Logo BeritaSatu

Gejala Varian Omicron 2 Hari Lebih Pendek daripada Delta

Jumat, 8 April 2022 | 16:24 WIB
Oleh : LES

London, Beritasatu.com - Gejala yang disebabkan oleh infeksi varian Omicron masa waktunya rata-rata dua hari lebih pendek daripada varian Delta. Temuan itu ditunjukkan dalam sebuah penelitian skala besar terhadap warga Inggris yang divaksin yang menyimpan catatan di ponsel atas gejala Covid-19 mereka setelah terinfeksi pascavaksinasi.

“Munculnya gejala yang lebih singkat itu menunjukkan, bahwa periode penularan mungkin lebih pendek, yang pada gilirannya akan berdampak pada kebijakan kesehatan di tempat kerja dan panduan kesehatan masyarakat," tulis para penulis penelitian itu.

Berdasarkan aplikasi Zoe Covid, yang mengumpulkan data tentang gejala yang terlaporkan secara otomatis itu, penelitian ini juga menemukan bahwa infeksi Omicron yang bergejala 25 persen lebih kecil kemungkinannya untuk dirawat di rumah sakit daripada di kasus Delta.

Sementara tingkat keparahan Omicron yang lebih rendah telah diketahui, penelitian ini unik dalam analisis rinci dan mengoreksi distorsi yang disebabkan oleh perbedaan status vaksinasi dengan melihat sukarelawan yang divaksin saja.

Para peneliti di King's College London menganalisis dua kumpulan data dari 1 Juni hingga 27 November 2021, ketika varian Delta menyumbang lebih dari 70 persen kasus, dan dari 20 Desember 2021 hingga 17 Januari. 2022, ketika Omicron lebih dari 70 persen kasus.

Para pasien itu, hampir 5.000 di setiap kelompok, dicocokkan dan dibandingkan 1 lawan 1 pada orang dengan usia, jenis kelamin, dan dosis vaksinasi yang sama di kelompok lain.

Durasi gejala Omicron yang relatif lebih pendek terhadap Delta lebih jelas pada mereka yang mendapat tiga dosis vaksin.

Gejala itu berlangsung rata-rata 7,7 hari selama periode yang didominasi Delta, dan hanya 4,4 hari, atau 3,3 hari lebih sedikit, selama periode Omicron.

Di antara mereka yang hanya menerima dua dosis vaksin, gejala Delta berlangsung selama 9,6 hari dan 8,3 hari dari Omicron, perbedaan hanya 1,3 hari.

Aplikasi Studi Zoe Covid, sebelumnya dikenal sebagai Aplikasi Studi Gejala Covid, mengumpulkan data tentang gejala yang terlapor sendiri.

Perusahaan ZOE Ltd itu awalnya didirikan untuk menawarkan saran nutrisi yang disesuaikan berdasarkan alat tes. Aplikasinya adalah inisiatif nirlaba yang bekerja sama dengan King's College London dan didanai oleh Departemen Kesehatan dan Perawatan Sosial.

Studi ini diterbitkan dalam jurnal medis The Lancet pada Kamis (7/4/2022) dan akan dipresentasikan pada Kongres Mikrobiologi Klinis dan Penyakit Menular di Eropa akhir bulan ini.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Prevalensi Tertinggi Covid-19 di 10 Provinsi pada 3 Juli

Infografik prevalensi tertinggi Covid-19 di 10 provinsi pada 3 Juli 2022 berdasarkan data Kementerian Kesehatan.

NEWS | 3 Juli 2022

IDI dan WMA Gelar Simposium Internasional Standarisasi Etik Kedokteran

PB IDI bersama Asosiasi Dokter Sedunia menyelenggarakan Simposium International Code of Medical Ethics (ICoME) tentang standarisasi etik kedokteran.

NEWS | 3 Juli 2022

Positivity Rate Covid-19 di Indonesia sampai 3 Juli 2022

Infografik positivity rate Covid-19 sampai 3 Juli 2022 berdasarkan data Kementerian Kesehatan.

NEWS | 3 Juli 2022

KM Setia Makmur Tenggelam di Laut Arafura, 15 ABK Hilang

Kapal Motor Setia Makmur 06 yang dilaporkan tenggelam di laut Arafura, hingga menyebabkan 15 dari 25 anak buah kapal (ABK) hilang.

NEWS | 3 Juli 2022

Kesembuhan Terendah Covid-19 di 10 Provinsi pada 3 Juli

Infografik kesembuhan terendah Covid-19 di 10 provinsi pada 3 Juli 2022 berdasarkan data Kementerian Kesehatan.

NEWS | 3 Juli 2022

Data Kasus Positif dan Kematian Covid-19 sampai 3 Juli 2022

Infografik kasus positif dan kematian Covid-19 sampai 3 Juli 2022 berdasarkan data Kementerian Kesehatan.

NEWS | 3 Juli 2022

Kematian Tertinggi Covid-19 di 10 Provinsi pada 3 Juli 2022

Infografik kematian tertinggi Covid-19 tingkat provinsi pada 3 Juli 2022 berdasarkan data Kementerian Kesehatan.

NEWS | 3 Juli 2022

Prediksi Puncak Covid-19 Berdasarkan Data 3 Juli 2022

Infografik prediksi puncak Covid-19 berdasarkan data 3 Juli 2022 Berdasarkan data Kementerian Kesehatan.

NEWS | 3 Juli 2022

Kasus Kumulatif dan Suspek Covid-19 sampai 3 Juli 2022

Infografik kasus positif kumulatif dan suspek Covid-19 sampai 3 Juli 2022 berdasarkan data Kementerian Kesehatan.

NEWS | 3 Juli 2022

Data Kematian Covid-19 di Indonesia sampai 3 Juli 2022

Infografik kematian Covid-19 di Indonesia sampai 3 Juli 2022 berdasarkan data Kementerian Kesehatan.

NEWS | 3 Juli 2022


TAG POPULER

# Malaysia Open


# Rusia


# Roy Suryo


# Tjahjo Kumolo Meninggal


# Ayu Anjani


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
IDI dan WMA Gelar Simposium Internasional Standarisasi Etik Kedokteran

IDI dan WMA Gelar Simposium Internasional Standarisasi Etik Kedokteran

NEWS | 1 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings