Logo BeritaSatu

Puan Tegaskan Pencapaiannya Bukan karena Cucu Soekarno dan Anak Megawati

Kamis, 19 Mei 2022 | 23:59 WIB
Oleh : Yustinus Paat / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua DPR Puan Maharani menegaskan capaian yang diraihnya saat ini merupakan buah hasil kerja kerasnya. Meskipun dia merupakan cucu proklamator Soekarno dan anak dari Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, bukan berarti pencapaian karir politiknya tanpa kerja keras alias mengandalkan privilege politik.

"Mungkin banyak yang berpikir saya mencapai posisi sekarang ini dengan mudah, karena menjadi cucu dan anak seorang tokoh dianggap bisa memuluskan jalan. Tapi kenyataannya tidak ada pencapaian tanpa kerja keras," kata Puan, dalam video di akun Instagram pribadinya @puanmaharaniri sebagaimana dikutip Beritasatu.com, Kamis (19/5/2022).

Puan pun menilai kerja keras dan perjuangannya terlihat jelas dari perolehan suaranya tiap kali pemilu legislatif digelar. Tiga kali maju pemilu, Puan selalu mendapatkan suara terbanyak secara nasional.

Tentunya hal itu tak bisa diraih hanya dengan sekadar status cucu proklamator ataupun anak presiden.

"Untuk mendapatkan amanah dari masyarakat harus melalui proses perjuangan panjang," kata Puan.

Dengan kerja keras itu, suara Puan pun selalu naik tiap kali mengikuti pemilu legislatif. Puan selalu berhasil memikat suara masyarakat di daerah pemilihannya di Jawa Tengah 5, meliputi Surakarta, Sukoharjo, Klaten, dan Boyolali.

Pada Pemilu 2009, Puan memenangkan 242.504 suara, terbanyak kedua secara nasional. Lalu pada Pemilu 2014, Puan meraih 369.927 suara, juga terbanyak kedua se-Indonesia.

Puan memilih melepas kursinya di DPR karena ditunjuk Presiden Joko Widodo untuk menjabat sebagai Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. Terakhir, pada Pemilu 2019 puan meraih peringkat satu suara terbanyak nasional dengan 404.034 suara.

"Saya meyakini tidak ada apa pun yang bisa kita capai secara instan," kata Puan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

IABA Kabinet Mandhapa Periode 2021-2024 Resmi Dilantik

Ikatan Alumni Britania Raya atau IABA Kabinet Mandhapa periode 2021-2024 resmi dilantik dengan Redha Bhawika Putra sebagai Presiden IABA yang baru.

NEWS | 30 Juni 2022

Saat Napoleon Lumuri Muka M Kace, Saksi: Baunya Meledak

Saksi mengaku melihat detik-detik Napoleon Bonaparte melumuri Youtuber M Kace dengan tinja. Menurut saksi, kotoran manusia itu baunya meledak.

NEWS | 30 Juni 2022

Warga Cikini VII Keberatan Nama Jalan Diganti Jadi Tino Sidin

Pemprov DKI Jakarta mengganti 22 nama Jalan di Ibu Kota. Salah satunya yaitu Jalan Cikini VII yang berada di Jakarta Pusat menjadi Jalan Tino Sidin.

NEWS | 30 Juni 2022

Diselingi Interupsi, DPR Sahkan Tiga RUU DOB Papua Jadi UU

Setelah Ketua Komisi II Ahmad Doli Kurnia Tandjung membacakan laporan pembahasan RUU DOB Papua, Sufmi Dasco langsung menanyakan persetujuan.

NEWS | 30 Juni 2022

Mantan Pejabat Afghanistan Hidup Mewah di Pengasingan

Sejumlah mantan pejabat Afganistan yang melarikan diri hidup mewah dalam pengasingan di kota Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) dan Amerika Serikat (AS).

NEWS | 30 Juni 2022

KPK Jebloskan Psikolog Andririni ke Lapas Tangerang

KPK menjebloskan terpidana kasus korupsi Perum Jasa Tirta II yakni psikolog Andririni ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Tangerang.

NEWS | 30 Juni 2022

Putin Peringatkan NATO jika Kerahkan Pasukan di Swedia dan Finlandia

Presiden Rusia Vladimir Putin memperingatkan NATO jika mengerahkan pasukan di Finlandia dan Swedia.

NEWS | 30 Juni 2022

KPK Cecar Eks Mendagri Gamawan Fauzi soal Kasus E-KTP

KPK mencecar Gamawan Fauzi sebagai saksi soal kasus e-KTP pada saat dirinya menjabat sebagai Mendagri.

NEWS | 30 Juni 2022

Roy Suryo Penuhi Panggilan Polisi Sebagai Saksi Pelapor

Roy Suryo memenuhi undangan klarifikasi dan akan memberikan penjelasan kepada penyidik terkait kasus editan foto patung stupa Candi Borobudur.

NEWS | 30 Juni 2022

Tok! Paripurna DPR Sahkan Lima RUU Provinsi Jadi UU

DPR mengesahkan lima RUU provinsi menjadi UU di mana ebelumnya lima provinsi tersebut diatur masing-masing dengan UU Nomor 61 tahun 1958.

NEWS | 30 Juni 2022


TAG POPULER

# Jokowi Ukraina


# Pengawasan Intelijen


# MyPertamina


# Roy Suryo


# Mars


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Partai Buruh Targetkan 20 Kursi di DPR pada Pemilu 2024

Partai Buruh Targetkan 20 Kursi di DPR pada Pemilu 2024

NEWS | 8 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings