Logo BeritaSatu

Kejagung Periksa 5 Auditor Ditjen Bea Cukai Kemenkeu

Selasa, 17 Mei 2022 | 23:45 WIB
Oleh : CAR

Jakarta, Beritasatu.com - Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa lima auditor dari Direktorat Jenderal (ditjen) Bea Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Kelimanya diperiksa sebagai saksi perkara dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan fasilitas kawasan berikat Pelabuhan Tanjung Priok dan Tanjung Emas.

Kelima saksi yang diperiksa pada Selasa (17/5/2022), yakni TS, FI, TJY, S, dan FKT. Para auditor itu diminta keterangan, karena ada keterkaitan dengan PT Hyupseung Garment Indonesia (PT HGI) pada 2017.

Advertisement

“TS selaku auditor dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, diperiksa karena saksi pernah menjadi auditor PT Hyupseung Garment Indonesia (PT HGI) pada tahun 2017,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Ketut Sumedana dalam keterangan tertulisnya, Selasa (17/5/2022).

FI selaku auditor dari Ditjen Bea dan Cukai diperiksa karena pernah menjadi pengawas mutu audit PT HGI pada 2017. Tersangka berikutnya, TJY selaku auditor diperiksa karena saksi pernah menjadi pengendali teknis audit PT HGI pada 2017.

“Saksi S selaku auditor dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai diperiksa, karena saksi pernah menjadi ketua Auditor PT HGI pada tahun 2017,” kata Ketut.

Tersangka lainnya, FKT selaku auditor juga diperiksa karena menjadi auditor PT HGI pada 2017. Selain kelima auditor, penyidik memeriksa satu saksi lainnya berinisial WEP selaku staf pegawai KPPBC TMP A Semarang pada tahun 2017.

“WEP diperiksa terkait dengan pencairan jaminan custom bond PT HGI sejak 2015 sampai dengan 2017 untuk membuktikan jumlah kerugian keuangan negara,” kata Ketut.

Pemeriksaan saksi untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan fasilitas kawasan berikat dan kemudahan impor tujuan ekspor (KITE) pada Pelabuhan Tanjung Priok dan Tanjung Emas pada tahun 2015-2021.

Dalam perkara ini, penyidik menetapkan empat orang tersangka, tiga orang dari instansi Bea Cukai dan seorang dari pihak swasta.

Keempat tersangka tersebut adalah MRP selaku Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan KPPBC Semarang dan juga selaku penyidik PPNS Bea Cukai, IP selaku Kepala KPPBC Semarang, H selaku Kepala Seksi Intelijen Kanwil Bea dan Cukai Jawa Tengah, dan satu tersangka dari swasta berinisial LGH.

Peran tersangka LGH dalam kasus itu adalah memiliki akses ke perusahaan dan pabrik tekstil di Tiongkok serta menerima orderan bahan baku tekstil dari beberapa pembeli di dalam negeri.

Untuk mengimpor bahan baku tekstil, tersangka LGH menggunakan fasilitas kawasan berikat PT HGI dengan Direktur PS, dan mendapatkan pembebasan bea masuk dan pajak lainnya atas impor tekstil.

Tersangka LGH mengimpor bahan baku tekstil dari Pelabuhan Tanjung Emas dan Tanjung Priok sejumlah 180 kontainer dari Tiongkok.

Bahan baku tekstil yang masuk kawasan berikat PT HGI tidak diproduksi dan tidak diekspor. Namun, tersangka LGH bersama tersangka IP, tersangka MRP, dan tersangka H menjual bahan baku tersebut di dalam negeri.

Tersangka IP dan tersangka MRP menerima sejumlah uang dari tersangka LGH, sedangkan tersangka H menerima uang sebesar Rp 2 miliar dari tersangka LGH untuk pengurusan penyelesaian penegahan dua kontainer dan kemudahan reekspor.

Perbuatan para tersangka tersebut mengakibatkan kerugian negara yang besarannya masih dalam penghitungan tim penyidik dan ahli.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) subsider Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU 20/2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Selain itu, Kejagung menyangkakan Pasal 5 ayat (1) huruf a subsider huruf b lebih subsider Pasal 13 juncto Pasal 18 UU 31/1999 sebagaimana diubah dengan UU 20/2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Jokowi Resmikan Pelabuhan Terbesar di Pulau Kalimantan

Jokowi meresmikan pelabuhan pelabuhan terbesar di Pulau Kalimantan yang dibangun dengan biaya Rp 2,9 triliun.

NEWS | 9 Agustus 2022

Taiwan Gelar Latihan Militer Simulasikan Kondisi dari Invasi Tiongkok

Taiwan menggelar latihan militer pekan ini yang mensimulasikan kondisi pertahanannya dari invasi Tiongkok.

NEWS | 9 Agustus 2022

15 Parpol Belum Konfirmasi Pendaftaran Jadi Peserta Pemilu 2024

15 parpol belum memberikan konfirmasi kepada KPU terkait waktu pendaftaran. Batas akhir pendaftaran hanya sampai Minggu, 14 Agustus 2022, pukul 23.59 WIB.

NEWS | 9 Agustus 2022

Donald Trump Komplain Kediamannya di Florida Digerebek FBI

Mantan presiden AS Donald Trump mengatakan Senin (8/8/2022) bahwa kediamannya di Mar-A-Lago di Florida "digerebek" oleh agen FBI.

NEWS | 9 Agustus 2022

Warga Indonesia di Sri Lanka Ikuti Lomba Khas 17 Agustus

Warga Indonesia di Sri Lanka mengikuti berbagai kegiatan lomba khas 17 Agustus untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-77.

NEWS | 9 Agustus 2022

PTM 100%, Kota Bogor Pantau Kasus Covid-19 hingga Agustus

Kota Bogor masih memantau angka kasus Covid-19 hingga akhir Agustus sebelum pemberlakuan PTM 100% mulai September 2022.

NEWS | 9 Agustus 2022

Mahfud MD Sanjung Polri Terkait Pengusutan Kasus Brigadir J

Mahfud MD memberi sanjungan ke Polri terkait pengusutan kasus tewasnya Brigadir Nopryansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

NEWS | 9 Agustus 2022

Hikmahbudhi Dukung Polda Terkait Penetapan Tersangka Roy Suryo

Hikmahbudhi mendukung Polda Metro Jaya yang menetapkan status tersangka kepada  Roy Suryo pada kasus penistaan agama terkait meme stupa di Candi Borobudur.

NEWS | 9 Agustus 2022

Naik 64 Peringkat, Pertamina Satu-satunya Perusahaan Indonesia di Fortune Global 500

PT Pertamina kembali mengokohkan diri sebagai satu-satunya perusahaan Indonesia sekaligus satu-satunya BUMN yang masuk dalam daftar Fortune Global 500 2022.

NEWS | 9 Agustus 2022

Mahfud MD Optimistis Polri Tuntaskan Kasus Brigadir J

Mahfud MD optimistis kasus tewasnya Brigadir Nopryansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J dapat dituntaskan oleh Polri.

NEWS | 9 Agustus 2022


TAG POPULER

# Brigadir RR


# Bharada E


# Jokowi


# Brigadir J


# MU


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
AS Kembalikan 30 Barang Antik Curian ke Kamboja

AS Kembalikan 30 Barang Antik Curian ke Kamboja

NEWS | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings