Logo BeritaSatu

Perkara Jiwasraya, Kejagung Sita Aset Tambang Heru Hidayat

Jumat, 20 Mei 2022 | 19:27 WIB
Oleh : Muhammad Aulia / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita aset berupa areal tambang seluas 5.350 hektare milik terpidana perkara korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT Asuransi Jiwasraya (Persero) Heru Hidayat. Penyitaan ini dilakukan oleh tim jaksa eksekutor Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Pusat dan tim dari Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Rabu (18/5/2022).

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Ketut Sumedana menjelaskan penyitaan tersebut berdasarkan Surat Perintah Pencarian Harta Benda Milik Terpidana Nomor : Print-146/M.1.10/Fu.1/05/2022 tanggal 11 Mei 2022 yang ditandatangani oleh Kepala Kejari Jakarta Pusat.

"Aset milik terpidana Heru Hidayat yang dilakukan sita eksekusi berupa seluruh areal tambang yang berada di PT Gunung Bara Utama (GBU) seluas 5.350 hektare area yang di dalamnya termasuk areal produksi tambang, terminal khusus (jetty), seluruh stockpile dan area perkantoran," kata Ketut dalam keterangan tertulis, Jumat (20/5/2022).

Ditegaskan Ketut, penyitaan tersebut dijalankan untuk melaksanakan putusan Mahkamah Agung RI Nomor 2931 K/Pid.Sus/2021 tanggal 24 Agustus 2021, yaitu putusan pidana tambahan terhadap Heru Hidayat yang dijatuhi untuk membayar uang pangganti sejumlah Rp 10,7 triliun atau tepatnya 10.728.783.375.000.

Disebutkan pula, jika Heru Hidayat tidak membayar uang pengganti paling lama dalam waktu satu bulan sesudah putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap, harta bendanya disita oleh jaksa dan dilelang demi menutupi uang pengganti tersebut.

"Atas sita eksekusi yang dilakukan terhadap PT GBU tersebut, seluruh kegiatan produksi yang dilakukan dihentikan dan proses selanjutnya akan dilakukan lelang oleh Pusat Pemulihan Aset Kejaksaan Agung guna pembayaran uang pengganti," ungkap Ketut.

Diberitakan, majelis hakim Mahkamah Agung (MA) menjatuhkan vonis pidana penjara seumur hidup terhadap Heru Hidayat yang merupakan Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera (Tram). Majelis hakim menyatakan Heru Hidayat terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah bersama-sama sejumlah pihak lain melakukan tindak pidana korupsi terkait pengelolaan keuangan dan dana Jiwasraya yang merugikan keuangan negara sekitar Rp 16,8 triliun. Tidak hanya itu, Majelis hakim juga menyatakan Heru terbukti melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Tak hanya pidana penjara seumur hidup, Majelis Hakim juga menjatuhkan pidana tambahan terhadap Heru berupa kewajiban membayar uang pengganti sebesar Rp 10.728.783.335.000. Jika tak dibayar dalam waktu sebulan setelah putusan pengadilan memperoleh kekuatan hukum tetap, Jaksa akan menyita harta benda Heru dan melelangnya untuk menutupi uang pengganti.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kasus Kumulatif dan Suspek Covid-19 sampai 28 Juni 2022

Infografik kasus positif kumulatif dan suspek Covid-19 sampai 28 Juni 2022 berdasarkan data Kementerian Kesehatan.

NEWS | 28 Juni 2022

Kesadaran Pejabat di Jateng Laporkan Gratifikasi Tinggi

Data Inspektorat Jateng menunjukkan kesadaran pejabat di Jateng laporkan gratifikasi tinggi.

NEWS | 28 Juni 2022

Data Kematian Covid-19 di Indonesia sampai 28 Juni 2022

Infografik kematian Covid-19 di Indonesia sampai 28 Juni 2022 berdasarkan data Kementerian Kesehatan.

NEWS | 28 Juni 2022

Tiongkok Pangkas Waktu Karantina Covid-19 untuk Pelancong

Tiongkok memangkas waktu karantina untuk pelancong yang datang hingga setengahnya yang merupakan pelonggaran besar.

NEWS | 28 Juni 2022

Kasus Bantuan Keuangan, KPK Periksa Eks Bupati Tulungagung

Terkait kasus bantuan keuangan, penyidik KPK mengagendakan pemeriksaan terhadap eks Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo.

NEWS | 28 Juni 2022

Viral Penganiayaan Remaja Putri di Taman Sempur, Polisi Langsung Selidiki

Penganiayaan dialami seorang remaja putri FC (15) oleh sekelompok remaja di Taman Sempur, Kota Bogor pada Minggu, 26 Juni 2022 lalu.

NEWS | 28 Juni 2022

Pemekaran Papua, DPR: Tahap Pertama Disepakati 3 Provinsi

DPR dan pemerintah bersepakat pemekaran Papua hanya menambah menjadi tiga provinsi, yakni Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.

NEWS | 28 Juni 2022

Kemenlu Telusuri Laporan Belasan WNI Meninggal di Rutan Malaysia

Kemenlu menelusuri laporan mengenai belasan WNI yang meninggal dunia di rumah tahanan (rutan) Malaysia.

NEWS | 28 Juni 2022

Ada 110 Pasien Pasien Covid-19 yang Dirawat di Wisma Atlet

Pasien Covid-19 yang dirawat di RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, hingga hari ini  berjumlah 110 orang.

NEWS | 28 Juni 2022

Filantropi Masa Depan Berorientasi pada Dampak Sosial Berkelanjutan

Kegiatan filantropi sekarang telah berubah dari hanya tindakan memberikan bantuan sosial, menjadi investasi sosial yang fokus pada dampak.

NEWS | 28 Juni 2022


TAG POPULER

# MotoGP 2022


# Ukraina


# Persik


# Sirkuit Formula E


# Holywings


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Tiongkok Pangkas Waktu Karantina Covid-19 untuk Pelancong

Tiongkok Pangkas Waktu Karantina Covid-19 untuk Pelancong

NEWS | 10 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings