Logo BeritaSatu

Terjerat Kasus Minyak Goreng, Ini Prestasi Lin Che Wei

Selasa, 17 Mei 2022 | 23:53 WIB
Oleh : Muhammad Aulia / CAR

Jakarta, Beritasatu.com – Penasihat kebijakan atau analis Independent Research & Advisory Indonesia Lin Che Wei menambah daftar orang yang terjerat perkara minyak goreng. Dia ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam kasus dugaan korupsi terkait izin ekspor crude palm oil (CPO) dan turunannya.

Diketahui, ada sejumlah prestasi maupun penghargaan yang sempat diraih oleh Lin Che Wei. Dilihat Beritasatu.com di situs resmi Independent Research & Advisory Indonesia, Selasa (17/5/2022), terungkap dia sempat mendapatkan penghargaan Tasrif Award dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI).

Advertisement

Dia juga mendapatkan penghargaan Best Analyst dari majalah Asiamoney dan Euromoney. Disebutkan pula, Lin Che Wei menerima penghargaan sebagai Indonesian Best Analyst dari Majalah Prospektif.

Dia adalah sosok dengan segudang pengalaman bidang penelitian dan kebijakan publik. Ia merupakan lulusan S1 jurusan Teknik Industri pada Universitas Trisakti. Lin Che Wei kemudian melanjutkan pendidikannya di National University of Singapore dan lulus dengan gelar Master of Business Administration.

Dia juga pernah menduduki posisi sebagai Research Analyst yang berkeahlian di bidang perbankan, industri, dan produk konsumen pada PT WI Carr Indonesia; Head of Research and Director pada SG Securities yang berbasis di Indonesia dan Singapura; serta Research Director pada Deutsche Morgan Grenfell.

Tak hanya itu, Lin Che Wei pun sempat menduduki jabatan sebagai CEO PT Danareksa (persero) dari 2005-2007; CEO Sampoerna Foundation sejak 2007-2008; CEO PT Pembangunan Kota Tua Jakarta pada 2013.

Diberitakan, Jaksa Agung ST Burhanuddin mengungkapkan dugaan persekongkolan yang dilakukan Lin Che Wei dengan Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Indrasari Wisnu Wardhana dalam kasus korupsi CPO.

“Tersangka (Lin Che Wei) di dalam perkara ini diduga bersama-sama dengan IWW selaku Dirjen Perdagangan Luar Negeri telah mengondisikan produsen CPO untuk mendapatkan izin persetujuan ekspor CPO dan turunannya secara melawan hukum,” kata Burhanuddin dalam keterangan pers melalui video, Selasa (17/5/2022).

Menurut Burhanuddin, seharusnya pemberian izin ekspor CPO harus memenuhi ketentuan domestic market obligation (DMO) sebesar 20 persen. Atas dasar itu, Lin Che Wei ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Lin Che Wei disangka melanggar Pasal 2 juncto Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Dengan demikian, sudah ada lima tersangka dalam kasus tersebut. Sebelumnya, Kejagung menetapkan Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Indrasari Wisnu Wardhana (IWW).

Kejagung juga menetapkan tiga tersangka lainnya yakni Senior Manager Corporate Permata Hijau Group, Stanley MA (SMA); Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia, Master Parulian Tumanggor (MPT); dan General Manager bagian General Affair PT Musim Mas, Pierre Togar Sitanggang (PTS).



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

AS Kembalikan 30 Barang Antik Curian ke Kamboja

AS pada Senin (8 Agustus) mengembalikan 30 karya seni dan barang antik curian ke Kamboja yang telah dijarah dari negara Asia Tenggara itu.

NEWS | 9 Agustus 2022

Jokowi Resmikan Pelabuhan Terbesar di Pulau Kalimantan

Jokowi meresmikan pelabuhan pelabuhan terbesar di Pulau Kalimantan yang dibangun dengan biaya Rp 2,9 triliun.

NEWS | 9 Agustus 2022

Taiwan Gelar Latihan Militer Simulasikan Kondisi dari Invasi Tiongkok

Taiwan menggelar latihan militer pekan ini yang mensimulasikan kondisi pertahanannya dari invasi Tiongkok.

NEWS | 9 Agustus 2022

15 Parpol Belum Konfirmasi Pendaftaran Jadi Peserta Pemilu 2024

15 parpol belum memberikan konfirmasi kepada KPU terkait waktu pendaftaran. Batas akhir pendaftaran hanya sampai Minggu, 14 Agustus 2022, pukul 23.59 WIB.

NEWS | 9 Agustus 2022

Donald Trump Komplain Kediamannya di Florida Digerebek FBI

Mantan presiden AS Donald Trump mengatakan Senin (8/8/2022) bahwa kediamannya di Mar-A-Lago di Florida "digerebek" oleh agen FBI.

NEWS | 9 Agustus 2022

Warga Indonesia di Sri Lanka Ikuti Lomba Khas 17 Agustus

Warga Indonesia di Sri Lanka mengikuti berbagai kegiatan lomba khas 17 Agustus untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-77.

NEWS | 9 Agustus 2022

PTM 100%, Kota Bogor Pantau Kasus Covid-19 hingga Agustus

Kota Bogor masih memantau angka kasus Covid-19 hingga akhir Agustus sebelum pemberlakuan PTM 100% mulai September 2022.

NEWS | 9 Agustus 2022

Mahfud MD Sanjung Polri Terkait Pengusutan Kasus Brigadir J

Mahfud MD memberi sanjungan ke Polri terkait pengusutan kasus tewasnya Brigadir Nopryansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

NEWS | 9 Agustus 2022

Hikmahbudhi Dukung Polda Terkait Penetapan Tersangka Roy Suryo

Hikmahbudhi mendukung Polda Metro Jaya yang menetapkan status tersangka kepada  Roy Suryo pada kasus penistaan agama terkait meme stupa di Candi Borobudur.

NEWS | 9 Agustus 2022

Naik 64 Peringkat, Pertamina Satu-satunya Perusahaan Indonesia di Fortune Global 500

PT Pertamina kembali mengokohkan diri sebagai satu-satunya perusahaan Indonesia sekaligus satu-satunya BUMN yang masuk dalam daftar Fortune Global 500 2022.

NEWS | 9 Agustus 2022


TAG POPULER

# Brigadir RR


# Bharada E


# Jokowi


# Brigadir J


# MU


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Sesi I, IHSG Menguat 0,68% ke 7.134,8

Sesi I, IHSG Menguat 0,68% ke 7.134,8

EKONOMI | 8 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings