Logo BeritaSatu

Rekam Jejak Lin Che Wei Tersangka Baru Kasus Minyak Goreng

Selasa, 17 Mei 2022 | 22:50 WIB
Oleh : Muhammad Aulia / CAR

Jakarta, Beritasatu.comLin Che Wei telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait izin ekspor crude palm oil dan turunannya oleh Kejaksaan Agung (Kejagung). Berdasarkan informasi yang dihimpun Beritasatu.com, Lin Che Wei memang memiliki rekam jejak yang panjang dalam sektor perekonomian.

Tercatat, Lin Che Wei mengalami kariernya sebagai analis keuangan di beberapa perusahaan asing. Pada 2005 sampai pertengahan 2007, ia menjabat sebagai Presiden Direktur dari Danareksa. Pada 2008, Lin Che Wei mendirikan perusahaan riset dengan fokus analisis kebijakan dan analisis industri, yakni PT Independent Research Advisory Indonesia.

Tak hanya itu, ia sempat menjadi staf khusus sejumlah menteri. Pada 2014, Lin Che Wei menjabat anggota tim asistensi di Kementerian Koordinator Perekonomian. Jabatan serupa juga dipegangnya di Kementerian PPN/Bappenas, dan Kementerian ATR/BPN.

Diberitakan, Jaksa Agung ST Burhanuddin mengungkapkan dugaan persekongkolan yang dilakukan Lin Che Wei dengan Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Indrasari Wisnu Wardhana dalam kasus tersebut.

“Tersangka (Lin Che Wei) di dalam perkara ini diduga bersama-sama dengan IWW selaku Dirjen Perdagangan Luar Negeri telah mengondisikan produsen CPO untuk mendapatkan izin persetujuan ekspor CPO dan turunannya secara melawan hukum,” kata Burhanuddin dalam keterangan pers melalui video, diterima Selasa (17/5/2022).

Menurut Burhanuddin, seharusnya pemberian izin ekspor CPO harus memenuhi ketentuan domestic market obligation (DMO) sebesar 20 persen. Atas dasar itu, Lin Che Wei ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Lin Che Wei disangka melanggar Pasal 2 juncto Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Dengan demikian, sudah ada lima tersangka dalam kasus tersebut. Sebelumnya, Kejagung menetapkan Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Indrasari Wisnu Wardhana (IWW).

Kejagung juga menetapkan tiga tersangka lainnya yakni Senior Manager Corporate Permata Hijau Group, Stanley MA (SMA); Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia, Master Parulian Tumanggor (MPT); dan General Manager bagian General Affair PT Musim Mas, Pierre Togar Sitanggang (PTS).



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Yordania Janji Investigasi Insiden Kebocoran Gas Beracun

Yordania menjanjikan investigasi insiden kebocoran gas beracun di di pelabuhan Aqaba,Yordania, menewaskan sedikitnya 12 orang dan melukai 260 orang lainnya.

NEWS | 30 Juni 2022

KSP: Iriana, Sosok Ketulusan dalam Proses Perdamaian Ukraina-Rusia

Keikutsertaan Ibu Negara Iriana menemani Presiden Jokowi ke Ukraina, memberi pesan keterlibatan perempuan yang membawa ketulusan.

NEWS | 30 Juni 2022

Jokowi Buka Lebar Pintu Indonesia bagi Warga Ukraina

Kunjungan Presiden Jokowi ke Ibu Kota Kyiv Ukraina sekaligus membuka pintu Indonesia melalui penandatanganan perjanjian pembebasan visa.

NEWS | 30 Juni 2022

Hari Ini, RUU KIA Cuti Hamil Akan Disahkan Jadi Inisiatif DPR

DPR hari ini akan menggelar rapat paripurna pengesahan RUU KIA, yang mengatur cuti hamil, sebagai RUU inisiatif DPR.

NEWS | 30 Juni 2022

Ukraina Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Suriah

Presiden Volodymyr Zelensky pada Rabu (29/6/2022) mengumumkan berakhirnya hubungan diplomatik antara Ukraina dan Suriah.

NEWS | 30 Juni 2022

Tiongkok Peringatkan Bentukan NATO Versi Asia Pasifik

Tiongkok memperingatkan kemungkinan pembentukan NATO versi Asia Pasifik. NATO versi Asia-Pasifik hanya akan membawa lebih banyak kekacauan.

NEWS | 30 Juni 2022

Kronologi dan Motif Penganiayaan Remaja di Taman Sempur

Polresta Bogor Kota mengungkapkan kronologi dan motif penganiayaan remaja putri FC (15) oleh 5 teman di Taman Sempur, Kota Bogor.

NEWS | 30 Juni 2022

Zelensky Minta Dukungan NATO Rp 74 Triliun Per Bulan

Zelensky meminta dukungan dana US$ 5 miliar per bulan atau Rp 74 triliun dari blok Pertahanan Atlantik Utara (NATO).

NEWS | 30 Juni 2022

AS akan Distribusikan Dua Juta Vaksin Cacar Monyet

Amerika Serikat (AS) akan mendistribusikan dua juta dosis vaksin cacar monyet. AS melampaui 300 kasus infeksi secara nasional.

NEWS | 30 Juni 2022

Cek Bantuan Jalan, Ganjar Pranowo Diserbu Emak-emak

Sosok dan karisma Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo memang selalu menjadi daya tarik bagi banyak orang.

NEWS | 30 Juni 2022


TAG POPULER

# Jokowi Ukraina


# Pengawasan Intelijen


# MyPertamina


# Roy Suryo


# Mars


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
WHO Sebut Vaksinasi Massal Cacar Monyet Belum Diperlukan

WHO Sebut Vaksinasi Massal Cacar Monyet Belum Diperlukan

NEWS | 2 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings