Logo BeritaSatu

Semua Peserta BPJS Kesehatan Diusulkan Berstatus Aktif

Rabu, 18 Mei 2022 | 14:22 WIB
Oleh : Prisma Ardianto / WBP

Jakarta, Beritasatu.com- Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti mengusulkan seluruh peserta BPJS Kesehatan, termasuk peserta yang kini berstatus nonaktif karena sebab tertentu mulai dinyatakan sebagai peserta aktif. Hal itu ditujukan agar semua penduduk di Indonesia meraih haknya mendapat perlindungan kesehatan sesuai amanat UUD 1945 sekaligus mengejar target 98% peserta aktif pada tahun 2024.

"Untuk mencapai 98%, kalau modelnya seperti sekarang, kami bisa di BPJS Kesehatan. Namun yang tidak aktif harus juga kita hitung. Kalau semua aktif, ya berat," kata Ali Ghufron Mukti pada launching & bedah buku "Menyulam Program JKN Menjadi Andalan dan Kebanggaan Bangsa Indonesia", Selasa (17/5/2022).

Dia mengungkapkan, target itu dicanangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2020-2024. Memang ada sejumlah strategi yang harus dijalankan BPJS Kesehatan, tetapi pendekatan untuk mengkategorikan peserta nonaktif menjadi peserta aktif menjadi penting.

Salah satu strategi yang dimaksud terkait Inpres 1/2022. Presiden menginstruksikan 30 Kementerian/Lembaga untuk melakukan percepatan universal health coverage di Indonesia. Pendekatan itu diperlukan kolaborasi yang luar biasa di antara pemangku kepentingan. "Kira-kira bagaimana kalau kita belajar dari Filipina yang tahun 2019 memiliki Undang-undang (UU), seluruh warga Filipina yang belum terdaftar itu otomatis menjadi peserta," kata dia.

Selain berkaca pada Filipina, dia juga melihat Thailand sebagai contoh konkret. Menurut dia, Thailand mengusung tiga pendekatan agar seluruh penduduknya mendapat perlindungan sosial di bidang kesehatan. Di antaranya melalui civil servant benefit scheme untuk pegawai negeri dan pendekatan social security untuk program Jamsostek. Di luar itu ada model universal health coverage. Sehingga pada tahun 2022 di Thailand sudah dapat masuk cita-cita universal health coverage.

Menurut dia, Indonesia memang sudah seharusnya memiliki sistem jaminan sosial nasional di bidang kesehatan. Seperti yang diamanatkan UUD 1945 Pasal 28h ayat (1) bahwa setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik, sehat, serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan.

"Untuk hidup sehat, serta sejahtera lahir dan batin, maka setiap warga bangsa Indonesia dapat mengakses pelayanan kesehatan tanpa kesulitan keuangan atau without financial hardship. Oleh karena itu, Pasal 28h ayat (3) disebutkan bahwa setiap orang berhak mendapatkan jaminan sosial yang memungkinkan pengembangan dirinya secara utuh sebagai manusia yang bermartabat," kata dia.

Dalam hal ini, dia menilai, negara bertanggung jawab atas jaminan kesehatan setiap warga negara agar dapat berkembang dan bermartabat sebagai manusia. Maka dalam Pasal 34 ayat (2) disebutkan negara mengembangkan sistem jaminan sosial bagi seluruh rakyat serta memberdayakan seluruh masyarakat yang lemah dan tidak mampu.

Baca selanjutnya
Lebih lanjut, Ghufron menyatakan, isu mengenai kebutuhan dasar kesehatan (KDK) pun ...


hal 1 dari 2 halaman

Halaman: 12selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Jokowi Sebut Pemimpin Berambut Putih, Ini Respons Unik Puan dan Prabowo

Puan Maharani dan Prabowo Subianto merespons pernyataan Jokowi yang menyebut ciri-ciri pemimpin prorakyat adalah pemimpin dengan rambut putih. 

NEWS | 28 November 2022

Bupati Pimpin Komando Penanganan Darurat Gempa Cianjur

Komando penanganan darurat gempa Cianjur mulai dialihkan untuk dipimpin oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur.

NEWS | 28 November 2022

Fahri Hamzah Apresiasi Pembangunan Infrastruktur Era Jokowi

Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah mengapresiasi pembangunan infrastruktur era pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

NEWS | 28 November 2022

Soal Pemimpin Berambut Putih, Begini Kata Fahri Hamzah

Fahri Hamzah menilai, pesan sesungguhnya yang hendak disampaikan Jokowi adalah bahwa orang yang banyak berpikir maka rambutnya cepat memutih.

NEWS | 28 November 2022

Relawan Ganjar Perkuat Jaringan Politik di Sulsel

Relawan Ganjar Pranowo terus memperkuat jaringan politiknya dengan menggelar berbagai kegiatan positif untuk meraih simpati masyarakat Sulsel.

NEWS | 28 November 2022

Bharada E, Kuat Maruf, dan Bripka RR Kompak Minta Maaf di Persidangan

Terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir J, yakni Bharada E, Kuat Ma'ruf, dan Bripka RR kompak meminta maaf di persidangan. 

NEWS | 28 November 2022

Awasi Pemilu 2024, Bawaslu Bangun Komunitas Digital Pengawas Partisipatif

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI akan membuat komunitas digital pengawas partisipatif.

NEWS | 28 November 2022

Hendra Kurniawan Sempat Mengaku Tertipu oleh Skenario Ferdy Sambo

Agus Nur Patria mengungkapkan, Hendra Kurniawan sempat mengaku tertipu oleh skenario Ferdy Sambo terkait kasus pembunuhan Brigadir J. 

NEWS | 28 November 2022

Korban Gempa Cianjur Akan Direlokasi ke 3 Wilayah Ini

BNPB menyebutkan terdapat tiga wilayah yang menjadi bakal calon lokasi untuk memindahkan rumah-rumah warga yang rusak akibat gempa Cianjur, Jawa Barat.

NEWS | 28 November 2022

Komisi III DPR Puji Langkah Kejagung Sita Aset Benny Tjokro

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengapresiasi langkah Kejagung menyita aset Benny Tjokro yang menjadi terpidana perkara korupsi Jiwasraya dan Asabri.

NEWS | 28 November 2022


TAG POPULER

# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


# Vaksinasi Booster


# Pushbike


# Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Jokowi Sebut Pemimpin Berambut Putih, Ini Respons Unik Puan dan Prabowo

Jokowi Sebut Pemimpin Berambut Putih, Ini Respons Unik Puan dan Prabowo

NEWS | 1 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE