Logo BeritaSatu

Perkara Helikopter AW-101, KPK Koordinasi dengan TNI

Rabu, 25 Mei 2022 | 10:07 WIB
Oleh : Muhammad Aulia / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan berkoordinasi serta melakukan supervisi dengan jajaran TNI untuk penanganan perkara dugaan korupsi pengadaan helikopter Augusta Westland (AW)-101. Dalam perkara tersebut KPK telah menahan bos PT Diratama Jaya Mandiri Irfan Kurnia Saleh.

Ketua KPK Firli Bahuri menjelaskan kewenangan supervisi lembaganya diatur dalam UU Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK Pasal 6 huruf D. Perlu diketahui, dalam perkara ini belum ada penyelenggara negara yang ditetapkan sebagai tersangka.

"KPK melakukan supervisi terhadap instansi yang berwenang melaksanakan pemberantasan korupsi, termasuk juga rekan-rekan TNI," kata Firli saat konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK Jakarta, Selasa (24/5/2022).

Koordinasi juga akan dilakukan oleh KPK dengan pihak TNI. Dipaparkan Firli, kewenangan koordinasi KPK sudah diatur dalam Pasal 8 huruf A UU Nomor 19 Tahun 2019. Perlu diketahui juga, pihak Puspom TNI sebelumnya sudah menetapkan sejumlah tersangka dari pihak militer terkait kasus ini. Hanya saja, diketahui kemudian penyidikan terhadap para tersangka dari pihak militer dihentikan oleh Puspom TNI.

"Disebutkan bahwa KPK itu tugasnya mengkoordinasikan penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan tindak pidana korupsi," ucap Firli.

"Artinya tentu kita harus laksanakan amanat undang-undang itu," tambahnya.

Diberitakan, KPK menahan Irfan Kurnia usai diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan helikopter AW-101 di TNI AU tahun 2016-2017. Irfan diketahui telah menyandang status tersangka kasus dugaan korupsi heli AW-101 sejak 2017 atau lima tahun lalu.

Dalam kasus ini, Irfan diduga menyebabkan kerugian keuangan negara mencapai Rp 224 miliar dari nilai kontrak pengadaan helikopter AW-101 sebesar Rp 738,9 miliar.

Atas perbuatannya, Irfan Kurnia Saleh disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Peringatan Medvedev: Krimea Disentuh NATO, Perang Dunia III

Dmitry Medvedev menegaskan, setiap pelanggaran di Krimea oleh NATO dianggap deklarasi perang yang bisa mengarah pada "Perang Dunia III".

NEWS | 28 Juni 2022

Kebocoran Gas Klorin di Yordania, 12 Tewas dan 251 Terluka

12 orang tewas dan 251 terluka dalam kebocoran gas klorin dari tangki penyimpanan di pelabuhan Aqaba Yordania.

NEWS | 28 Juni 2022

Satgas: Masyarakat Menilai Covid-19 sebagai Flu Biasa

Satgas menyebut banyak masyarakat sudah kurang mewaspadai pandemi karena menganggap Covid-19 sebagai flu biasa.

NEWS | 28 Juni 2022

BMKG: Jakarta Diguyur Hujan dari Siang hingga Malam

BMKG menerangkan, hujan berpotensi mengguyur Jakarta dari siang hingga malam dengan intensitas ringan, Selasa (28/6/2022). 

NEWS | 28 Juni 2022

Satgas: Waspadai Indonesia Menuju Gelombang Keempat Covid-19

Satgas Penanganan Covid-19 meminta masyarakat luas untuk mewaspadai Indonesia yang menuju gelombang keempat.

NEWS | 28 Juni 2022

"Tolong, Anakku Butuh Ganja Medis", Ini Kata Polisi

Ganja tetap dilarang tidak bisa digunakan, kalau mau mengubah Undang-Undang kewenangannya bukan di kita, tetapi di DPR.

NEWS | 28 Juni 2022

Rompi Penurun Suhu, Pertolongan Pertama Heat Stroke Jemaah Haji

Kemenkes memanfaatkan teknologi carbon cool yang didesain menjadi rompi penurun suhu untuk penanganan kasus heat stroke pada haji di Arafah.

NEWS | 28 Juni 2022

RUU KIA Bisa Jadi Pedang Bermata 2 bagi Perempuan Pekerja

Penggiat keseteraan gender yang juga perempuan pengusaha menilai RUU KIA bisa jadi pedang bermata dua.

NEWS | 28 Juni 2022

Setengah Abad Revitalisasi Kota Tua Belum Kelar Juga

Menteri BUMN Erick Thohir akan menggarap revitalisasi Kota Tua di kawasan Jakarta Utara, tahun depan.

NEWS | 28 Juni 2022

Jika Mangkir Lagi, Iko Uwais Akan Dijemput Paksa Polisi

Polda Metro Jaya meminta aktor laga Iko Uwais bersikap kooperatif dalam menghadapi proses hukum. Jika mangkir lagi, Iko Uwais akan dijemput paksa.

NEWS | 27 Juni 2022


TAG POPULER

# MotoGP 2022


# Ukraina


# Persik


# Sirkuit Formula E


# Holywings


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
UNOC 2022, Indonesia Tawarkan Laut Sehat untuk Ketahanan Pangan Dunia

UNOC 2022, Indonesia Tawarkan Laut Sehat untuk Ketahanan Pangan Dunia

EKONOMI | 16 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings