortune Global 500 2022.

NEWS | 9 Agustus 2022


TAG POPULER

# Brigadir RR


# Bharada E


# Jokowi


# Brigadir J


# MU


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
AS Kembalikan 30 Barang Antik Curian ke Kamboja

AS Kembalikan 30 Barang Antik Curian ke Kamboja

NEWS | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings