Logo BeritaSatu

Khilafatul Muslimin Bukti Nyata Radikalisme di Sekitar Kita

Kamis, 30 Juni 2022 | 15:39 WIB
Oleh : Bernadus Wijayaka, Dwi Argo Santosa / DAS

Jakarta, Beritasatu.com - Sekelompok lelaki anggota Khilafatul Muslimin, sebagian berbaju dan berjaket hijau, berkonvoi dengan motor. Sebagian dari mereka mengibarkan bendera bertulisan huruf Arab. Sebagian lainnya menyertakan poster di kendaraan mereka yang isinya menyambut bangkitnya khilafah islamiyah.

Rombongan ini sempat berhenti membagikan selebaran berisis mengenai kekhilafahan kepada warga yang melintas.

Advertisement

Pemandangan tak biasa itu terekam dan viral di media sosial. Identitas mereka tertera pada salah satu poster. Mereka adalah kelompok Khilafatul Muslimin Wilayah Jakarta Raya.

Polda Metro Jaya merespons dengan mengerahkan tim khusus untuk menyelidiki konvoi di Jalan Raya Bogor, Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (29/5/2022) tersebut.

Konvoi beratribut khilafah, kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan, tidak dapat dibenarkan.

“Indonesia tidak menganut sistem khilafah," katanya, Senin (30/5/2022).

Sehari kemudian, Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Brigjen Pol R Ahmad Nurwakhid menyebut, kelompok Khilafatul Muslimin sama bahayanya dengan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Negara Islam Indonesia (NII) dan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) karena mengampanyekan tegaknya sistem khilafah.

Berikutnya, giliran Zulpan memaparkan bahwa para peserta konvoi diduga membangkitkan rasa kebencian masyarakat terhadap pemerintah yang sah. Hal ini dapat dilihat melalui atribut-atribut yang dibawa para peserta konvoi.

Publik barangkali saat itu bertanya-tanya kelompok apakah Khilafatul Muslimin, mengingat selama ini geliatnya tidak setenar FPI atau HTI.

Sebaliknya, keberadaan kelompok itu bagi institusi penegak hukum seharusnya bukan hal baru. Mustahil polisi tidak tahu kelompok yang berdiri sejak 1997 ini.

BNPT, seperti diungkapkan Nurwakhid, pun sudah mengidentifikasi kelompok ini.

Bahkan seorang sipil, Ken Setiawan, juga sudah tahu seluk beluk Khilafatul Muslimin jauh sebelum video konvoi kelompok itu viral di media sosial.

Ken adalah mantan anggota NII yang kemudian mendirikan NII Crisis Center.

Ia bicara soal Khilafatul Muslimin, ketika Densus 88 Antiteror Polri menangkap seorang mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Brawijaya Malang, Senin (23/5/2022).

Mahasiswa bernama Ilham Alfarizi ditangkap atas dugaan perannya sebagai pengumpul dana untuk membantu kelompok Daulah Islamiah ISIS di Indonesia.

Ilham juga mengelola media sosial dalam rangka penyebaran materi-materi ISIS serta berkomunikasi secara intens dengan tersangka dari kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) atas nama MR yang sudah diringkus Densus 88 sebelumnya.

Ilham berasal dari Lampung, daerah yang oleh Ken Setiawan disebut punya kampung khilafah yang masyarakatnya antidemokrasi.

Karena itu Ken tidak kaget bila ada mahasiswa dari Lampung yang terpapar paham radikalisme dan terorisme. Kampung khilafah yang disebutkan Ken ada di Kabupaten Lampung Selatan.

“Peta gerakan radikalisme di Lampung sudah mengkhawatirkan. Mereka antidemokrasi. Bahkan, di Kota Bandar Lampung mereka ada di setiap kecamatan dan menguasai beberapa masjid sebagai basis pergerakan mereka,” ujar Ken.

Bila Ken bisa mengendus sejauh itu, mestinya aparat di tingkat daerah maupun pusat lebih tahu mengenai keberadaan Khilafatul Muslimin.

Pada kenyataannya, kelompok ini baru dipersoalkan ketika beberapa anggotanya berkonvoi. Padahal sejak berdiri, Khilafatul Muslimin di bawah pimpinan Abdul Qadir Baraja sudah berkembang sedemikian rupa.


hal 1 dari 4 halaman

Halaman: 1234selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Divonis Ringan, Bahar Smith Cium Bendera Merah Putih

Dovonis 6 bulan 15 hari penjara dalam perkara hoax, Bahar Smith mencium bendera Merah Putih di PN Bandung.

NEWS | 17 Agustus 2022

Dituntut Penjara 5 Tahun, Bahar Smith Divonis 6,5 Bulan

Bahar Smith divonis penjara 6 bulan 15 hari oleh Majelis Hakim PN Bandung dalam perkara hoax.

NEWS | 17 Agustus 2022

Mahfud MD: Indonesia Ada karena Pahlawan Ikut Berjuang

Usai Apel Kehormatan HUT ke-77 RI di TMP Kalibata, Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan Indonesia ada karena para pahlawan ikut berjuang meraih kemerdekaan.

NEWS | 17 Agustus 2022

Tiba di TMP Kalibata, Jokowi Pimpin Upacara Apel Kehormatan

Presiden Jokowi tiba di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan untuk memimpin Upacara Apel Kehormatan dan Renungan Suci HUT Ke-77 RI.

NEWS | 17 Agustus 2022

HUT Ke-77 RI, Presiden Jokowi Pimpin Renungan Suci

Tengah malam, Presiden Jokowi pimpin Upacara Apel Kehormatan dan Renungan Suci dalam rangkaian HUT ke-77 RI di TMP Kalibata.

NEWS | 17 Agustus 2022

KPAI Kecam Pencabulan 20 Santriwati di Kabupaten Bandung

KPAI mengencam kekerasan seksual atau pencabulan terhadap 20 santriwati di sebuah pondok pesantren (ponpes) di Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung.

NEWS | 17 Agustus 2022

Doakan Ganjar, Ribuan Santri di Lampung Hadiri Zikir Akbar Jelang HUT Ke-77RI

Sahabat Ganjar bersama ribuan santri di Lampung menghadiri zikir akbar menjelang HUT RI ke-77 serta mendoakan Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.

NEWS | 17 Agustus 2022

Kasus Brigadir J, Kapolri Diminta Tertibkan Kelompok Ferdy Sambo

IPW meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengingatkan kelompok pendukung Ferdy Sambo yang diduga memberikan perlawanan terkait kasus Brigadir J.

NEWS | 17 Agustus 2022

AKKMI Ajak Pemuda Kembalikan Kejayaan Maritim Indonesia

AKKMI mengajak para pemuda untuk dapat andil dalam mengembalikan kejayaan Indonesia di bidang maritim.

NEWS | 16 Agustus 2022

Data Penerima Vaksin Covid-19 sampai 16 Agustus 2022

Berikut ini Data Penerima Vaksin Covid-19 sampai 16 Agustus 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 16 Agustus 2022


TAG POPULER

# Syarat Terbaru Naik KA


# Surya Darmadi


# Pengutil di Alfamart


# Utang Luar Negeri


# Thomas Tuchel


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Divonis Ringan, Bahar Smith Cium Bendera Merah Putih

Divonis Ringan, Bahar Smith Cium Bendera Merah Putih

NEWS | 3 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings