Logo BeritaSatu

KPK Ajak ICW Ikut Buru Harun Masiku

Jumat, 20 Mei 2022 | 21:12 WIB
Oleh : Fana F Suparman / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeklaim masih memburu mantan caleg PDIP, Harun Masiku yang sudah buron selama lebih dari 2 tahun. Bahkan, KPK mengajak masyarakat, termasuk Indonesia Corruption Watch (ICW) untuk ikut memburu buronan kasus dugaan suap pengurusan pergantian PAW anggota DPR 2019-2024 tersebut.

Hal itu disampaikan Deputi bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Karyoto saat dimintai tanggapannya atas pernyataan ICW yang menilai lembaga antikorupsi enggan meringkus Harun Masiku. Karyoto mengatakan, pihaknya masih terus memburu Harun Masiku. Karyoto meminta masyarakat, termasuk ICW untuk melaporkan setiap informasi terkait keberadaan Harun Masiku.

"Atau paling enggak, mirip lah, boleh lapor pada kami. Kalau enggakpercaya boleh ikut juga, tetapi biaya sendiri. Misalnya kami ke mana, saya akan cek, misalnya nanti dengan bantuan kepolisian, kami siap. artinya kami tidak menutup diri. Mau ICW sekali pun, boleh, kasih tahu saya. Biar jangan beranggapan kita enggak mau jalan," kata Karyoto di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (20/5/2022).

Pada prinsipnya, Karyoto menekankan, KPK berkomitmen dengan segala cara untuk meringkus Harun Masiku yang sudah tak diketahui keberadaannya sejak Januari 2020 lalu tersebut. Apalagi pandemi Covid-19 mulai menunjukkan akan berakhir. Selain itu, Singapura juga sudah membuka diri untuk mengekstradisi pelaku kejahatan asal Indonesia.

"Tinggal nanti secara teknisnya kalau kita mau ke Singapura. Baik dari Kejagung, Menkumham sebagai central of authority. Nantinya kita akan kerja sama di situ," katanya.

Sejauh ini, Karyoto mengakui, pihaknya belum mengetahui keberadaan Harun Masiku. Namun, sejumlah lokasi yang diduga pernah disinggahi Harun Masiku akan terus dilacak.

"Mudah-mudahan ada masyarakat yang melihat ada di Indonesia, lebih cepat. Kalau ada di luar indonesia, kalau di mana pun, sebenarnya kalau foto biometrik dari orang-orang WNI yang sempat menyebrang bisa dideteksi. Kalau keberadaannya di mana belum tahu, kalau tahu sudah ditangkap," katanya.

Dalam kesempatan ini, Karyoto mengatakan, kritik yang dilontarkan ICW menjadi pil bagi KPK untuk terus mengejar Harun Masiku. Ditekankan, penangkapan Harun Masiku merupakan utang yang harus dilunasi KPK.

"Kritikan dari ICW bagi kami adalah pil sehat yang mendorong semangat kami menangkap DPO yang masih menjadi utang," katanya.

Diketahui, Harun merupakan politikus PDIP yang terjerat perkara dugaan suap dalam pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR periode 2019-2024. Dia diduga menyuap komisioner KPU saat itu, Wahyu Setiawan supaya dapat ditetapkan sebagai anggota DPR. Adapun saat ini nama Harun sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Namun, sejak OTT terhadap Wahyu dan sejumlah pihak lain pada 8 Januari 2020 hingga saat ini, Harun Masiku masih buron dan menghirup udara bebas.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Vaksinasi Dosis Lengkap di Indonesia Capai 81 Persen

Capaian vaksinasi Covid-19 dosis lengkap di Indonesia hingga hari ini telah mencapai 168.860.843 dosis suntikan atau 81,07%.

NEWS | 27 Juni 2022

Ganjar Hadiri Pembukaan Borobudur Student Festival 2022

Pada pembukaan Borobudur Student Festival 2022, Gubernur Jawa Tengah mendadak ikut menyutradarai pertunjukan tari Maumere atau Gemu Fa Mire.

NEWS | 27 Juni 2022

Jaksa Agung Ungkap Alasan Dukung Gerakan Bersih-bersih BUMN

Jaksa Agung ST Burhanuddin mengungkapkan alasan Kejagung mendukung gerakan bersih-bersih di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

NEWS | 27 Juni 2022

Bela Delegasi Taiwan, Menlu Tuvalu Mundur dari Konferensi Laut PBB

Menlu Tuvalu mengundurkan diri dari acara pembukaan Konferensi Laut PBB, setelah Tiongkok menghentikan partisipasi tiga orang Taiwan.

NEWS | 27 Juni 2022

Kejar 1,2 Juta Suntikan Per Hari, Vaksinasi Dosis Lengkap Diragukan Tuntas Juli

Kemenkes menargetkan vaksinasi dosis lengkap akan tuntas pada akhir Juli 2022, namun target itu diragukan akan tercapai.

NEWS | 27 Juni 2022

Kasus Suap Dana PEN Kolaka Timur, KPK Tahan Adik Bupati Muna

KPK menahan LM Rusdianto Emba, adik Bupati Muna, La Ode Muhammad Rusman yang menjadi tersangka kasus dugaan suap dana PEN untuk Kabupaten Kolaka Timur.

NEWS | 27 Juni 2022

Rusia Target Lysychansk, Kota Besar Terakhir Ukraina di Luhansk Timur

Pasukan Rusia berusaha merebut Lysychansk, kota besar terakhir yang masih dikuasai pasukan Ukraina di provinsi Luhansk timur.

NEWS | 27 Juni 2022

Heboh Artis Marshanda Hilang di Los Angeles Amerika

Kabar Marshanda hilang pertama disampaikan oleh sahabatnya, Sheila Salsabila di media sosial.

NEWS | 27 Juni 2022

Kejagung dan BPKP Bentuk Tim Audit Industri Kelapa Sawit

Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) membentuk tim gabungan audit tata kelola industri sawit.

NEWS | 27 Juni 2022

Jabar Bergerak Deklarasi Dukung Puan Maharani Jadi Capres

Relawan Mbak Puan untuk Indonesia (Rempuni) menilai Puan Maharani sosok yang paling pas dalam memimpin Indonesia yang majemuk.

NEWS | 27 Juni 2022


TAG POPULER

# MotoGP 2022


# Ukraina


# Persik


# Sirkuit Formula E


# Holywings


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Vaksin Merah Putih Masuk Fase Akhir Uji Klinik

Vaksin Merah Putih Masuk Fase Akhir Uji Klinik

NEWS | 9 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings