Logo BeritaSatu

Rusia Gunakan Senjata Laser Generasi Baru di Perang Ukraina

Jumat, 20 Mei 2022 | 10:31 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Moskwa, Beritasatu.com- Rusia menggunakan senjata laser generasi baru di perang Ukraina untuk menembak drone atau pesawat nirawak. Seperti dilaporkan Reuters, Rabu (18/5/2022), Rusia juga mengerahkan beberapa senjata rahasia untuk melawan banjir senjata Barat yang dipasok ke bekas tetangga Sovietnya itu.

Presiden Vladimir Putin pada 2018 meluncurkan serangkaian senjata baru termasuk rudal balistik antarbenua baru, drone nuklir bawah air, senjata supersonik, dan senjata laser baru.

Sedikit yang diketahui tentang spesifikasi senjata laser baru. Putin menyebutkan salah satu yang disebut Peresvet, dinamai dari seorang biksu prajurit Ortodoks abad pertengahan Alexander Peresvet yang tewas dalam pertempuran mematikan.

Yury Borisov, wakil perdana menteri yang bertanggung jawab atas pengembangan militer, mengatakan pada konferensi di Moskwa bahwa Peresvet sudah dikerahkan secara luas dan bisa membutakan satelit hingga 1.500 km di atas Bumi.

Namun, Borisov mengatakan bahwa sudah ada sistem Rusia yang lebih kuat daripada Peresvet yang dapat menjatuhkan drone dan peralatan lainnya. Borisov mengutip satu tes pada hari Selasa yang katanya telah menjatuhkan drone sejauh 5 km dalam waktu lima detik.

"Jika Peresvet membutakan, maka senjata laser generasi baru mengarah pada penghancuran fisik target - penghancuran termal, mereka terbakar," kata Borisov kepada televisi pemerintah Rusia.

Yury Borisov, wakil perdana menteri yang bertanggung jawab atas pengembangan militer, mengatakan pada konferensi di Moskwa bahwa Peresvet sudah dikerahkan secara luas dan bisa membutakan satelit hingga 1.500 km di atas Bumi.

Namun, dia mengatakan bahwa sudah ada sistem Rusia yang lebih kuat saat ini satu Peresvet yang bisa membakar drone dan peralatan lainnya. Borisov mengutip satu tes pada hari Selasa yang katanya telah membakar drone sejauh 5 km dalam waktu lima detik.

"Jika Peresvet membutakan, maka senjata laser generasi baru mengarah pada penghancuran fisik target - penghancuran termal, mereka terbakar," kata Borisov kepada televisi pemerintah Rusia.

Ditanya apakah senjata semacam itu digunakan di Ukraina, Borisov menjawab: "Ya. Prototipe pertama sudah digunakan di sana." Dia mengatakan senjata laser itu dinamai "Zadira".

Hampir tidak ada yang diketahui publik tentang Zadira tetapi pada tahun 2017 media Rusia menyatakan perusahaan nuklir negara Rusia, Rosatom, membantu pengembangannya sebagai bagian dari program untuk menciptakan prinsip-prinsip fisik baru berbasis senjata, yang dikenal dengan akronim Rusia ONFP.

Invasi Rusia pada 24 Februari di Ukraina telah menggambarkan batas-batas angkatan bersenjata konvensional Rusia pasca-Soviet, meskipun Putin mengatakan "operasi militer khusus" akan direncanakan dan akan mencapai semua tujuan Moskwa.

Amerika Serikat telah mengesampingkan pengiriman pasukannya sendiri atau NATO ke Ukraina tetapi Washington dan sekutunya telah memasok miliaran dolar senjata ke Kyiv seperti drone, artileri berat Howitzer, Stinger anti-pesawat dan rudal anti-tank Javelin.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

KSP: DOB Dekatkan Orang Asli Papua pada Kesejahteraan

Keberadaan daerah otonom baru (DOB) berorientasi pada kesejahteraan orang asli Papua dan Papua Barat

NEWS | 28 Juni 2022

Gagasan Pemekaran Wilayah Papua Sudah Ada Sejak 1980

Gagasan pemekaran wilayah Papua sudah ada sejak 1980. Hal ini disampaikan pengamat politik lokal Papua, Frans Maniagasi.

NEWS | 28 Juni 2022

Mentan Dorong Petani Beradaptasi dengan Tantangan Alam

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menyebutkan pertanian menghadapi tantangan besar dengan perubahan iklim saat ini.

NEWS | 28 Juni 2022

Kolaborasi Erick Thohir dengan Kejagung Diapresiasi Pakar

Upaya Erick Thohir melakukan bersih-bersih perusahaan pelat merah dengan menggandeng Kejagung diapresiasi pakar.

NEWS | 28 Juni 2022

Tangkap Buaya 4 Meter dengan Tali, Aksi Usman Disorot Media Asing

Media internasional CNN mengeluarkan artikel mengenai Usman yang menangkap buaya besar berukuran 4,3 meter hanya menggunakan tali.

NEWS | 28 Juni 2022

Di Ambang Kolaps, Kondisi Ekologis IMIP Morowali Perlu Perhatian Pusat

Kondisi ekologis di lokasi tambang nike PT IMIP Morowali perlu segera ditata untuk menjaga keseimbangan lingkungan.

NEWS | 28 Juni 2022

Wabah PMK, Pembelian Daging Sapi di Bogor Anjok 50 Persen

Sejumlah pegadang daging sapi mengaku sulit mendapatkan pembeli daging sapi sejak merebaknya wabah Penyakit mulut dan kuku (PMK).

NEWS | 28 Juni 2022

Mardani Maming Ajukan Praperadilan, KPK Siap Hadapi

Bendahara Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Mardani Maming mengajukan gugatan praperadilan atas penetapannya sebagai tersangka.

NEWS | 28 Juni 2022

Akulaku PayLater Kini Tersedia di Platform Pegipegi

Akulaku PayLater kini tersedia sebagai salah satu metode pembayaran yang tersedia pada platform agen perjalanan daring Pegipegi.

NEWS | 28 Juni 2022

Terkait Penyidikan Mardani Maming, Ini Penegasan KPK

KPK menegaskan proses penyidikan terhadap Bendahara Umum  PBNU Mardani Maming telah sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

NEWS | 28 Juni 2022


TAG POPULER

# MotoGP 2022


# Ukraina


# Persik


# Sirkuit Formula E


# Holywings


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Pemekaran Papua, DPR: Tahap Pertama Disepakati 3 Provinsi

Pemekaran Papua, DPR: Tahap Pertama Disepakati 3 Provinsi

NEWS | 24 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings