Logo BeritaSatu

Taliban Klaim Upaya Penyelamatan Gempa di Afghanistan Sudah Selesai

Jumat, 24 Juni 2022 | 10:16 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Kabul, Beritasatu.com- Pemerintah Taliban di Afghanistan menyatakan upaya penyelamatan hampir selesai pada Kamis (23/6/2022), satu hari setelah gempa menewaskan 1.000 orang.

"Operasi penyelamatan telah selesai, tidak ada yang terjebak di bawah puing-puing," kata Mohammad Ismail Muawiyah, juru bicara komandan militer Taliban di provinsi Paktika yang paling parah dilanda bencana, kepada Reuters.

Advertisement

Hal serupa dikatakan Mohammad Nassim Haqqani, juru bicara kementerian bencana. Dia mengatakan operasi penyelamatan telah selesai di distrik-distrik utama tetapi masih berlanjut di beberapa daerah terpencil.

Seperti dilaporkan Xinhua, gempa berkekuatan 6,1 magnitudo melanda Rabu pagi sekitar 160 km tenggara Kabul, di pegunungan gersang yang dipenuhi pemukiman kecil di dekat perbatasan dengan Pakistan.

Komunikasi yang buruk dan kurangnya jalan yang layak menghambat upaya bantuan. Afghanistan sudah lama bergulat dengan krisis kemanusiaan yang memburuk sejak Taliban mengambil alih Agustus lalu.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan pada hari Kamis bahwa kementerian pertahanan Taliban telah mengindikasikan pada Rabu bahwa 90 persen operasi pencarian dan penyelamatan telah selesai.

Dua pensiunan perwira di Nepal yang terlibat setelah gempa tahun 2015 yang menewaskan 9.000 orang mengungkapkan keterkejutannya bahwa operasi penyelamatan bisa hampir selesai begitu cepat. Namun satu perwira mencatat bahwa jika sebagian besar rumah yang rusak kecil, hal itu mungkin terjadi.

Gempa tersebut menewaskan sekitar 1.000 orang dan melukai 1.500 orang, kata Muawiyah. Lebih dari 3.000 rumah hancur.

Menurut data pemerintah Amerika Serikat (AS), jumlah korban tewas menjadikannya gempa paling mematikan di Afghanistan dalam dua dekade.

"Sekitar 1.000 orang telah diselamatkan pada Kamis pagi, Sharafat Zaman," kata juru bicara kementerian kesehatan mengatakan kepada Reuters.

"Bantuan sudah sampai ke daerah dan terus berlanjut tapi masih dibutuhkan lebih banyak lagi," katanya.

Kota Gayan, dekat dengan pusat gempa, mengalami kerusakan signifikan dengan sebagian besar bangunan berdinding lumpur rusak atau runtuh total, kata tim Reuters.

Kota itu, dengan hanya jalan yang paling sederhana, ramai dengan tentara Taliban dan ambulans ketika sebuah helikopter yang membawa pasokan bantuan mendarat di dekatnya, menimbulkan pusaran debu yang besar. Sekitar 300 orang duduk di tanah menunggu pasokan.

Operasi penyelamatan itu akan menjadi ujian besar bagi kelompok Islam garis keras Taliban, yang mengambil alih saat pasukan internasional pimpinan AS mundur setelah dua dekade perang.

Menurut pejabat bantuan, situasi kemanusiaan telah memburuk secara mengkhawatirkan sejak pengambilalihan Taliban. Negara itu terputus dari banyak bantuan internasional karena sanksi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Divonis Ringan, Bahar Smith Cium Bendera Merah Putih

Dovonis 6 bulan 15 hari penjara dalam perkara hoax, Bahar Smith mencium bendera Merah Putih di PN Bandung.

NEWS | 17 Agustus 2022

Dituntut Penjara 5 Tahun, Bahar Smith Divonis 6,5 Bulan

Bahar Smith divonis penjara 6 bulan 15 hari oleh Majelis Hakim PN Bandung dalam perkara hoax.

NEWS | 17 Agustus 2022

Mahfud MD: Indonesia Ada karena Pahlawan Ikut Berjuang

Usai Apel Kehormatan HUT ke-77 RI di TMP Kalibata, Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan Indonesia ada karena para pahlawan ikut berjuang meraih kemerdekaan.

NEWS | 17 Agustus 2022

Tiba di TMP Kalibata, Jokowi Pimpin Upacara Apel Kehormatan

Presiden Jokowi tiba di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan untuk memimpin Upacara Apel Kehormatan dan Renungan Suci HUT Ke-77 RI.

NEWS | 17 Agustus 2022

HUT Ke-77 RI, Presiden Jokowi Pimpin Renungan Suci

Tengah malam, Presiden Jokowi pimpin Upacara Apel Kehormatan dan Renungan Suci dalam rangkaian HUT ke-77 RI di TMP Kalibata.

NEWS | 17 Agustus 2022

KPAI Kecam Pencabulan 20 Santriwati di Kabupaten Bandung

KPAI mengencam kekerasan seksual atau pencabulan terhadap 20 santriwati di sebuah pondok pesantren (ponpes) di Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung.

NEWS | 17 Agustus 2022

Doakan Ganjar, Ribuan Santri di Lampung Hadiri Zikir Akbar Jelang HUT Ke-77RI

Sahabat Ganjar bersama ribuan santri di Lampung menghadiri zikir akbar menjelang HUT RI ke-77 serta mendoakan Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.

NEWS | 17 Agustus 2022

Kasus Brigadir J, Kapolri Diminta Tertibkan Kelompok Ferdy Sambo

IPW meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengingatkan kelompok pendukung Ferdy Sambo yang diduga memberikan perlawanan terkait kasus Brigadir J.

NEWS | 17 Agustus 2022

AKKMI Ajak Pemuda Kembalikan Kejayaan Maritim Indonesia

AKKMI mengajak para pemuda untuk dapat andil dalam mengembalikan kejayaan Indonesia di bidang maritim.

NEWS | 16 Agustus 2022

Data Penerima Vaksin Covid-19 sampai 16 Agustus 2022

Berikut ini Data Penerima Vaksin Covid-19 sampai 16 Agustus 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 16 Agustus 2022


TAG POPULER

# Syarat Terbaru Naik KA


# Surya Darmadi


# Pengutil di Alfamart


# Utang Luar Negeri


# Thomas Tuchel


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Dow Jones Naik 200 Poin Ditopang Walmart dan Home Depot

Dow Jones Naik 200 Poin Ditopang Walmart dan Home Depot

EKONOMI | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings