Logo BeritaSatu

Motif Ekonomi Jadi Alasan 2 WN India Palsukan Paspor dan Visa

Selasa, 5 April 2022 | 19:20 WIB
Oleh : Chairul Fikri / CAR

Tangerang, Beritasatu.com - Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) berhasil menangkap dua orang warga negara asing (WNA) asal India, JS dan RM. Keduanya ditangkap terkait pemalsuan dokumen masuk ke Indonesia. Motif ekonomi menjadi alasan JS dan RM memalsukan paspor dan visa.

Keduanya mengharapkan penghidupan yang lebih layak saat ada di negara tujuan. Hal itu diungkapkan Kepala Kantor Imigrasi Bandara Soetta M Tito Andrianto dalam keterangan pers yang disampaikan di kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Bandara Soetta, Selasa (5/4/2022).

“Jadi yang dua pelaku ini, memalsukan dokumen pribadinya, seperti paspor dan visa dengan tujuan ingin pergi ke negara ketiga seperti Kanada. Di mana Indonesia dipilih sebagai negara transit bagi mereka. Yang bersangkutan melakukan ini, karena motif ekonomi dan ingin mendapatkan penghidupan yang layak saat tiba di negara tujuannya,” ungkap Tito.

Tito mengatakan keduanya di India sendiri berprofesi sebagai wiraswasta dengan penghasilan tak tetap. “Jadi dengan pergi ke negara lain, mereka bermaksud untuk merubah nasibnya,” tuturnya.

“Keduanya tidak memiliki uang yang cukup untuk tinggal di satu negara, makanya transit dahulu di Indonesia, karena ingin mencari uang dulu untuk biaya pergi ke Kanada, tetapi keburu ketahuan. Yang bersangkutan ketahuan petugas Imigrasi di Bandara Soetta, karena memalsukan dokumen pribadi, seperti paspor dan visa,” tuturnya.

Pihak Bandara Soetta juga terus berupaya mengantisipasi kejahatan lintas negara, seperti pemalsuan paspor dan visa. Sebab, pihak Imigrasi memiliki peralatan canggih dan kejelian petugas yang profesional mengungkap kejahatan macam ini.

“Selama periode tahun 2021 hingga awal 2022 ini, kita sudah berhasil mengungkap empat modus kejahatan pemalsuan dokumen seperti ini. Kita akan terus melakukan penyelidikan mendalam mencegah adanya oknum petugas imigrasi, baik dari dalam maupun luar negeri. Karena kejahatan ini memang kejahatan yang butuh pengawasan ketat, karena apabila lolos pelakunya berpotensi merugikan pihak lain,” ujarnya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Gawat, Indonesia Masuk di 25 Negara Paling Mematikan untuk Wisatawan

The Swiftest baru saja mengeluarkan daftar 50 negara paling mematikan untuk wisatawan, di mana Indonesia termasuk dalam 25 negara teratas.

NEWS | 6 Desember 2022

MUI Jabar Buat Surat Edaran Tegaskan Bencana Bukan Azab

MUI Jabar membuat surat edaran yang berisi penegasan bahwa musibah atau bencana alam bukanlah azab dari Tuhan Yang Maha Esa.

NEWS | 6 Desember 2022

Menkumham: RKUHP yang Disahkan Efektif Berlaku Setelah 3 Tahun

Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H. Laoly mengungkapkan, Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP)

NEWS | 6 Desember 2022

Ismail Bolong Jalani Pemeriksaan Kasus Tambang Ilegal Kaltim

Penyidik Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri tengah memeriksa Ismail Bolong terkait kasus tambang ilegal Kalimantan Timur (Kaltim)

NEWS | 6 Desember 2022

Dituduh Hancurkan Barang Bukti Tragedi Itaewon, 2 Mantan Polisi Ditangkap

Dua mantan polisi Korea Selatan ditangkap pada hari Senin (5/12/2022), dengan tuduhan menghancurkan barang bukti dari tragedi Itaewon.

NEWS | 6 Desember 2022

Hendra Sebut Kapolri Minta Kasus Brigadir J Ditangani secara Profesional

Hendra Kurniawan menyebutkan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta agar kasus Brigadir J ditangani secara profesional.

NEWS | 6 Desember 2022

Cerita Kaesang Pangarep Ajak Menikah Erina: Der Ketemu, Terus Jadian...

Kaesang Pangarep kini tengah menghitung hari untuk menikahi kekasihnya Erina Gudono yang akan digelar Sabtu (10/12/2022).

NEWS | 6 Desember 2022

Malaysia Bakal Impor Telur untuk Atasi Kekurangan Pasokan

Malaysia akan impor telur sebagai tindakan jangka pendek untuk mengatasi kekurangan pasokan lokal.

NEWS | 6 Desember 2022

Sidang Sambo, Agus Nurpatria Tepis Berita Negatif tentang Hendra Kurniawan

Agus Nurpatria, dalam sidang Sambo, menepis berita negatif Karopaminal Divpropam Polri Hendra Kurniawan.

NEWS | 6 Desember 2022

Anwar Ibrahim Ingatkan Muhyiddin Tak Menantangnya untuk Ungkap Pelanggaran

Anwar Ibrahim meminta pemimpin sebelumnya Muhyiddin Yassin agar tidak menantangnya untuk mengungkapkan dugaan pelanggaran.

NEWS | 6 Desember 2022


TAG POPULER

# Ricky Rizal


# Kecelakaan Beruntun di Jaktim


# Pernikahan Kaesang


# Piala Dunia 2022


# Gempa Cianjur


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Ke Papua, Sri Mulyani Minta Freeport Tingkatkan Produktivitas

Ke Papua, Sri Mulyani Minta Freeport Tingkatkan Produktivitas

EKONOMI | 23 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE