Logo BeritaSatu

Sejumlah Penumpang PPLN Rasakan Dilema Penghapusan Karantina

Senin, 28 Maret 2022 | 17:22 WIB
Oleh : Chairul Fikri / CAR

Tangerang, Beritasatu.com - Penghapusan persyaratan karantina untuk pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) yang telah menjalani vaksinasi kedua memunculkan persoalan lain. Pasalnya, lonjakan penumpang yang tiba di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) pada akhir pekan kemarin, ternyata tidak diimbangi dengan persiapan petugas dan prasarana pendukung untuk mempercepat proses pemeriksaan.

Alhasil, penumpukan jumlah penumpang di Terminal 3 Soetta membeludak dan membuat ribuan penumpang harus rela berjam-jam menunggu pemeriksaan dan hasil swab PCR. Hal itu diungkapkan Nonie, seorang penumpang yang baru tiba dari Istanbul Turki, Minggu (28/3/2022).

“Penghapusan karantina buat orang yang sudah vaksin dua kali sebenarnya bagus, tetapi seharusnya dibarengi dengan antisipasi petugas untuk mempercepat pemeriksaan imigrasi dan juga hasil swab PCR minta dipercepat. Yang terjadi semalam, petugasnya di counter Imigrasi cuma ada delapan orang, dua orang untuk memeriksa WNA, sisanya enam orang memeriksa WNI yang memegang paspor hijau. Sementara penumpang datang terus, hasilnya ya antrean panjang,” ungkap Nonie, Senin (28/3/2022).

Tak hanya itu, alat pemeriksaan swab PCR yang rusak memperparah antrean penumpang. Berdasarkan Berdasarkan Surat Edaran (SE) Nomor 15 Tahun 2022 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Luar Negeri pada Masa Pandemi Covid-19 yang diberlakukan sejak Rabu 23 Maret 2022, tiap PPLN memasuki Indonesia melalui entry point akan dilakukan pemeriksaan RT-PCR saat kedatangan dengan menunggu hasil terlebih dahulu.

“Makanya penumpang yang sudah PCR nunggu lama, yang menyebabkan penumpukan dan antrean panjang kayak semalam. Bikin malu Indonesia saja, karena bule-bule itu semalam pada ngeluh, Indonesia parah banget pengaturan peraturannya,” ucapnya.

Senada dengan Nonie, Dede yang merupakan penumpang pesawat yang baru tiba dari Brunei Darussalam juga mengaku kesal, karena harus menunggu lama antrean pemeriksaan Imigrasi dan swab PCR. Sebab, Dede harus menunggu tanpa kepastian hasil swab PCR setelah melakukan perjalanan panjang hingga bisa diambil sampel Covid-19.

“Kita sih mendukung penghapusan karantina, tetapi apa iya harus menunggu lama seperti ini dengan orang yang mungkin saja hasil pemeriksaan sampelnya ternyata positif. Karena kita sama-sama penumpang enggak tahu siapa yang positif siapa yang negatif. Kalau memang negatif mungkin untung bisa pulang, tetapi kalau positif ya terpaksa harus karantina. Namun, selama proses nunggu bisa saja kita terpapar dan malah bikin keluarga kita yang di rumah kena,” ungkap Dede.

Dede menganjurkan agar hasil pemeriksaan disampaikan ke rumah masing-masing. Hal ini sebagaimana hal saat aturan karantina. Hasil swab PCR diantarkan ke hotel tempat karantina.

“Harusnya abis swab orang bisa langsung pulang, kalau memang positif dijemput sama satgas di daerahnya masing-masing. Jadi, enggak harus nunggu di bandara dan enggak malah nimbulin penumpukan penumpang. Atau petugas dan lokasi pemeriksaan swab PCR-nya ditambah biar mempercepat pemeriksaan agar kita bisa cepat pulang,” katanya.

Sejauh ini, pihak PT Angkasa Pura II, Kantor Kesehatan Pelabuhan Bandara Soekarno-Hatta dan Satgas Udara Covid-19 Bandara masih belum berkomentar terkait ledakan penumpang yang menyebabkan penumpukan penumpang, sesaat mereka turun dari pesawat.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Korban Meninggal Gempa Cianjur Tetap 334 Orang

Basarnas pada hari Rabu (7/12/2022) tidak berhasil menemukan tambahan korban jiwa gempa Cianjur.

NEWS | 8 Desember 2022

Kaesang Pangarep Ikuti Wilujengan Jelang Pernikahan

Putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep yang akan menikah dengan Erina Gudono, menjalani tradisi wilujengan.

NEWS | 8 Desember 2022

Top 5 News: Bom Bandung hingga Meninggalnya Lord Rangga

Kabar soal pelaku peledakan Mapolsek Astana Anyar Rabu (7/12/2022) pagi, terekam kamera CCTV membawa dua bungkusan menjadi berita terpopuler.

NEWS | 8 Desember 2022

Ini Rekonstruksi Detik-detik Rudolf Bunuh Icha di Apartemen

Polisi menggelar rekonstruksi detik-detik Christian Rudolf Tobing (36) membunuh temannya sendiri Ade Yunia Rizabian (36) alias Icha di apartemen. 

NEWS | 8 Desember 2022

Pemkot San Francisco Selidiki Kamar Tidur Darurat di Markas Twitter

Pemkot San Francisco baru-baru ini mengatakan, pihaknya sedang menyelidiki keluhan bahwa Twitter telah membuat kamar tidur darurat di markas pusatnya.

NEWS | 8 Desember 2022

Buwas: Tak Mudah Impor Beras di Tengah Krisis Pangan

Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso atau yang akrab disapa Buwas mengatakan, tidak mudah untuk impor beras saat krisis pangan melanda banyak negara. 

NEWS | 8 Desember 2022

Majalah Time Nobatkan Zelensky Person of the Year 2022

Majalah Time menobatkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky sebagai "Person of the Year" tahun 2022 pada Rabu (7/12/2022).

NEWS | 8 Desember 2022

Ganjar Minta Pemerintah Desa di Pati Buat Program Antikorupsi

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta semua pemerintah desa di Kabupaten Pati membuat program antikorupsi dengan pendampingan dari inspektorat.

NEWS | 8 Desember 2022

Tiba di Gedung KPK, Bupati Bangkalan Ra Latif Jalani Pemeriksaan

Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron atau Ra Latif, tersangka kasus dugaan suap lelang jabatan tiba di Gedung KPK untuk pemeriksaan lebih lanjut.

NEWS | 8 Desember 2022

Begini Rute Bus Tamu Undangan Pernikahan Kaesang di Solo

Polda Jateng melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kemacetan saat pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono di Solo, Minggu (7/12/2022).

NEWS | 8 Desember 2022


TAG POPULER

# Bom Bandung


# Ferdy Sambo


# Gempa Cianjur


# Pernikahan Kaesang


# KKB Tembak Mati


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Link Net Gelar Malam Penghargaan untuk Pelanggan Setia

Link Net Gelar Malam Penghargaan untuk Pelanggan Setia

EKONOMI | 10 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE