Logo BeritaSatu

Uni Eropa Nilai Taliban Abaikan Aspirasi Perempuan Afghanistan

Jumat, 13 Mei 2022 | 11:07 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Brussels, Beritasatu.com- Uni Eropa (UE) menilai Taliban mengabaikan aspirasi kaum perempuan Afghanistan dengan larangan sekolah. Seperti dilaporkan AFP, Kamis (12/5/2022), penutupan pendidikan anak perempuan oleh Taliban menunjukkan kelompok Islam garis keras tidak mendengarkan rakyat Afghanistan.

“Penutupan sekolah menimbulkan rintangan besar bagi pengakuan internasional terhadap rezim baru” kata utusan khusus UE untuk Afghanistan Tomas Niklasson, Kamis.

Pada Maret, otoritas Taliban memerintahkan semua sekolah menengah perempuan ditutup, hanya beberapa jam setelah dibuka kembali untuk pertama kalinya sejak merebut kekuasaan pada Agustus tahun lalu.

Keputusan itu telah memicu kemarahan yang meluas di komunitas internasional. Keputusan datang dari pemimpin tertinggi negara itu dan kepala gerakan Hibatullah Akhundzada.

Negara-negara Barat telah membuat janji bantuan untuk mengatasi peningkatan krisis kemanusiaan di Afghanistan bergantung pada penghormatan Taliban terhadap hak asasi manusia, khususnya hak perempuan untuk bekerja dan pendidikan.

Tetapi Niklasson mengatakanbahwa hak veto Taliban di sekolah perempuan telah menimbulkan keraguan di UE mengenai seberapa andal janji Taliban, seberapa andal Taliban sebagai mitra.

“Sepertinya pemerintah tidak benar-benar mendengarkan rakyatnya,” katanya, seraya menambahkan bahwa apa yang sebenarnya diinginkan perempuan adalah hak untuk bekerja, pendidikan, akses ke fasilitas kesehatan, dan bukan instruksi tentang cara berpakaian.

Taliban telah berulang kali meyakinkan bahwa mereka akan membuka kembali sekolah menengah untuk anak perempuan. Namun pada 23 Maret, Taliban memerintahkan penutupan setelah puluhan ribu gadis remaja berbondong-bondong menghadiri kelas. Taliban belum menawarkan jadwal baru kapan institusi akan dibuka kembali.

“Jika sekolah dibuka relatif segera di seluruh negeri di semua tingkatan untuk anak laki-laki dan perempuan, ini bisa menjadi langkah maju yang positif dan positif,” kata Niklasson saat mengakhiri kunjungan lima hari ke Kabul.

Niklasson mengatakan penghapusan larangan pendidikan anak perempuan akan menjadi “perubahan dramatis” yang – jika disertai dengan jaminan untuk kebebasan sipil lainnya, perlindungan minoritas dan hak-hak perempuan – dapat membantu membuat kasus Taliban untuk pengakuan internasional.

Namun, Niklasson memperingatkan Uni Eropa saat ini percaya Afghanistan berada dalam cengkeraman "tren yang lebih terbelakang."



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Perintah Ferdy Sambo Buat Bharada E Berdusta ke Kapolri

Perintah Ferdy Sambo membuat Bharada E berdusta kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

NEWS | 30 November 2022

Putri Candrawathi Perintahkan Bharada E untuk Cuci Barang Brigadir J

Putri Candrawati meminta Bharada E beserta Bripka RR dan Kuat Ma'ruf untuk membersihkan barang-barang milik Brigadir J. 

NEWS | 30 November 2022

Jenuh di Pengungsian, Korban Gempa Cianjur Jualan Gorengan

Warga korban gempa Cianjur berjualan gorengan, kopi, dan makanan ringan lainnya, karena jenuh di pengungsian.

NEWS | 30 November 2022

Perkara Dewi Perssik, Polisi Utamakan Keadilan Restoratif

Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan mengutamakan pendekatan keadilan restoratif (restorative justice) dalam penanganan perkara Dewi Perssik.

NEWS | 30 November 2022

Seluruh Ketum Parpol KIB Kumpul Malam Ini, Bakal Usung Ganjar Pranowo?

Ketua umum parpol Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) diisukan akan membahas Ganjar Pranowo sebagai capres di Pilpres 2024 dalam pertemuan malam ini.

NEWS | 30 November 2022

Gara-gara Tiongkok Keras di Sektor Teknologi, Jack Ma Pilih Tinggal di Jepang

Jack Ma telah tinggal di Jepang selama hampir enam bulan setelah menghilang dari pandangan publik menyusul tindakan keras Tiongkok di sektor teknologi.

NEWS | 30 November 2022

Jalur Pamulihan Lintas Selatan Garut Rawan Longsor Bebatuan

Daerah Pamulihan sebagai jalur utama lintas selatan Kabupaten Garut, Jawa Barat, rawan terjadi longsor yang seringkali membawa material bebatuan.

NEWS | 30 November 2022

Bharada E Ceritakan Saat Brigadir J Mengerang Sakit Setelah Ditembak

Bharada E menceritakan momen saat Brigadir J mengerang kesakitan setelah ditembak olehnya atas perintah Ferdy Sambo. 

NEWS | 30 November 2022

Tolak Kenaikan UMP DKI, Serikat Buruh Ancam Aksi Besar

Partai Buruh dan organisasi serikat buruh mengancam menggelar aksi demonstrasi menolak kenaikan UMP DKI Jakarta.

NEWS | 30 November 2022

Pengungsi Korban Gempa Cianjur Keluhkan Hanya Makan Mi Instan

Pengungsi korban gempa Cianjur di Kampung Cikamunding, Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur Kota, mengeluhkan hanya makan mi instan.

NEWS | 30 November 2022


TAG POPULER

# Putri Candrawathi


# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


# Keluarga Dibunuh di Magelang


# Helikopter Jatuh


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Perintah Ferdy Sambo Buat Bharada E Berdusta ke Kapolri

Perintah Ferdy Sambo Buat Bharada E Berdusta ke Kapolri

NEWS | 6 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE