Logo BeritaSatu

WHO Sebut Vaksinasi Massal Cacar Monyet Belum Diperlukan

Kamis, 30 Juni 2022 | 12:08 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Moskwa, Beritasatu.com- Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan vaksinasi massal cacar monyet belum diperlukan untuk saat ini. Seperti dilaporkan TASS, Kamis (30/66/2022), hal itu disampaikan Melita Vujnovic, perwakilan WHO di Rusia.

Dalam satu wawancara dengan Rossiyskaya Gazeta yang diterbitkan pada Rabu (29/6), Vujnovic mencatat bahwa "berdasarkan penilaian risiko dan manfaat saat ini, inokulasi massal terhadap cacar monyet saat ini tidak diperlukan."

“Semua keputusan yang terkait dengan imunisasi dengan vaksin cacar atau cacar monyet harus dibuat berdasarkan keputusan bersama antara dokter dan kandidat vaksinasi berdasarkan kasus per kasus. Perang melawan wabah cacar monyet, di atas segalanya, tergantung pada publik. langkah-langkah kesehatan, termasuk surveilans epidemiologi, pelacakan kontak, isolasi dan perawatan bagi mereka yang sakit. Meskipun diharapkan vaksin cacar dapat memberikan perlindungan terhadap cacar monyet, saat ini, data klinis terbatas,” tambahnya.

Menurut pejabat itu, sejak Mei 2022, WHO telah menerima laporan lebih dari 3.000 kasus penyakit dari 50 negara dan wilayah di lima wilayah WHO. Mayoritas kasus tercatat di WHO Wilayah Eropa. Sementara Rusia adalah salah satu dari 53 negara anggota wilayah Eropa.

Perwakilan WHO juga mencatat bahwa pada 23 Juni, WHO mengadakan pertemuan komite tentang kejadian luar biasa untuk menilai wabah cacar monyet saat ini.

"Anggota panitia sampai pada kesimpulan bahwa saat ini wabah tersebut tidak mewakili peristiwa luar biasa dengan signifikansi internasional. Namun dicatat bahwa peristiwa tersebut bersifat luar biasa sehingga diperlukan tindakan respons intensif untuk mengendalikan penyebaran lebih lanjut," katanya.

Pada Rabu, WHO mengimbau kewaspadaan untuk memastikan cacar monyet tidak menyebar di antara kelompok yang lebih rentan, seperti anak-anak. "Memerangi virus membutuhkan upaya intens," kata WHO sambil menyerukan pengumpulan data yang luas dan berbagi tentang seberapa baik vaksin bekerja melawan virus.

Para ahli telah mendeteksi lonjakan kasus cacar monyet sejak awal Mei di luar negara-negara Afrika Barat dan Tengah di mana penyakit itu telah lama mewabah. Sebagian besar kasus baru terjadi di Eropa Barat.

"Saya khawatir tentang penularan yang berkelanjutan karena itu akan menunjukkan bahwa virus itu memantapkan dirinya sendiri dan dapat berpindah ke kelompok berisiko tinggi termasuk anak-anak, wanita dengan gangguan kekebalan dan wanita hamil," kata kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus kepada wartawan.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Keluarga Tewas Diracun di Magelang, Anak Kedua Jadi Tersangka

Polresta Magelang menetapkan anak kedua sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan dengan racun di Mertoyudan, Magelang, Jawa Tengah.

NEWS | 29 November 2022

Unggah Tajuk Palsu CNN, Elon Musk Diingatkan Pemeriksa Fakta Twitter

CEO Twitter Elon Musk baru saja diingatkan oleh tim pemeriksa fakta dari platformnya sendiri setelah dia membagikan tajuk berita dari CNN yang ternyata palsu.

NEWS | 29 November 2022

Warga Terdampak Gempa Cianjur Mulai Beraktivitas di Ladang

Satu pekan setelah gempa Cianjur, Jawa Barat, warga mulai beraktivitas di ladang, Selasa (29/11/2022).

NEWS | 29 November 2022

Layanan RSUD dr Soewandie Lambat, Wali Kota Surabaya Ngamuk

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, marah dan ngamuk saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) pelayanan di RSUD dr Soewandie, Senin (28/11/2022) siang

NEWS | 29 November 2022

Buku Mantra dan Kemenyan Ditemukan di Rumah Keluarga Tewas di Kalideres

Buku mantra hingga kemenyan ditemukan polisi di rumah keluarga tewas di Kalideres, Jakarta Barat.

NEWS | 29 November 2022

Mayoritas Publik Puas dengan Kinerja Jokowi-Ma'ruf Amin

Hasil survei terbaru lembaga Charta Politika Indonesia menunjukkan mayoritas publik puas terhadap kinerja pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin.

NEWS | 29 November 2022

Keluarga Tewas di Kalideres Aktif Lakukan Sebuah Ritual

Salah satu korban satu keluarga tewas di Kalideres tersebut, yaitu Budiyanto aktif melakukan sebuah ritual.

NEWS | 29 November 2022

Kemenkes Sebut HIV Masih Jadi Masalah Kesehatan Global

Memperingati Hari AIDS Sedunia 2022, Kemenkes menyampaikan infeksi HIV AIDS masih menjadi masalah kesehatan global dan nasional.

NEWS | 29 November 2022

Elektabilitas Ganjar Pranowo Konsisten Naik

Hasil survei terbaru Charta Politika menunjukkan elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terus menunjukkan tren positif untuk menghadapi Pilpres 2024.

NEWS | 29 November 2022

Soal Tambang Ilegal Kaltim, Kabareskrim Tantang Ferdy Sambo Buka BAP

Kabareskrim menanggapi pernyataan mantan Kadiv Propam Polri yang mengatakan bahwa Agus telah diperiksa terkait kasus tambang ilegal di Kalimantan Timur.

NEWS | 29 November 2022


TAG POPULER

# Ferdy Sambo


# Impor Beras


# UMP DKI Jakarta


# Pemimpin Berambut Putih


# Adian Napitupulu


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Berani Tampil Seksi di Qatar, Model Kroasia Menuai Kontroversi

Berani Tampil Seksi di Qatar, Model Kroasia Menuai Kontroversi

SEMESTA BOLA 2022 | 9 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE